Keseringan Pakai Medsos, Efeknya Bisa Begini

Siswanto

Jum'at, 26 Mei 2017 | 13:18 WIB
Keseringan Pakai Medsos, Efeknya Bisa Begini
Aplikasi-aplikasi media sosial pada layar ponsel (Shutterstock).

Suara.com - Laporan survei terbaru dari Royal Society for Public Health di Inggris pada awal 2017 menjawab pertanyaan selama ini tentang pengaruh penggunaan plaform media sosial bagi remaja dan dewasa. Dan, jawabannya adalah media sosial berpengaruh baik sekaligus buruk secara bersamaan.

Dalam survei tersebut, para peneliti meminta hampir 1.500 anak muda Inggris berusia 14 sampai 24 tahun untuk berbagi pemikiran mereka tentang lima platform media sosial populer yaitu Facebook, Instagram, Snapchat, Twitter, dan YouTube.

Para responden berbagi pendapat yang menyoroti hal-hal positif dan negatif. Dalam banyak kasus, media sosial dinilai oleh responden sebagai penyebab depresi atau perasaan cemas.

Kualitas tidur juga terpengaruh karena telat tidur dan terbangun untuk memeriksa pesan di smartphone. Namun, RSPH mengatakan satu dari lima anak muda tetap melakukannya.

Meskipun media sosial berpengaruh buruk, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa media sosial juga dapat membawa hal positif dan membantu menjaga hubungan sosial.

Laporan penelitian tersebut mengungkapkan bahwa YouTube menjadi satu-satunya platform dengan dampak positif paling banyak, yang berarti bahwa YouTube memiliki kemampuan untuk berbuat lebih baik terhadap kesehatan mental anak muda.

YouTube menjadi provider pendukung emosional, platform yang sesuai untuk ekspresi diri dan membangun identitas diri, dan alat yang dapat diandalkan untuk membangun komunitas.

Sementara itu, platform lainnya ternyata tidak lebih baik. Ternyata, platform yang berpotensi tidak sehat adalah Instagram dan Snapchat, yang efek negatifnya melampaui tingkat positifnya.

Twitter dan Facebook masih sedikit lebih baik dibanding Instagram dan Snapchat, meskipun secara keseluruhan masih "dalam warna merah".

Banyak alasan mengapa penggunaan jejaring sosial mungkin berbahaya bagi pemikiran anak muda yang tengah berkembang, diantaranya adalah karena informasi yang disajikan tidak selalu merupakan representasi realitas yang akurat.

Tidak hanya berbicara tentang dampak negatif dari foto-foto selebriti dan model yang tidak senonoh, bahkan tubuh para model tersebut dapat mengintimidasi perasaan anak muda terhadap tubuh mereka.

Postingan yang dibagikan di media sosial cenderung membentuk profil diri sesuai pandangan yang diingkinkan orang lain -- menyenangkan, aktif dan menarik.

Anak muda yang menganggap hidup mereka membosankan dibandingkan dengan orang-orang yang mereka ikuti di media sosial mungkin mengalami emosi negatif yang dapat menyebabkan depresi seiring berjalannya waktu.

Peneliti percaya bahwa perbedaan antara media sosial yang berdampak positif dan negatif yang paling besar terdapat pada fokus dan konten platform.

CEO RSPH Shirley Cramer mengatakan bahwa Instagram dan Snapchat mengkhususkan diri dalam menerbitkan gambar, yang "mungkin membuat perasaan tidak mampu dan cemas pada anak muda."

Ahli menyarankan bahwa konteks lingkungan dan kehidupan sehari-hari lebih baik diterjemahkan melalui video daripada melalui gambar diam, dan hanya melihat gambar orang yang bahagia dan tampan tanpa konteks seperti itu dapat dengan mudah membuat pengguna lain merasa kurang, depresi atau tidak bahagia.

Asumsi ini tentu bisa diperdebatkan, namun menurut Royal Society for Public Health lebih dari 90 persen anak mudia usia 16-24 tahun menggunakan internet untuk jejaring sosial.

Maka, mengetahui lebih banyak tentang risiko dan manfaat yang terkait dengan media sosial dapat menjadi ide bagus, terutma bagi orang tua, demikian Phone Arena. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringatan Keras Pramono Anung ke Ribuan ASN Baru Jakarta: Jangan Seenaknya Main Medsos!

Peringatan Keras Pramono Anung ke Ribuan ASN Baru Jakarta: Jangan Seenaknya Main Medsos!

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:05 WIB

Sering Ikut Perang Komentar Demi Idol? Hati-hati, Itu Bukan Loyalitas Tapi Fanatisme Buta

Sering Ikut Perang Komentar Demi Idol? Hati-hati, Itu Bukan Loyalitas Tapi Fanatisme Buta

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:47 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×