Kelompok Rasis Legendaris KKK Gelar Pawai di AS, Protes Patung

Reza Gunadha | Suara.com

Sabtu, 08 Juli 2017 | 14:47 WIB
Kelompok Rasis Legendaris KKK Gelar Pawai di AS, Protes Patung
Seorang anggota Ku Klux Klan yang mengaku bernama Gary Munker tengah berposes saat diwawancarai AFP di Hampton Bays, New York, AS, 22 November 2016. [William EDWARDS / AFP]

Suara.com - Ku Klux Klan (KKK), organisasi rasis yang memperjuangkan supremasi orang kulit putih di Amerika Serikat, menggelar pawai protes di Charlottesville, Virginia, Sabtu (8/7/2017).

Aksi tersebut, seperti yang dinukil Agence France-Presse, digelar untuk mengecam pemindahan patung Jenderal Robert E. Lee yang tengah memimpin pasukan Konfederasi dalam Perang Sipil AS.

Pawai itu sendiri sudah mendapat izin dari otoritas setempat, sehingga menimbulkan kecaman publik negara-negara bagian lain.

Mereka menilai, izin aksi itu menunjukkan kelompok kanan yang diasosiasikan sebagai Neo-Nazi “mendapat angin” tatkala AS dipimpin Presiden Donald Trump.

Setelah naiknya Trump ke tampuk kekuasaan, organisasi rasis semacam KKK dinilai mendapat batu pijakan untuk memperkuat posisinya.

Bagi KKK, patung Robert E Lee itu sendiri dianggap sebagai simbol supremasi kulit putih di AS. Sementara bagi kebanyakan warga setempat, patung itu justru mengingatkan sejarah kelam kelompok Konfederasi yang melanggengkan perbudakan warga kulit berwarna.

"Robert E. Lee memiliki banyak pengagum di bagian selatan AS, termasuk di sini (Virginia). Itu dikarenakan kurikulum sekolah mengajarkan tokoh itu adalah sosok mulia dan pekerja keras untuk merekonsiliasi seluruh warga usai perang sipil," tutur Kristin Szakos, anggota dewan kota Virginia yang mendukung pemindahan patung tersebut.

Namun, bagi sebagian orang lain, tokoh tersebut bermasalah. Terlebih dalam patung yang sudah dipindahkan tersebut, sosok Robert yang dilengkapi peralatan tempur tengah memerangi pasukan AS.

KKK sendiri pernah menjadi persoalan utama kehidupan warga AS, terutama pada tahun 1925. Kala itu, banyak tokoh dan pejabat AS yang menjadi anggota KKK dan melakukan diskriminasi terhadap warga kulit non-putih.

Kekinian, jumlah anggota KKK di seluruh AS ditaksir mencapai 5.000 hingga 8.000 orang, terutama berada di daerah selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Trump di Samping Macron saat Foto Bersama KTT G20

Ini Alasan Trump di Samping Macron saat Foto Bersama KTT G20

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 01:41 WIB

Trump diapit Jokowi dan Macron di KTT G20

Trump diapit Jokowi dan Macron di KTT G20

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 01:17 WIB

Hadiri KTT G20 Jerman, Trump Kesulitan Cari Tempat Menginap

Hadiri KTT G20 Jerman, Trump Kesulitan Cari Tempat Menginap

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 04:03 WIB

Iran Gelar Lomba Lukisan Kartun Mengejek Donald Trump

Iran Gelar Lomba Lukisan Kartun Mengejek Donald Trump

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 12:08 WIB

Trump Desak Cina Ambil Tindakan Keras ke Korut

Trump Desak Cina Ambil Tindakan Keras ke Korut

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 11:53 WIB

Jokowi akan Bertemu Trump di Jerman

Jokowi akan Bertemu Trump di Jerman

News | Senin, 03 Juli 2017 | 20:26 WIB

Ejek CNN, Donald Trump Unggah Video Provokatif

Ejek CNN, Donald Trump Unggah Video Provokatif

News | Senin, 03 Juli 2017 | 01:37 WIB

Maradona: Putin Hebat, Donald Trump Cuma Tokoh Komik

Maradona: Putin Hebat, Donald Trump Cuma Tokoh Komik

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 14:23 WIB

Trump Pertama Kalinya akan Bertemu Putin di KTT G20

Trump Pertama Kalinya akan Bertemu Putin di KTT G20

News | Jum'at, 30 Juni 2017 | 04:00 WIB

Donald Trump Dikecam Wali Kota Atlanta di Forum Internasional

Donald Trump Dikecam Wali Kota Atlanta di Forum Internasional

News | Selasa, 27 Juni 2017 | 19:57 WIB

Terkini

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB