Mantan Wali Kota Salatiga Napi Korupsi Ditemukan Tewas di Penjara

Reza Gunadha

Senin, 31 Juli 2017 | 13:11 WIB
Mantan Wali Kota Salatiga Napi Korupsi Ditemukan Tewas di Penjara
Ilustrasi mayat (shutterstock)

Suara.com - Mantan Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah, John Manoppo dilaporkan mati di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kedungpane Semarang, Senin (31/7/2017). Ia ditemukan  sudah tak bernyawa di dalam sel, saat masih menjalani masa hukuman atas kasus korupsi.

Kepala Lapas Kedungpane Semarang Taufiqurrahman di Semarang, mengakui mantan orang nomor satu di Kota Salatiga itu ditemukan meninggal pada Senin pagi.

"Benar, laporannya meninggal karena sakit," kata Taufiqurrahman.

Meninggalnya John Manoppo diketahui kali pertama oleh petugas LP saat melakukan pemeriksaan rutin pagi.

Setelahnya, si petugas memberitahukan temuannya itu ke dokter lapas yang langsung melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, narapidana kasus korupsi tersebut meninggal pada Senin subuh, sekitar pukul 05.00 WIB.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kedungpane Semarang Fajar Nurcahyo mengatakan, John Manoppo meninggal saat berada di Blok J khusus tahanan tipikor.

"Selama ini memang almarhum memiliki riwayat sakit diabetes," terangnya.

baca juga

Namun, lanjut dia, yang bersangkutan sering menolak kalau diminta untuk dirawat di rumah sakit.

Jenazah John selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang.

Ia menuturkan, jenazah almarhum sendiri sudah diserahterimakan ke pihak keluarga.

Untuk diketahui, John dihukum 1 tahun penjara atas kasus korupsi pengelolaan dana Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Salatiga.

Sebelumnya, John juga dihukum 8 tahun atas keterlibatan dalam kasus korupsi pembangunan Jalan Lingkar Salatiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Kembali Periksa Keponakan Setya Novanto di Kasus e-KTP

KPK Kembali Periksa Keponakan Setya Novanto di Kasus e-KTP

News | Senin, 31 Juli 2017 | 11:13 WIB

Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel, Ini Jawaban Jokowi

Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel, Ini Jawaban Jokowi

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 15:35 WIB

Chairuman Harahap Mengaku Tak Tahu Peran Novanto

Chairuman Harahap Mengaku Tak Tahu Peran Novanto

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 15:17 WIB

Korupsi Korporasi Bukan Barang Baru: Dari VOC hingga PT DGI

Korupsi Korporasi Bukan Barang Baru: Dari VOC hingga PT DGI

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 07:41 WIB

Terjerat Korupsi, Villar Mundur dari UEFA

Terjerat Korupsi, Villar Mundur dari UEFA

Bola | Kamis, 27 Juli 2017 | 19:05 WIB

KPK Belum Bisa Pastikan Kapan Setya Novanto Ditahan

KPK Belum Bisa Pastikan Kapan Setya Novanto Ditahan

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 15:50 WIB

Presidennya Tersangkut Korupsi, RFEF Tunjuk Larrea Jadi Plt

Presidennya Tersangkut Korupsi, RFEF Tunjuk Larrea Jadi Plt

Bola | Kamis, 27 Juli 2017 | 03:03 WIB

Takut Hukumannya Ditambah, Saipul Jamil: Kapan Saya Kawin?

Takut Hukumannya Ditambah, Saipul Jamil: Kapan Saya Kawin?

Entertainment | Rabu, 26 Juli 2017 | 21:38 WIB

Saipul Jamil ke Majelis Hakim: Bebaskan Saya...

Saipul Jamil ke Majelis Hakim: Bebaskan Saya...

Entertainment | Rabu, 26 Juli 2017 | 16:41 WIB

Kasus Suap, Jaksa Tolak Pledoi Saipul Jamil

Kasus Suap, Jaksa Tolak Pledoi Saipul Jamil

Entertainment | Rabu, 26 Juli 2017 | 14:47 WIB

Terkini

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

×