Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel, Ini Jawaban Jokowi

Minggu, 30 Juli 2017 | 15:35 WIB
Didesak Bentuk TGPF Kasus Novel, Ini Jawaban Jokowi
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri Lebaran Betawi di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta, Minggu (30/7). [Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo akan memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (31/7/2017). Pemanggilan terkait desakan sejumlah pihak untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang independen dan profesional guna mengungkap kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Kemarin sudah saya sampaikan ke Kapolri, besok mau menghadap," kata Jokowi saat ditemui disela-sela menghadiri acara Lebaran Betawi di Perkampungan Budaya Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (30/7/2017) siang.

Sebelumnya Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Kontras, dan LBH Jakarta mendesak Jokowi membentuk TGPF sebagai tim independen untuk mengungkap pelaku dan aktor penyerangan Novel.

Desakan muncul setelah belum ada titik terang terkait pelaku penyiraman air keras yang ditangani Polri setelah lebih dari 100 hari.

"Presiden Jokowi harus turun tangan membentuk TGPF. Sebab ada dugaan beberapa jenderal Polri terlibat dalam kasus ini," kata Dahnil dalam konfensi pers di kantor PP Muhammadiyah, Rabu (26/7/2017).

Sementara itu, setelah tiga bulan menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura, Novel angkat bicara atas penyiraman air keras yang dialaminya.

Novel mengaku sebelum peristiwa penyiraman air keras, dirinya sempat diberi informasi oleh petinggi Polri akan diserang.

"Saya mendapat informasi dari petinggi Polri sebulan sebelumnya bahwa saya akan diserang," kata Novel dalam wawancaranya dengan sebuah stasiun televisi swasta pada, Rabu (26/7/2017) malam.

Baca Juga: Maman: Mega, SBY, dan Prabowo Jadi "Kings Makers" Pilpres 2019

Diungkapkan Novel, ketika itu petinggi Polri tersebut memintanya untuk berhati-hati. Bahkan, petinggi Polri yang tak disebutkan namanya itu sempat menawarkannya penjagaan alias pengawalan.

Novel juga mengungkapkan ada salah satu jenderal Polri yang terlibat dalam penyerangannya.

"Satu jenderal diduga terlibat," ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI