Ribuan Unta yang Terjebak di Tengah Konflik Qatar Kembali ke Tuan

Siswanto | Suara.com

Rabu, 21 Juni 2017 | 15:13 WIB
Ribuan Unta yang Terjebak di Tengah Konflik Qatar Kembali ke Tuan
Ilustrasi unta (Foto: shutterstock)

Suara.com - Ribuan unta melintasi perbatasan gurun Arab Saudi menuju Qatar pada hari Selasa dan bersatu kembali dengan pemiliknya, setelah berhari-hari terdampar di perbatasan yang ditutup karena perseteruan antara negara-negara Arab.

Pria-pria Qatar yang mengenakan jubah tradisional menunggu di dalam SUV di perbatasan untuk mengidentifikasi unta-unta mereka saat binatang-binatang berderap di perbatasan, meringkik, dan menerbangkan debu, dalam apa yang disebut para pemilik sebagai kesepakatan informal dengan para penjaga perbatasan Arab Saudi.

"Alhamdulillah unta-unta saya kembali," kata Ali Magareh (40), yang menunggu bersama anak lelaki tujuh tahunnya di titik perlintasan.

"Selama sepekan mereka membiarkan mereka menunggu di sini. Unta-unta itu kelaparan. Beberapa unta jantan berjuang dan kondisinya sangat buruk. Saudara saya masih punya 10 sampai 11 unta di Arab Saudi," katanya sebagaimana dikutip Reuters.

Pada 5 Juni, Arab Saudi dan negara Arab lainnya memutuskan hubungan diplomatik dan seluruh jalur transportasi dengan Qatar karena menuduh emirat itu mendukung terorisme, dan itu mengganggu perdagangan, memisahkan keluarga dan memunculkan ketakutan mengenai konfrontasi militer di kawasan Teluk. Qatar sudah membantah tuduhan tersebut.

Suku-suku di Qatar yang kerabatnya berada di sepanjang perbatasan modern Semenanjung Arab menyatakan pemboikotan itu mengancam tradisi mereka, termasuk di antaranya pengembalaan unta dan perburuan.

Ratusan warga Qatar memelihara unta mereka di area gurun di bagian timur Arab Saudi selama bulan-bulan musim dingin untuk melatih dan membiakkan mereka untuk pacuan dan kontes kecantikan - adat yang dianggap sebagai tautan penting ke kebiasaan mengembara di masa lalu yang sudah punah.

Gambar-gambar pekerja Asia merawat unta-unta yang merana di perbatasan sisi Arab Saudi yang terbit di koran-koran Qatar pada Senin memicu kemarahan.

Pemerintah Qatar mengirim satu konvoi tank dan truk pengangkut air dan rumput ke perbatasan pada Senin untuk memberi makan unta-unta yang menyeberangi perbatasan.

Sebelum penemuan cadangan gas alam besar di lepas pantai Qatar yang memahkotai negara semenanjung Teluk itu dengan pencakar langit, orang badui menjelajahi gurun dan bergantung pada daging dan susu unta untuk bertahan hidup.

"Kami bertempur demi unta," kata Magareh. "Ini salah satu tradisi kami. Tidak punya unta di Qatar seperti menjadi koboi tanpa sapi."

Ia menyalahkan para pemimpin Teluk yang menjadi korban percekcokan politik. "Apa yang bisa saya katakan? Bahkan kalau mereka berbeda dalam politik, kami ini rakyat. Jangan bawa kami ke pertengkaran kalian," katanya.

"Kami cuma ingin menjalani kehidupan sehari-hari kami, pergi ke Arab Saudi dan merawat unta-unta kami dan kembali untuk merawat keluarga kami. Kami tidak ingin terlibat dalam masalah-masalah politik ini. Kami tidak suka." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:05 WIB

Update Posisi Hilal Jelang Idul Fitri di Negara-negara Timur Tengah, Kapan Lebaran 2026?

Update Posisi Hilal Jelang Idul Fitri di Negara-negara Timur Tengah, Kapan Lebaran 2026?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:37 WIB

Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur

Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:57 WIB

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:22 WIB

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Bola | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:00 WIB

Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri

Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:17 WIB

Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian

Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:25 WIB

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:50 WIB

Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran

Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 23:05 WIB

Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran

Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 21:17 WIB

Terkini

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB