Array

Marak Persekusi, Sandiaga: Edukasi Masyarakat Sangat Penting

Jum'at, 02 Juni 2017 | 14:28 WIB
Marak Persekusi, Sandiaga: Edukasi Masyarakat Sangat Penting
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, dalam dua kasus dugaan korupsi, di Jakarta, Selasa (23/5/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Belakangan ini, kata persekusi tengah menjadi pembicaraan dimasyarakat setelah Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet) merilis kasus persekusi yang marak akhir-akhir ini.

Persekusi adalah tindakan pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga yang didasarkan atas upaya segelintir pihak untuk memburu dan menangkap seseorang yang diduga telah melakukan penghinaan terhadap ulama dan agama.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno mengatakan edukasi dalam sebuah keluarga menjadi sangat penting untuk menahan isu tersebut agar tidak menjamur dimasyarakat.

"Kita melihat satu hal yang sangat penting adalah masalah edukasi dan keterlibatan masayarakat. Karena ini sudah di level mengkhawatirkan, jadi kita harapkan ke depan dengan pelibatan dari masyarakat dan pendidikan yang lebih langsung turun ke nilai-nilai luhur bagaimana kita membangun keluarga, kata Sandi saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).

Dia mengatakan, keterlibatan masyarakat yang dimaksud adalah membangun ketahanan keluarga. Dari keluarga, kegiatan-kegiatan yang negatif bisa dicegah.

"Ketahanan nasional itu mulanya ketahanan keluarga, kita nggak bisa membiarkan kegiatan-kegiatan yang sangat negatif ini menjamur," ujarnya.

Sebelumnya, Video persekusi oleh sejumlah anggota ormas terhadap PMA 15 tahun beredar di media sosial.

Dia digeruduk massa dan dianiaya karena status Facebook dianggap menghina Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga: Marak Persekusi, Politikus Gerindra: Kita Harus Akhiri Soal Ahok

Dalam video yang berdurasi 2 menit 20 detik itu, tampak seorang pria mengintimidasi PMA dalam sebuah ruangan yang terdiri dari banyak orang. PMA disebut-sebut menyudutkan tokoh ormas dan ulama di media sosial. Karena itu, dia diminta meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatan itu lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI