Bahas Kasus Novel, Kapolri Segera Temui Pimpinan KPK

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 16 Juni 2017 | 14:27 WIB
Bahas Kasus Novel, Kapolri Segera Temui Pimpinan KPK
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polsi Tito Karnavian berencana menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/6/2017).

Tito menuturkan alasan menemui pimpinan KPK untuk melakukan koordinasi kepada KPK. Langkah ini dilakukan terkait pernyataan Novel kepada majalah TIME yang menyebutkan ada dugaan perwira polisi terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"Prinsip kita tentu di Polri, kita akan mendalami. Tapi nanti mungkin kita akan kordinasikan dengan KPK, saya rencana mungkin Senin mau ke KPK," ujar Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).

Tak hanya itu, mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menuturkan selain menanyakan soal pernyataan Novel, Tito mengatakan kedatangannya ke KPK juga berkoordinasi terkait perkembangan penyidikan terhadap kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

"Ada dua hal mengenai koordinasi masalah pengembangan penyidikan kasus penganiayaan terhadap Novel Baswedan. Yang kedua mengenai pernyataan (Soal keterlibatan perwira polisi)," kata dia

Tito menuturkan kepolisian juga berencana mengirimkan tim ke Singapura untuk meminta penjelasan terkait pernyataan Novel.

Menurutnya, Novel seharusnya menyebut siapa oknum yang dimaksud dan memberikan bukti-bukti terkait tudingan tersebut.

"Yang dimaksud yang bersangkutan (Novel), kalau ada oknum jenderal yang mana. Yang kedua buktinya apa itu yang penting sebut namanya siapa, buktinya apa. Jangan sampai nanti keluar apa namanya pernyataan," kata Tito

Ia menegaskan, jika pernyataan Novel yang menuding adanya keterlibatan perwira polisi memiliki bukti, pihaknya tidak segan-segan memproses polisi yang dimaksud.

baca juga

Namun, sebaliknya ia menyayangkan jika pernyataan Novel tidak memiliki cukup bukti yang dapat merusak institusi kepolisian.

"Kalau ada buktinya kita akan proses, kita proses di dalam dan kita akan terbuka. Kalau tidak ada bukti-buktinya, saya menyayangkan, karena nanti institusi kepolisian jadi negatif pandangannya di kepolisan dan internal kepolisian dan nanti di dalam internal kepolisan, nanti bisa jadi saling curiga mencurigai. Saya sebagai Kapolri tentu tidak mengharapkan itu terjadi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tito Minta Novel Baswedan Sebut Nama Jenderal yang Terlibat

Tito Minta Novel Baswedan Sebut Nama Jenderal yang Terlibat

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 14:03 WIB

Polisi: Ungkap Kasus Novel Sebenarnya Tidak Sulit

Polisi: Ungkap Kasus Novel Sebenarnya Tidak Sulit

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 13:19 WIB

Jenderal Diduga Terlibat, Novel Diingatkan Hati-hati Bicara

Jenderal Diduga Terlibat, Novel Diingatkan Hati-hati Bicara

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 11:45 WIB

Tiga Bulan Penyerang Novel Tak Terungkap, Anies Ingin Dituntaskan

Tiga Bulan Penyerang Novel Tak Terungkap, Anies Ingin Dituntaskan

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 20:47 WIB

Novel Didorong Sebut Nama Jenderal yang Hambat Kasusnya

Novel Didorong Sebut Nama Jenderal yang Hambat Kasusnya

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:05 WIB

KPK Klaim Tak Tahu Petinggi Polisi Tersangkut Kasus Novel

KPK Klaim Tak Tahu Petinggi Polisi Tersangkut Kasus Novel

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 14:50 WIB

Jenderal Diduga Terlibat Teror Novel, Setkab: Nggak Tahu

Jenderal Diduga Terlibat Teror Novel, Setkab: Nggak Tahu

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 11:23 WIB

Kapolda Bereaksi Soal Jenderal Diduga Tahu Penyerangan Novel

Kapolda Bereaksi Soal Jenderal Diduga Tahu Penyerangan Novel

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 20:20 WIB

Curiga Novel Disampaikan ke TIME, Bamsoet Yakin Polisi Membongkar

Curiga Novel Disampaikan ke TIME, Bamsoet Yakin Polisi Membongkar

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 19:17 WIB

Polri Minta Novel Ungkap Keterlibatan Polisi di Kasusnya

Polri Minta Novel Ungkap Keterlibatan Polisi di Kasusnya

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 17:16 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×