Array

Iran Gelar Lomba Lukisan Kartun Mengejek Donald Trump

Reza Gunadha Suara.Com
Rabu, 05 Juli 2017 | 12:08 WIB
Iran Gelar Lomba Lukisan Kartun Mengejek Donald Trump
Iran menggelar perlombaan lukisan satire mencibir Presiden AS Donald Trump. [ATTA KENARE / AFP]

Suara.com - Iran menggelar perlombaan kartun tingkat internasional. Tapi, yang menghebohkan adalah, perlombaan ini dikhususkan untuk gambar kartun yang mencibir Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Tidak main-main, seperti  dilansir Telegraph, Selasa (4/7/2017), 1.114 kartunis berbagai negara termasuk Inggris dan AS mengikuti kompetisi tersebut.

Hasil lukisan mereka dipamerkan di sebuah galeri lukisan negeri para Mullah tersebut sejak Senin (3/7) hingga Minggu (9/7) akhir pekan ini.

Adalah Hadi Asadi, pelukis asal Iran yang dinyatakan sebagai pemenang perlombaan tersebut. Ia menggambar Trump berambut api, memakai mantel berbahan uang dolar yang berdiri eengan latar tumpukan buku. Berkat kemenangannya itu, Asadi mendapat hadiah USD 1.500 atau setara Rp20 juta.

"Lukisanku ini dibuat menggunakan cetak digital. Pesan lukisannya sendiri adalah mengiaskan Trump yang menghina simbolisasi kebudayaan dunia. Ia hanya memikirkan keuntungan uang melalui perang, tak peduli dia menghancurkan seluruh kebudayaan peradaban manusia,” jelasnya.

Masoud Shojai Tabatabaei, ketua panitia perlombaan tersebut menuturkan, acara tersebut dibikin untuk mewakili persepsi seluruh warga dunia secara satire terhadap Trump.

“Ada banyak persepsi warga dunia yang tertuang dalam lukisan ini. Ada yang menggambarkan Trump yang ingin membuat tembok pembatas untuk mengurung Meksiko, Trump sebagai Adolf Hitler abad 21, dan banyak lagi,” terangnya.

Baca Juga: Belajar dari Kasus Kaesang Dipolisikan, Warganet Hati-hatilah

Untuk diketahui, penyelenggara perlombaan itu sebelumnya juga mengadakan kompetisi lukisan satire untuk melawan gerombolan teroris ISIS.

Selain itu, mereka juga pernah membuat kompetisi seni lukis untuk mengkritik Israel yang kerap berlindung di balik sejarah pemusnahan massal Yahudi (holocoust) untuk menjustifikasi politik apartheidnya terhadap Palestina.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI