Gagal Jadi Anggota Komnas HAM, Zainal Petir dari FPI: Tidak Fair

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 03 Agustus 2017 | 16:12 WIB
Gagal Jadi Anggota Komnas HAM, Zainal Petir dari FPI: Tidak Fair
Calon anggota Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Zainal Abidin atau Zainal Petir. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Kemarin, panitia seleksi mengumumkan 14 calon komisioner Komnas HAM periode 2017-2022 yang nanti akan menjalani fit and proper test di DPR.

Ketua Bidang Advokasi Front Pembela Islam Jawa Tengah Zainal Abidin Petir yang gagal menjadi anggota Komnas HAM mengapresiasi. Dia percaya dengan pilihan tim panitia seleksi.

"Kalau saya mempercayakan saja pada timsel. Tim seleksinya kan orang profesional para profesor, ketika menghasilkan 14 nama yang sudah bisa dilihat oleh masyarakat terbaik untuk timsel, tapi menurut masyarakat kan ya belum tentu, yang penting kinerja nanti bagaimana," ujar Zainal kepada Suara.com, Kamis (3/8/2017).

Zainal berharap siapapun yang nanti terpilih menjadi anggota Komnas HAM untuk bekerja sebaik-baiknya dalam melindungi hak-hak dasar warga negara Indonesia.

"Yang penting mereka jangan jadi stempel pemerintah. Jangan hanya menjadi legalitas daripada pemerintah, tapi harus betul-betul melindungi hak dasar dari pada masyarakat yang termarjinalkan dan harus betul profesional harus cermat mandiri, ketika ada undang-undang yang mau di akses," kata dia.

Kecewa

Sejujurnya, Zainal kecewa karena tak lolos menjadi komisioner Komnas HAM. Zainal bercita-cita menjadikan Komnas HAM menjadi tempat yang bermartabat dan melindungi rakyat kecil.

"Kecewa jelas kecewa. Saya sudah mempersiapkan diri, saya sudah ingin bagaimana supaya Komnas HAM bisa bermartabat, bisa betul-betul melindungi rakyat kecil dengan situasi seperti ini," kata Zainal.

Khusus untuk kasusnya, Zainal merasa keputusan panitia seleksi ketika itu tidak fair. Dia mendapat kesan keputusan mereka ada intervensi dari pihak lain. Pasalnya, sehari sebelum pengumuman hasil seleksi tahapan dialog publik, ada jumpa pers dari Koalisi Penyelamat HAM yang menyebut Zainal berasal dari organisasi radikal.

"Saya nggak ngerti ketika timsel umumkan hasil seleksi dialog publik, sehari sebelumnya ada koalisi penyelamat Komnas HAM. Mereka bikin jumpa pers mengatakan Komnas HAM harus diselamatkan dari orang-orang yang akan dukung seolah-olah (kami) dari radikalisme. Menurut saya nggak fair, silahkan," kata Zainal.

Menurut Zainal seharusnya dia dinilai dari kiprah dalam bermasyarakat, bukan dilihat dari latar belakang organisasi.

"Jangan mandang FPI-nya, lihat kinerjanya nanti. Kalau ada pelanggaraan kan ada kode etik, ada mekanisme PAW, ada mekanisem untuk menggugurkan kembali ketika sudah jadi pun ada mekanisme. Jadi, jangan kemudian melakukan stigma bahwa saya Zainal FPI dan radikal, ini nggak fair," katanya

Adapun 14 calon anggota Komnas HAM, yaitu:

1. Ahmad Taufan Damanik, mantan komisioner ACWC
2. Amiruddin dari LSM
3. Antonio Pradjasto dari LSM
4. Arimbi Heroepoetri, mantan Komisioner Komnas Perempuan
5. Beka Ulung Hapsara dari LSM
6. Bunyan Saptomo mantan duta besar atau birokrat
7. Hairansyah, akademisi
8. Judhariksawan, akademisi
9. Mohammad Choirul Anam, advokat
10. Munafrizal Manan, akademisi
11. Roichatul Aswidah, petahana Komnas HAM
12. Sandrayati Moniaga, petahana Komnas HAM
13. Sondang Frishka Simanjuntak dari Badan Pekerja Komnas Perempuan
14. Sri Lestari Wahyuningroem, aktivis HAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

News | Senin, 27 April 2026 | 20:52 WIB

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:34 WIB

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:50 WIB

Nasi Hambar dan Salah Jam Makan, Peneliti Celios Temukan Banyak Siswa Buang Jatah MBG

Nasi Hambar dan Salah Jam Makan, Peneliti Celios Temukan Banyak Siswa Buang Jatah MBG

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:30 WIB

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

News | Senin, 20 April 2026 | 19:59 WIB

Tim Independen LNHAM Ungkap Dugaan Pelanggaran HAM Oleh Negara Saat Demo 2025

Tim Independen LNHAM Ungkap Dugaan Pelanggaran HAM Oleh Negara Saat Demo 2025

News | Senin, 20 April 2026 | 17:22 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB