Kasus Kaesang Dihentikan Berdasarkan Kesimpulan Sementara

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 07 Juli 2017 | 14:05 WIB
Kasus Kaesang Dihentikan Berdasarkan Kesimpulan Sementara
Muhammad Hidayat Situmorang pelapor Kaesang Pangarep, di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (7/7/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Brigadir Jenderal Suntana menegaskan pihaknya tidak akan menindaklanjuti kasus dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian yang dituduhkan terhadap putra kandung Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangerap.

Hal itu disampaikan Suntana, menanggapi permintaan pelapor Muhammad Hidayat Situmorang agar kasus Kaesang Pangarep tetap dilanjutkan.

Menurutnya, penghentian kasus Kaesang karena polisi telah melewati mekanisme yang sudah berlaku. Dari hasil pemeriksaan sementara, kata dia laporan yang dibuat Hidayat tidak memenuhi unsur tidak pidana.

"Loh kita proses sesuai mekanisme yang ada. Berdasarkan kesimpulan sementara, belum ada unsur pidana," kata Suntana di Polda Metro Jaya, Jumat (7/7/2017).

Dia menyampaikan jika setiap laporan dari masyarakat bakal ditindaklanjuti polisi. Namun, kata dia, terkait laporan Hidayat yang ditangani Polres Kota Bekasi tidak memiliki cukup bukti yang kuat untuk dilanjutkan ke proses penyelidikan dan penyidikan.

"Ada mekanisme yang mengatur proses penyidikan," kata dia.

Meski kasus ini telah distop, lanjut Suntana, polisi tetap melakukan proses administrasi sebelum menentukan apakah kasus Kaesang bisa berlanjut atau tidak. Nantinya, kata dia, penghentian kasus tersebut akan diumumkan saat polisi melakukan gelar perkara.

"Gini, polisi kan ada namanya gelar perkara, begitu terima kasus, terima saksi-saksi, polisi punya asumsi, wajar, kasus ini memenuhi unsur pidana atau tidak. Ada mekanisme itu," kata dia.

Sebelumnya, Hidayat mendatangi Markas Polresta Bekasi guna mempertanyakan soal kasus Kaesang Pangarep yang dituduh melakukan dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian melalui media sosial Youtube.

baca juga

Dia mendesak polisi agar laporan yang dibuatnya tetap diproses. Bahkan, Hidayat berusaha memasuki ruangan Kapolres Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar guna meminta kejelasan apakah kasus Kaesang bisa dilanjut atau tidak.

Kedatangan Hidayat itu menyusul pernyataan Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin, jika pihaknya tak bakal menindaklanjuti laporan itu karena alasannya mengada-ada alias tak rasional.

"Pernyataan Wakapolri mana yang dinyatakan sudah ditutup? Justru saya mau memastikan. Polisi jangan membodoh-bodohi masyarakat. Ini saya datang karena dapat surat panggilan dimintakan keterangan," kata Hidayat di Polresta Bekasi

Bahkan, Hidayat menuding kepolisian telah melakukan kebohongan publik lewat pernyataan Wakapolri.

"Bagi saya ini pembodohan publik, Sebab, kasus sudah ditutup, tapi si pelapor masih dipanggil dimintakan keterangan. Itu saya merasa dilecehkan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolres Bekasi Ogah Ladeni Kedatangan Pelapor Kaesang

Kapolres Bekasi Ogah Ladeni Kedatangan Pelapor Kaesang

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:25 WIB

Dianggap Tak Rasional, Pelapor Kaesang: Wakapolri Bodoh!

Dianggap Tak Rasional, Pelapor Kaesang: Wakapolri Bodoh!

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 12:43 WIB

Pelapor Kaesang Datangi Polisi, Ngotot Dapat Surat Panggilan

Pelapor Kaesang Datangi Polisi, Ngotot Dapat Surat Panggilan

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 12:19 WIB

Mengejutkan, Begini Reaksi Warga Dengar Kaesang Sebut "Ndeso" !

Mengejutkan, Begini Reaksi Warga Dengar Kaesang Sebut "Ndeso" !

Video | Jum'at, 07 Juli 2017 | 12:15 WIB

Pelapor Kaesang Datang Tak Diundang, Polisi Kebingungan

Pelapor Kaesang Datang Tak Diundang, Polisi Kebingungan

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 12:04 WIB

Pelapor Kaesang Datang ke Polres Minta Polisi Tak Bodohi Publik

Pelapor Kaesang Datang ke Polres Minta Polisi Tak Bodohi Publik

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 10:56 WIB

Soal Kasus Kaesang, Djarot Minta Media Tak Bikin Gaduh

Soal Kasus Kaesang, Djarot Minta Media Tak Bikin Gaduh

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 10:21 WIB

Polisi Tak Jadi Panggil Kaesang Pangarep

Polisi Tak Jadi Panggil Kaesang Pangarep

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:30 WIB

Mengapa Polisi Stop Kasus Kaesang, Ini Penjelasannya

Mengapa Polisi Stop Kasus Kaesang, Ini Penjelasannya

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:20 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB