Ini 90 Sekolah yang Dapat 'Award' Kawasan Tanpa Rokok

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 30 Mei 2017 | 22:46 WIB
Ini 90 Sekolah yang Dapat 'Award' Kawasan Tanpa Rokok
Peserta Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau (FCTC) menggelar aksi Deklarasi 10 Mei FCTC untuk Indonesia di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (10/5)

Suara.com - Sepuluh sekolah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memperoleh penghargaan dari Lentera Anak karena berkomitmen menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR).

"Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada sekolah yang telah berkomitmen menerapkan kawasan tanpa rokok," kata Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari, di Bogor, Selasa (30/5/2017).

Sebanyak 90 sekolah di Kabupaten Bogor, Kota Padang, Bekasi, Tanggerang Selatan, dan Mataram memperoleh penghargaan tersebut.

Di Kabupaten Bogor, 10 sekolah yang memperoleh penghargaan adalah SMPN 1 Cibinong, SMPN 1 Bojong Gede, SMPN 2 Dramaga, SMPN 2 Cibinong, SMP Albasyariah, SMAN 1 Cibinong, SMAN 2 Cibinong, SMAN 2 Dramaga, dan SMK Albasyariah.

Menurut Lisda, Indonesia sudah berkomitmen mewujudkan sekolah sebagai kawasan tanpa rokok.

Ada empat peraturan yang menunjukkan komitmen tersebut, yaitu Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 tahun 2015, Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak dan Surat Keputusan Bersama Menteri Kesehatan Nomor 7 tahun 2017, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 188 tahun 2011.

Keberadaan peraturan empat meteri lanjutnya, seharusnya menjadikan semua sekolah di Indonesia menjadi kawasan tanpa rokok. Tapi data Global Youth Tobacco Survey di Indonesia tahun 2014 menujukkan 69 persen siswa melihat orang merokok di sekolah.

"Bahkan 85 persen sekolah di Indonesia dikepung iklan rokok," katanya.

Padahal lanjutnya, menurut Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi tidak hanya sekolah, seharusnya lingkungan sekitar sekolah dalam radius 300 meter juga harus terbebas dari segala bentuk iklan, promosi dan sponsor rokok.

baca juga

"Lentera Anak mendorong komitmen pemerintah Indonesia melalui empat kementerian terkait untuk mencanangkan "Gerakan Nasional Sekolah Kawasan Tanpa Rokok," katanya.

Sekolah Kawasan Tanpa Rokok melibatkan partisipasi siswa, guru, orang tua, komite sekolah dan masyarakat sekitar untuk melindungi sekitar 40 juta siswa dari paparan asap rokok dan target industri rokok.

"Gerakan ini akan mendukung upaya pemerintah mengurangi laju prevalensi perokok di bawa usia 18 tahun, sesuai Perpres Nomor 2 tahun 2015 tentang RPJMN menurunkan prevalensi perokok anak sebesar 25 persen tahun 2020," katanya.

Selain memberikan penghargaan, Letera Anak juga menyelenggarakan diskusi dengan tema 'Gerakan 3.00 siswa di 5 Kota, Menuju Komitmen Nasional Sekolah sebagai Kawasan Tanpa Rokok'.

Seminar tersebut bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan di Jakarta.

"Seminar dihadiri perwakilan guru dan siswa sebagai sarana membangun komitmen nasional sekolah sebagai kawasan tanpa rokok," kata Lisda.

Diharapkan dari pemberian penghargaan tersebut agar pemerintah melalui Kemendikbud bisa mengadopsi dan menerapkan di sekola-sekola seluruh Indonesia. Mewujudkan gerakan nasional sekolah tanpa rokok dan sekolah bebas iklan, promosi dan sponsor rokok. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahayakan Kesehatan, Muhammadiyah Haramkan Model Pengganti Rokok

Bahayakan Kesehatan, Muhammadiyah Haramkan Model Pengganti Rokok

Health | Selasa, 30 Mei 2017 | 13:39 WIB

Komnas PT Kembali Desak Pemerintah Aksesi FCTC

Komnas PT Kembali Desak Pemerintah Aksesi FCTC

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 10:39 WIB

Produk Rokok Dikhawatirkan Ancam Bonus Demografi Indonesia

Produk Rokok Dikhawatirkan Ancam Bonus Demografi Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 10:30 WIB

YLKI: Industri Rokok Adalah Ancaman Serius Nawa Cita Jokowi

YLKI: Industri Rokok Adalah Ancaman Serius Nawa Cita Jokowi

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 10:20 WIB

Jangan Tertipu! Filter Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru

Jangan Tertipu! Filter Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru

Health | Kamis, 25 Mei 2017 | 11:32 WIB

Jadi Teladan, Guru Jangan Merokok

Jadi Teladan, Guru Jangan Merokok

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 12:33 WIB

OPSI Minta Kasus PHK Mitra PT HM Sampoerna Ditangani Dengan Bijak

OPSI Minta Kasus PHK Mitra PT HM Sampoerna Ditangani Dengan Bijak

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 12:11 WIB

Petani Cengkeh Minta Negara Lindungi Mereka Dari  FCTC

Petani Cengkeh Minta Negara Lindungi Mereka Dari FCTC

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 17:13 WIB

APTI: Tembakau Bebaskan NTB Dari Busung Lapar

APTI: Tembakau Bebaskan NTB Dari Busung Lapar

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:12 WIB

Legislator Bekasi Dorong Adanya Perda Kawasan Tanpa Rokok

Legislator Bekasi Dorong Adanya Perda Kawasan Tanpa Rokok

News | Selasa, 24 Maret 2015 | 08:33 WIB

Terkini

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×