Pansus Hak Angket KPK Akan Berkumpul dengan Terpidana Korupsi

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Rabu, 05 Juli 2017 | 14:14 WIB
Pansus Hak Angket KPK Akan Berkumpul dengan Terpidana Korupsi
Ketua Pansus panitia Angket KPK Agun Gunandjar didampingi Wakil Ketua Risa Mariska dan Wakil Ketua Taufiqulhadi menggelar rapat perdana Pansus Angket KPK di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/6).

Suara.com - Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di DPR rencana akan melakukan audiensi terhadap narapidana kasus Korupsi. Mereka ada di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat dan Pondok Bambu, Jakarta.

"Sepertinya akan dilakukan audiensi. Pasti kan kalau rapat formil kita akan lakukan hal-hal seperti itu. Supaya lebih enak saja. Kalau masuk satu-satu ke mereka itu nggak efektif. Jadi kita lihat efektivitas juga," kata Wakil Ketua Pansus hak angket Risa Mariska di DPR Senayan, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Risa menambahkan tidak ada fokus satu per satu penyidikan terhadap narapidana korupsi. Mereka akan mendatangi para koruptor itu ke lembaga pemasyarakatan Sukamiskin dan Pondok Bambu pada Kamis (6/7/2017) besok.

"Nggak ada. Kunjungan kita bukan terkait kasus per kasus. Tapi lebih kepada proses penyidikan di KPK apakah ada penyimpangan," ujar Risa.

Risa menjelaskan beberapa fokus Pansus hak angket yang akan didalami terkait pemeriksaan dan penyidikan di KPK terhadap narapidana.

"Kami fokus di proses pemeriksaan penyidikan pada saat di KPK. Tapi kalau nanti kemudian berkembang tergantung temen-teman karena mereka pasti melakukan pendalaman," kata Risa.

Selanjutnya mengenai substansi lain, yang akan ditanyakan kepada narapidana, kata Risa, salah satunya mengenai soal pembayaran denda yang sudah dibayarkan.

"Ada kaitan juga dengan pengembalian kerugian negara yang menjadi domain KPK. Jadi kita mau lihat berapa yang sudah diterima oleh KPK dan sudah dibayarkan kemudian bagaimana mekanismenya. Itu juga akan kita evaluasi," ujar Risa.

Kemarin, Pansus hak angket telah melakukan manuver dengan melakukan pertemuan dengan Lembaga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mendapatkan laporan hasil pemeriksaan terhadap KPK.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pansus Hak Angket KPK Pastikan Datangi Terpidana Korupsi

Pansus Hak Angket KPK Pastikan Datangi Terpidana Korupsi

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 13:55 WIB

Kemenkumham Sudah Terima Surat Pansus Angket KPK Buat Temui Napi

Kemenkumham Sudah Terima Surat Pansus Angket KPK Buat Temui Napi

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 12:54 WIB

Presiden Brasil Ajukan Pembelaan Terkait Tuduhan Korupsi

Presiden Brasil Ajukan Pembelaan Terkait Tuduhan Korupsi

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 06:06 WIB

Pansus Angket Ungkit-ungkit SDM KPK

Pansus Angket Ungkit-ungkit SDM KPK

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 19:22 WIB

Cerita Ganjar Pranowo Usai Diperiksa Soal E-KTP di KPK

Cerita Ganjar Pranowo Usai Diperiksa Soal E-KTP di KPK

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 17:49 WIB

Fahri: Kasus E-KTP Omong Kosong, Mainan Nazaruddin, Novel, Agus

Fahri: Kasus E-KTP Omong Kosong, Mainan Nazaruddin, Novel, Agus

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 16:06 WIB

Fahri Minta KPK Dievaluasi: Jangan Pakai Emosi, Mitos atau Fiksi

Fahri Minta KPK Dievaluasi: Jangan Pakai Emosi, Mitos atau Fiksi

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:53 WIB

Ketua MPR Tak Setuju Ancaman Anggaran KPK Tak Dibahas DPR

Ketua MPR Tak Setuju Ancaman Anggaran KPK Tak Dibahas DPR

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 12:17 WIB

Ganjar dan Olly Diperiksa Kasus E-KTP, Ini Ucapan Pertama Mereka

Ganjar dan Olly Diperiksa Kasus E-KTP, Ini Ucapan Pertama Mereka

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 11:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×