Perjuangan Santri untuk Sekolah ke Turki, Harus Hafal Al Quran

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 11 Juli 2017 | 13:26 WIB
Perjuangan Santri untuk Sekolah ke Turki, Harus Hafal Al Quran
Santriwati dari Jember, Jawa Timur, Risalatul Muhimah (20). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melepas 136 santri dan santriwati untuk belajar di Turki. Program ini merupakan kerjasama yang ke-10 antara Kementerian Agama Republik Indonesia dengan United Islamic Cultural Centre Of Indonesia.

Salah satu santri yang lolos program ini bernama Amar Sididiqui (17). Perwakilan dari Batam, Kepulauan Riau itu mengatakan telah melakukan persiapan dua tahun, sebelum akhirnya akan diberangkatkan ke Turki.

"Kita mulai menghafal Al Quran, itu kemudian setelah kita khatam. Setelah selesai menghafal itu langdung belajar bahasa Turki, belajar Bahasa Arab, kemudian kitab kitab yang lainnya, setelah semua siap baru kita berangkat ke Turki," ujar Amar di Gedung Kemenag, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Masa karantina dan pendidikan dua tahun harus dilalui lebih dulu. Santri yang mampu menghafal Al Quran dalam kurun waktu satu tahun, kata dia, bisa lolos dalam program pendidikan di Turki.

Dalam program ini, santri yang berangkat ke Turki minimal sudah menyelesaikan pendidikan ditingkat SMP/sederajat dan maksimal usia 20 tahun.

Menurut Amar, santri yang mengikuti program ini berbeda-beda waktu pendidikan di Turki. Ada yang dua sampai tiga tahun. Dia tertarik mengikuti program ini karena ingin mencari hal yang baru.

"Pertama kita ingin menyelesaikan hafalan, kemudian pengen belajar saja gitu, belajar dengan gaya baru. Kalau di Indoensia sudah biasa. Kalau ini kan pesantrennya dari Turki beda, dari segi budayanya beda, kemudian cara menghafalnya beda," kata dia.

Selama tiga tahun, Amar akan menempuh pendidikan di Istanbul Turki.

Tinggal tiga tahun di negeri orang membuat Amar akan rindu dengan orangtua, keluarga, dan teman-teman yang ada di tanah air. Sebelum memutuskan ikut ini, dia lbih dahulu menyiapkan mental jauh dari orangtua.

baca juga

"Yang paling berat itu mungkin ibu. Dari segi finansial mungkin persiapan pakaian segala macamnya, mungkin ada bawa-bawa makanan khas Indonesia gitu kan karna untuk penyesuaian diri," kata dia.

Selama berada di negara Turki, Amar diminta untuk menjaga sikap oleh orangtua.

"Jaga sikap jangan bandel-bandel gitu saja, diminta serius belajarnya, di sana bukan untuk jalan-jalan tapi untuk belajar," kata dia menirukan pesan orangtua.

Selain Amar, santriwati dari Jember, Jawa Timur, Risalatul Muhimah (20) menceritakan awal mula dia lolos untuk mengikuti program pendidikan ke Turki.

Pertama dia harus mengikuti tes seleksi di kantor Kementerian Agama. Setelah mendaftar, Muhimah langsung melakukan persiapan penghafalan Al Quran dan membenarkan bacaan Al Quran.

"Setelah bacaan itu benar kita masuk program tafis setelah kita hatam kita pendalaman bahas Turki," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menag Berharap Alumni Santri Turki Ajarkan Islam yang Benar

Menag Berharap Alumni Santri Turki Ajarkan Islam yang Benar

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 11:48 WIB

Obama Puji Bhinneka Tunggal Ika Persatukan Indonesia

Obama Puji Bhinneka Tunggal Ika Persatukan Indonesia

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 16:36 WIB

Haidar Bagir: Selektif Memilih Ulama dalam Islam

Haidar Bagir: Selektif Memilih Ulama dalam Islam

wawancara | Senin, 26 Juni 2017 | 07:00 WIB

Uskup Agung Semarang Sampaikan Pesan Idul Fitri dari Vatikan

Uskup Agung Semarang Sampaikan Pesan Idul Fitri dari Vatikan

News | Minggu, 25 Juni 2017 | 10:30 WIB

Tantangan Cheerleader Muslim Berpuasa di Amerika

Tantangan Cheerleader Muslim Berpuasa di Amerika

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 13:35 WIB

Penyegelan Masjid Ahmadiyah Depok Digugat ke Pengadilan

Penyegelan Masjid Ahmadiyah Depok Digugat ke Pengadilan

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 16:10 WIB

Jemaat Ahmadiyah Depok Masih Dapat Ancaman

Jemaat Ahmadiyah Depok Masih Dapat Ancaman

News | Senin, 19 Juni 2017 | 17:53 WIB

Kyai Machasin: Radikalisme Bisa Datang dari Rumah

Kyai Machasin: Radikalisme Bisa Datang dari Rumah

wawancara | Senin, 19 Juni 2017 | 07:00 WIB

Islam Nusantara Ternyata Toleran Sejak Dulu

Islam Nusantara Ternyata Toleran Sejak Dulu

Video | Senin, 12 Juni 2017 | 17:44 WIB

Terkini

Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi

Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:35 WIB

5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga

5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:35 WIB

4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak

4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

×