Suara.com - Petenis putri Amerika Serikat Bethanie Mattek-Sands ditandu ke luar lapangan dengan mengerang kesakitan setelah pertandingan putaran keduanya melawan petenis Rumania, Sorana Cirstea, di Wimbledon dihentikan saat kedudukan set imbang 1-1 pada Kamis.
Sang petenis, yang terlihat mengalami cedera lutut saat dia tersandung di tengah lapangan pada saat set ketiga dimulai, sempat ditangani dokter kurang lebih selama 20 menit di lapangan dan diberi bantuan oksigen.
"Tolong saya, tolong saya," teriaknya, saat petugas medis menempatkannya di tandu. "Sakit, sakit sekali."
Insiden ini terjadi di Court 17, di mana petenis berusia 32 tahun itu berbaring tak berdaya selama 20 menit di lapangan.
Sementara itu, lansiran AFP, menurut panitia, Mattek-Sands mengalami cedera lutut serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Cirstea, yang menjadi lawan Mattek-Sands dalam pertandingan itu mempertanyakan mengapa petugas medis tak langsung bertindak saat melihat lawannya ambruk.
“Ia terkejut. Lututnya bergeser ke posisi yang tak seharusnya. Saya tidak pernah melihat hal seperti ini kecuali di film-film,” kata Cirstea yang melompati net untuk menghampir Mattek-Sands yang terbaring sambil memegangi lututnya.
“Dan, ya, saya sedikit panik. Saya berteriak minta tolong, tapi tidak ada yang datang,” ujarnya.
“Semua orang seperti mematung dan saya berteriak. Bethanie mengatakan, ‘Sorana, tolong saya’. Namun saya merasa tidak bisa apa-apa. Saya berharap saya bisa melakukan sesuatu,” sambungnya. (AFP & Antara/Reuters)