Tito Minta Novel Baswedan Sebut Nama Jenderal yang Terlibat

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 16 Juni 2017 | 14:03 WIB
Tito Minta Novel Baswedan Sebut Nama Jenderal yang Terlibat
Kapolri Jenderal Tito Karnavian jumpa pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur [suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polsi Tito Karnavian angkat bicara soal pernyataan Novel kepada majalah TIME yang menyebutkan ada dugaan keterlibatan perwira tinggi polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

Ia mengaku telah mengetahui pernyataan Novel yang menuding adanya keterlibatan perwira tinggi polisi tersebut. Sejauh ini, Tito menegaskan akan mendalami pernyataan tersebut.

"Saya sudah memonitor juga pernyataan itu," ujar Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).

Tak hanya itu, Tito menuturkan kepolisian berencana mengirimkan tim ke Singapura untuk meminta penjelasan terkait pernyataan Novel. Menurutnya, Novel seharusnya menyebut siapa oknum yang dimaksud dan memberikan bukti-bukti terkait tudingan tersebut.

"Yang dimaksud yang bersangkutan (Novel), kalau ada oknum jenderal yang mana. Yang kedua buktinya apa itu yang penting sebut namanya siapa, buktinya apa. Jangan sampai nanti keluar apa namanya pernyataan," kata Tito

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menegaskan jika pernyataan Novel yang menuding adanya keterlibatan perwira polisi memiliki bukti. Pihaknya tidak segan-segan memproses polisi yang dimaksud.

Namun, sebaliknya ia menyayangkan jika pernyataan Novel tidak memiliki cukup bukti yang dapat merusak institusi kepolisian.

"Kalau ada buktinya kita akan proses, kita proses di dalam dan kita akan terbuka. Kalau tidak ada bukti-buktinya, saya menyayangkan, karena nanti institusi kepolisian jadi negatif pandangannya di kepolisan dan internal kepolisian dan nanti di dalam internal kepolisan, nanti bisa jadi saling curiga mencurigai. Saya sebagai Kapolri tentu tidak mengharapkan itu terjadi," tandansya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Ungkap Kasus Novel Sebenarnya Tidak Sulit

Polisi: Ungkap Kasus Novel Sebenarnya Tidak Sulit

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 13:19 WIB

Jenderal Diduga Terlibat, Novel Diingatkan Hati-hati Bicara

Jenderal Diduga Terlibat, Novel Diingatkan Hati-hati Bicara

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 11:45 WIB

Tiga Bulan Penyerang Novel Tak Terungkap, Anies Ingin Dituntaskan

Tiga Bulan Penyerang Novel Tak Terungkap, Anies Ingin Dituntaskan

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 20:47 WIB

Novel Didorong Sebut Nama Jenderal yang Hambat Kasusnya

Novel Didorong Sebut Nama Jenderal yang Hambat Kasusnya

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:05 WIB

KPK Klaim Tak Tahu Petinggi Polisi Tersangkut Kasus Novel

KPK Klaim Tak Tahu Petinggi Polisi Tersangkut Kasus Novel

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 14:50 WIB

Jenderal Diduga Terlibat Teror Novel, Setkab: Nggak Tahu

Jenderal Diduga Terlibat Teror Novel, Setkab: Nggak Tahu

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 11:23 WIB

Kapolda Bereaksi Soal Jenderal Diduga Tahu Penyerangan Novel

Kapolda Bereaksi Soal Jenderal Diduga Tahu Penyerangan Novel

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 20:20 WIB

Curiga Novel Disampaikan ke TIME, Bamsoet Yakin Polisi Membongkar

Curiga Novel Disampaikan ke TIME, Bamsoet Yakin Polisi Membongkar

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 19:17 WIB

Polri Minta Novel Ungkap Keterlibatan Polisi di Kasusnya

Polri Minta Novel Ungkap Keterlibatan Polisi di Kasusnya

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 17:16 WIB

Mabes Polri Bantu Ungkap Kasus Penyiraman Novel

Mabes Polri Bantu Ungkap Kasus Penyiraman Novel

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 15:38 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×