Dua Bukti Ini Tanda KPK Tengah Dilemahkan

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 09 Juli 2017 | 11:34 WIB
Dua Bukti Ini Tanda KPK Tengah Dilemahkan
Peneliti Indonesian Corruption Watch Kurnia Ramadhana. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Peneliti Indonesian Corruption Watch Kurnia Ramadhana menilai ada dua bukti yang terlihat di publik tanda Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah dilemahkan. Menurut dia ini harus diwaspadai.

Dua bukti itu adalah penyerangan terhadap penyidik Novel Baswedan beberapa waktu lalu dengan menggunakan air keras. Lainnya, kedatangan rombongan Pansus Hak Angket KPK DPR ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat untuk bertemu dengan koruptor.

Kurnia Ramadhana meminta Presiden Joko Widodo untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terkait adanya upaya pelemahan terhadap KPK.

"Karena ada 7 fraksi yang mendukung dan 3 fraksi yang menolak pansus angket ini. Nah fraksi yang mendukung ini fraksi pendukung pemerintah. Jadi seharusnya presiden bisa mengatasi upaya pelemahan ini," kata Kurni saat ditemui di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/7/2017).

Jika Pansus Angket KPK dibiarkan tetap berjalan, Kurnia khawatir KPK akan dilemahkan bahkan dibubarkan. Efeknya lebih jauh, akan berimbas pada citra pemerintahan Jokowi sendiri.

Menurut Kurnia, pemberantasan korupsi bagian dari Nawacita yang dicanangkan Jokowi. Jika Jokowi diam saja, sama dengan mengamputasi program pemberantasan korupsi. Dimana, pemberantasan korupsi masuk dalam nawacita. Jika presiden tidak turun tangan maka sama saja tidak memperjuangkan program nawacitanya.

"Baik jeleknya KPK, akan berimbas pada pemrintahan itu sendiri. Karena itu presiden bisa bergerak dan peduli," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pansus KPK Ungkap 'Curhat' Napi Koruptor soal KPK

Pansus KPK Ungkap 'Curhat' Napi Koruptor soal KPK

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 18:13 WIB

Guru Besar FH UI: Hak Angket KPK Legal Tapi Tak Tepat Sasaran

Guru Besar FH UI: Hak Angket KPK Legal Tapi Tak Tepat Sasaran

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 15:08 WIB

ILUNI UI: Kalau Tak Ada Miryam, Mungkin Nggak Ada Hak Angket KPK

ILUNI UI: Kalau Tak Ada Miryam, Mungkin Nggak Ada Hak Angket KPK

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 14:30 WIB

Wakil Ketua Pansus Angket KPK: Koruptor Harus Dibenci, Tapi...

Wakil Ketua Pansus Angket KPK: Koruptor Harus Dibenci, Tapi...

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 12:52 WIB

Pansus Angket KPK, Politisi NasDem: Rakyat Jangan Dulu Apriori

Pansus Angket KPK, Politisi NasDem: Rakyat Jangan Dulu Apriori

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 11:23 WIB

Para Mantan Pimpinan 'Turun Gunung' Dukung KPK

Para Mantan Pimpinan 'Turun Gunung' Dukung KPK

Foto | Jum'at, 07 Juli 2017 | 20:58 WIB

Bilang Iluni UI Abal-abal, Iluni UI Badan Hukum Dukung Pansus KPK

Bilang Iluni UI Abal-abal, Iluni UI Badan Hukum Dukung Pansus KPK

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 19:44 WIB

BEM Tak Mau Teken Daftar Hadir, Pansus KPK Ogah Temui Pendemo

BEM Tak Mau Teken Daftar Hadir, Pansus KPK Ogah Temui Pendemo

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 18:36 WIB

Rudi: Fadli Zon dan Fahri Hamzah 'Herdernya' Setya Novanto

Rudi: Fadli Zon dan Fahri Hamzah 'Herdernya' Setya Novanto

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 17:59 WIB

KPK Periksa Ketua Fraksi PKS

KPK Periksa Ketua Fraksi PKS

Foto | Jum'at, 07 Juli 2017 | 17:52 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×