Hukum Lembek, Indonesia Jadi Sasaran Utama Pemasaran Narkoba

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 31 Juli 2017 | 19:33 WIB
Hukum Lembek, Indonesia Jadi Sasaran Utama Pemasaran Narkoba
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta Brigadir Jenderal (Pol) Johny Pol Latupeirissa. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta Brigadir Jenderal (Pol) Johny Pol Latupeirissa, menyebut Indonesia merupakan sasaran utama pemasaran narkoba di wilayah Asia Tenggara.

Menurut Johny, lemahnya penegakan hukum di Indonesia membuat jaringan internasional menjadikan Indonesia sebagai pasar. Apalagi harga narkoba di sini bisa melambung tinggi.

"Kenapa narkoba masuk lagi karena Indonesia jadi pasar. Kenapa jadi pasar, karena orang Indonesia satu secara penegakan hukum lemah," ujar Johny di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017).

Salah satu lemahnya hukum di Indonesia menurut Johny adalah lambannya proses eksekusi mati bagi bandar narkoba yang sudah dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Hukuman mati produsen dan pengedar narkoba diatur dalam Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam undang-undang ini, ada enam pasal yang mengatur hukuman pidana mati yakni pasal 113, 114. 116, 118, 119, dan 121.

"Sekarang orang dihukum masuk penjara, hukum mati nggak dimati-matiin, bahkan jadi raja di LP. Jadi bisnis ini sangat mudah di Indonesia," kata dia.

Seharusnya, kata Johny, bandar narkoba yang sudah divonis bersalah dan dijatuhkan hukuman mati untuk segera dieksekusi, atau kurang dari satu bulan setelah vonis. Hal ini bertujuan agar mereka tidak mengembangkan jaringan dan bisnis haramnya lebih luas dari balik jeruji besi.

"Karena itu (lama dieksekusi) memberikan mereka mengembangkan lagi di lapas-lapas. Di lapas kita itu banyak sekali tuh profesor, doktor, ahli narkoba di sana. Ketika orang belajar di sana keluar dari LP sudah jago dan sudah bisa jadi bandar," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Layanan Pascarehabilitasi, BNN DKI Gandeng Pemprov DKI

Dukung Layanan Pascarehabilitasi, BNN DKI Gandeng Pemprov DKI

News | Senin, 31 Juli 2017 | 16:58 WIB

Maia dan Helsi Kunjungi BNN, Ada Apa?

Maia dan Helsi Kunjungi BNN, Ada Apa?

Entertainment | Sabtu, 29 Juli 2017 | 06:43 WIB

Sri Mulyani Gerebek Narkoba

Sri Mulyani Gerebek Narkoba

Foto | Kamis, 27 Juli 2017 | 13:12 WIB

BNN Amankan 250 Kg Sabu di Penjaringan, Tito: Jalurnya dari Laut

BNN Amankan 250 Kg Sabu di Penjaringan, Tito: Jalurnya dari Laut

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 23:18 WIB

BNN Ungkap Peredaran Narkoba Lewat Mesin Cuci

BNN Ungkap Peredaran Narkoba Lewat Mesin Cuci

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:31 WIB

BNN Ungkap 10 Kg Sabu

BNN Ungkap 10 Kg Sabu

Foto | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:22 WIB

Jokowi Apresiasi BNN dan Polri Bongkar Selundupan Sabu 1 Ton

Jokowi Apresiasi BNN dan Polri Bongkar Selundupan Sabu 1 Ton

News | Senin, 24 Juli 2017 | 13:48 WIB

Ammar Zoni Belum Tentu Masuk Pusat Rehabilitasi

Ammar Zoni Belum Tentu Masuk Pusat Rehabilitasi

Entertainment | Sabtu, 15 Juli 2017 | 07:49 WIB

BNN Tolak Permintaan Menkumham Buka Daftar Napi Jaringan Narkoba

BNN Tolak Permintaan Menkumham Buka Daftar Napi Jaringan Narkoba

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:16 WIB

Ada Sel Mewah, DPR Minta KemenkumHAM Tingkatkan Pengawasan Lapas

Ada Sel Mewah, DPR Minta KemenkumHAM Tingkatkan Pengawasan Lapas

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 14:29 WIB

Terkini

Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang

Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:35 WIB

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:04 WIB

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:58 WIB

Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu

Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:51 WIB

Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:44 WIB

Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan

Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:36 WIB

Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak

Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:30 WIB

Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!

Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:26 WIB

Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:23 WIB

Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri

Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:14 WIB

×