Djarot Ngeri Ada 'Pengadilan Jalanan' Jika Persekusi Dibiarkan

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 05 Juni 2017 | 12:19 WIB
Djarot Ngeri Ada 'Pengadilan Jalanan' Jika Persekusi Dibiarkan
Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017) sore. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta polosi berani menindak tegas pelaku persekusi yang belakangan mengincar orang yang dianggap menghina agama atau ulama di media sosial.

Jika polisi dan pemerintah nggak tegas, maka diprediksi akan ada 'pengadilan jalanan' yang mendorong masyarakat umum menindak sendiri pelakunya.

"Sekarang masalahnya polisi atau negara berani nggak? Daripada nanti masyarakat akan membentuk satu lembaga sendiri atau badan sendiri sebagai tempat melaporkan persekusi dan kemudian main hakim sendiri, kan jadi nggak baik," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/6/2017).

Saat ini sudah ada Koalisi Anti Persekusi yang menangani korban aksi persekusi, diancam, diintimidasi, diserang, atau diteror.

Regional Coordinator Southeast Asia Freedom of Expression Network Damar Juniarto menginformasikan semua warga negara yang menjadi korban persekusi bisa meminta perlindungan dan bantuan hukum lewat nomor 081286938292 atau bisa juga lewat Email [email protected]. Menurut Djarot, masyarakat seharusnya melapor ke pihak kepolisian bukan ke lembaga atau koalisi tertentu.

"Kan ada kelompok yang menjadikan tempat pengaduan. Tapi yang benar pengaduanya nggak di situ. Pengaduan di kepolisian bukan kelompok masyarakat," kata Djarot.

"Kalau memuut hemat saya, negara harus tegas. Kepolisian harus tegas. Suapaya apa? Negara nggak boleh kalah dengan tekanan seperti itu, kita ini ngara hukum," lanjut Djarot.

Aksi persekusi atau disebut Safenet sebagai The Ahok Effect muncul sejak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipidanakan dengan pasal penodaan agama, muncul kenaikan drastis pelaporan menggunakan Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Lalu, setelah Ahok divonis bersalah, muncul tindakan persekusi atau pemburuan atas akun-akun yang dianggap menghina agama atau ulama di media sosial. Safenet mencatat sebanyak 59 orang menjadi korban persekusi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot Sudah Bicara ke BKD Soal Kemungkinan Fiera Pindah ke DKI

Djarot Sudah Bicara ke BKD Soal Kemungkinan Fiera Pindah ke DKI

News | Senin, 05 Juni 2017 | 12:01 WIB

Djarot Menunggu Jadwal Jokowi untuk Dilantik Jadi Gubernur DKI

Djarot Menunggu Jadwal Jokowi untuk Dilantik Jadi Gubernur DKI

News | Senin, 05 Juni 2017 | 11:36 WIB

Djarot Ogah Temui Tim Anies-Sandi karena Bukan Bagian Birokrasi

Djarot Ogah Temui Tim Anies-Sandi karena Bukan Bagian Birokrasi

News | Senin, 05 Juni 2017 | 10:41 WIB

Djarot Khawatir Kalijodo Kembali Jadi Lokasi Prostitusi

Djarot Khawatir Kalijodo Kembali Jadi Lokasi Prostitusi

News | Senin, 05 Juni 2017 | 10:19 WIB

Kejarlah Daku Kau Kutangkap, Siapa Dalang Persekusi?

Kejarlah Daku Kau Kutangkap, Siapa Dalang Persekusi?

News | Senin, 05 Juni 2017 | 08:12 WIB

Seram! Begini Gaya dan Ciri-ciri Persekusi

Seram! Begini Gaya dan Ciri-ciri Persekusi

Video | Minggu, 04 Juni 2017 | 21:36 WIB

PKS: Persekusi Akibat Pelanggar Hukum Tidak Ditindak

PKS: Persekusi Akibat Pelanggar Hukum Tidak Ditindak

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 19:55 WIB

Korban Persekusi FPI Dilarikan ke Rumah Aman

Korban Persekusi FPI Dilarikan ke Rumah Aman

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 15:48 WIB

Polisi Periksa Ketua RW Terkait Persekusi PMA

Polisi Periksa Ketua RW Terkait Persekusi PMA

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 14:55 WIB

Terkini

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×