DKI Tak Larang Warganya Mudik dengan Motor

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 19 Juni 2017 | 13:41 WIB
DKI Tak Larang Warganya Mudik dengan Motor
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau masyarakat tidak mudik ke kampung halaman saat libur Hari Raya IdulFitri 1438 Hijriah dengan menggunakan motor. Pemerintah telah menyediakan kantor kelurahan, kecamatan, dan wali kota yang bisa dimanfaatkan warga untuk menitipkan kendaraannya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah beralasan angka kecelakaan mudik tahun lalu banyak disebabkan oleh kendaraan bermotor. Untuk itu masyarakat diminta menggunkan transportasi lain saat mudik tahun 2017.

"Yang paling penting sebenarnya maksud dan tujuan dari penitipan motor ini adalah jangan sampai masyarakat mudik menggunakan kendaraan bermotor, karena rentan kecelakaan," ujar Andri di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/6/2017).

Meski pemerintah telah mengimbau, masih banyak warga Jakarta yang tetap mudik menggunakan motor. Andri tidak bisa melarang.

"Tapi fungsi pemerintah itu mengimbau dan menyiapkan, kan kita sudah mengimbau jauh-jauh hari, tingkat kecelakan tertinggi paling banyak terjadi pada kecelakan yang disebabkan motor," katanya.

Selain itu, pemerintahan juga menyediakan layanan mudik gratis untuk warga dan sepeda motornya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi jumlah warga yang mudik dengan kendaraan roda dua.

"Kita juga menyediakan angkutan mudik gratis bukan hanya orangnya, tapi motornya juga diangkut dengan menggunakn truk, kereta api," kata Andri.

"Tapi kita nggak bisa mengatakan begitu ada (warga mudik) pakai motor nggak boleh, suruh balik lagi, waduh kita bisa melanggar hak asasi manusia," lanjut Andri.

Andri memastikan masyarakat sudah tahu imbauan pemerintah, termasuk bahaya mudik menggunakan motor.

"Dia sudah tahu, buktinya yang daftar mudik gratis dengan motor banyak. Itu bentuk sosialisasi yanhg dirasakan masyarakat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warna Kopi untuk Inspirasi Busana Lebaran Anda

Warna Kopi untuk Inspirasi Busana Lebaran Anda

Lifestyle | Senin, 19 Juni 2017 | 13:10 WIB

Tema Mudik Jadi Logo Google Hari Ini

Tema Mudik Jadi Logo Google Hari Ini

Tekno | Senin, 19 Juni 2017 | 12:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM Aman dengan SatgasSiap

Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM Aman dengan SatgasSiap

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 11:51 WIB

Djarot Ancam Tak Cairkan TKD PNS yang Tambah Cuti

Djarot Ancam Tak Cairkan TKD PNS yang Tambah Cuti

News | Senin, 19 Juni 2017 | 11:22 WIB

Djarot Minta PNS DKI Tak Pakai Mobil Dinas Untuk Mudik Lebaran

Djarot Minta PNS DKI Tak Pakai Mobil Dinas Untuk Mudik Lebaran

News | Senin, 19 Juni 2017 | 11:03 WIB

Sebelum Mudik, Wajib Cek 7 Komponen Ini di Mobil Anda

Sebelum Mudik, Wajib Cek 7 Komponen Ini di Mobil Anda

Otomotif | Senin, 19 Juni 2017 | 10:55 WIB

Tahun Ini BUMN Berangkatkan 118.220 Pemudik ke 84 Kota

Tahun Ini BUMN Berangkatkan 118.220 Pemudik ke 84 Kota

News | Senin, 19 Juni 2017 | 09:50 WIB

Apel Pengamanan Ramadniya 2017 Digelar di Monas

Apel Pengamanan Ramadniya 2017 Digelar di Monas

News | Senin, 19 Juni 2017 | 09:27 WIB

Jelang Lebaran, Jasa Marga Resmi Buka Gerbang Tol Salatiga

Jelang Lebaran, Jasa Marga Resmi Buka Gerbang Tol Salatiga

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 07:39 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB