Array

Tangkap Penyerang Novel, Kapolri: Ini Utang Bagi Kami

Senin, 19 Juni 2017 | 21:18 WIB
Tangkap Penyerang Novel, Kapolri: Ini Utang Bagi Kami
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyambangi KPK, di Jakarta Senin (19/6). [suara.com/Oke Atmaja]
Kapolda Jenderal Tito Karnavian mengatakan kasus penyerangan dengan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan merupakan utang yang harus segera diungkap.

"Kalau ini selesai, tentu melegakan bagi kami, karena ini utang bagi kami," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2017).

Tito mengharapkan kasus tersebut segera terungkap.

"Ini komitmen kami, tapi sekali lagi pengalaman kami di lapangan, termasuk pengalaman saya, 25 persen usaha manusia, sisanya Tuhan Yang Maha Kuasa. Mudah-mudahan Tuhan membuka jalan untuk memudahkannya," katanya.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah TIME di tengah proses penyembuhan mata yang disiram air keras, Novel menyatakan mendapatkan informasi bahwa seorang jenderal polisi terlibat dalam kasus penyerangan.

Pernyataan Novel ini sangat mengejutkan, terutama bagi Polri. Itu sebabnya, dalam waktu dekat penyidik akan dikirim ke Singapura untuk menggali keterangan dari Novel menyangkut jenderal polisi itu.

"Soal pemeriksaan prinsipnya kita ingin secepat mungkin. Supaya isunya bisa diklarifikasi. Namun pemeriksaan tergantung kesiapan saudara Novel dan KPK. Oleh karena itu kita akan selalu berkoordinasi dengan Ketua KPK. Nanti kalau Novel sudah siap, dari segi kesehatan, kalau didampingi pak Ketua juga bagus, nanti tim kami akan berangkat ke sana. Timingnya tidak bisa ditentukan, karen belum jelas. Inginnya secepat mungkin supaya klarifikasi segera kita berikan," kata Tito.

Apa yang disampaikan Tito langsung ditanggapi Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Mengenai pemeriksaan di Singapura, memang keputusannya bukan hanya dari KPK, kami tergantung pada dokter yang merawat. Dalam beberapa kesempatan, tidal pada pemeriksaan pun kadang-kadang mempengaruhi recovery mata Novel," kata Agus.

"Nanti kalau kita ke Singapura, kita koordinasikan dengan dokternya, bahkan mungkin untuk menenangkan Novel, saya menawarkan diri ke sana, saya akan mendampingi timnya berangkat ke Singapura. Mudah-mudahan nanti situasinya lebih rileks, tidak mengganggu recovery Novel," Agus menambahkan.

KPK juga mempelajari semua kasus di KPK yang pernah ditangani Novel dalam rangkap melacak siapa penyerang novel. Termasuk kasus dugaan pembunuhan di Bengkulu.

"Oleh karena itu KPK dan Polri akan bekerja sama, akan mencoba mengeksplor kasus-kasus yang pernah ditangani, siapa yang terkait kasus itu, kemudian kami juga akan memberi informasi juga terkait itu kepada Polri. Jadi belum bisa menyimpulkan terkait dengan kasus yang mana," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI