Jenderal Diduga Terlibat Teror Novel, Setkab: Nggak Tahu

Kamis, 15 Juni 2017 | 11:23 WIB
Jenderal Diduga Terlibat Teror Novel, Setkab: Nggak Tahu
Sekretaris Kabinet memberi keterangan kepada jurnalis di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/5/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Penyidik KPK Novel Baswedan menyampaikan dugaan keterlibatan seorang jenderal kepolisian kepada majalah Time. Informasi ini muncul di tengah keinginan KPK agar penyelidikan kasus penyiraman air keras kepada Novel dilimpahkan dari Polda Metro Jaya ke Mabes Polri karena sudah dua bulan belum menemukan pelaku.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung berhati-hati merespon isu tersebut. Ketika ditanya wartawan, Pramono enggan berkomentar.

"Nggak tahu," kata Pramono di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Dia juga tak mau memberikan keterangan saat ditanya apakah pemerintah akan membentuk tim investigasi independen untuk mengusut kasus penyerangan terhadap Novel.

"Nggak tahu," ujar dia singkat.

Diberitakan sebelumnya, kepada majalah TIME, Novel yang kini dirawat di salah satu rumah sakit di Singapura mengatakan bahwa dia tahu Presiden Joko Widodo memerintahkan polisi untuk memprioritaskan kasusnya, namun dia mengatakan, bahwa Novel tidak tahu apakah presiden telah mengevaluasi apa arti penyelidikan selama dua bulan dan masih belum menemukan tersangka.

Dia juga mengatakan mendapatkan informasi ada jenderal di kepolisian yang (diduga) terlibat dalam kasus penyiraman air keras ini. Dia pun menyayangkan kasus tersebut tidak kunjung menemukan titik terang.

“Saya sesungguhnya sudah menerima informasi bahwa seorang jenderal kepolisian terlibat. Awalnya, saya bilang itu informasi yang bisa jadi salah. Namun, kini sudah dua bulan lamanya dan kasus saya tak juga menemukan titik terang. Saya katakan, perasaan saya bahwa informasi itu bisa saja benar,” kata Novel Baswedan, dikutip dari majalah Time, Selasa (13/6/2017).

Kemarin, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengaku belum membaca majalah TIME yang memuat pernyataan Novel.

"Ada itu? Saya belum baca, nanti saya coba lihat. Nggak ada (jenderal di kepolisian terlibat)," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/6/2017).

Iriawan mengatakan penyidik telah memeriksa anggota kepolisian yang sebelumnya diduga terlibat.

"Semua yang ada indikasi sudah kami periksa," kata dia.

Iriawan berharap jika ada informasi keterlibatan polisi berbintang di balik penyerangan terhadap Novel untuk menyampaikan ke polisi.

"Oleh sebab itu yang mana lagi. Kalau teman-teman ada, kasih tahu ke kami," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI