Menakutkan! Pelihara Pitbull Sama dengan Rawat Harimau

Rizki Nurmansyah, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 08 Agustus 2017 | 12:42 WIB
Menakutkan! Pelihara Pitbull Sama dengan Rawat Harimau
Ratusan anjing jenis pitbull se-Jawa dan Bali mengikuti turnamen ketangkasan bertajuk 'Brigade Pitbull Championship' di kawasan Cibubur, Minggu (31/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Keganasan dan serangan mematikan yang dimiliki anjing jenis Pitbull sudah bukan lagi rahasia umum. Bahkan, anjing yang memiliki nama lengkap American Pitbull Terrier (APBT) itu, kabarnya sampai dilarang dipelihara di Inggris dan Selandia Baru karena dua faktor itu.

Danny, perempuan asal Surabaya yang juga pencinta anjing jenis Pitbull menjelaskan, citra menakutkan Pitbull memang sudah sejak dahulu ada di dalam masyarakat.

Bahkan, ungkapnya, masyarakat banyak yang menganggap memelihara Pitbull sama saja dengan merawat seekor Harimau.

Cerita tentang keganasan anjing jenis Pitbull belum lama ini terjadi di Indonesia. Tepatnya di Jalan Candi Penataran 10, RT 2, RW 2, Kelurahan Mojolanggu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Adalah Ramiza Bazigha yang menjadi korbannya. Bocah 8 tahun itu meninggal setelah digigit lehernya oleh anjing Pitbull peliharaan orang tuanya, Minggu (6/8/2017).

"Tanpa adanya kasus kaya gini citra dari anjing pitbull emang udah jelek kalau menurut aku. Kalau kata-kata orang awam mendengar kata anjing Pitbull pasti mereka bilang serem. Kalau udah gigit nggak bisa lepas kecuali disuruh sama pemiliknya. Pitbull sadisnya sama kaya harimau," kata Danny kepada suara.com, Selasa (8/8/2017).

Namun demikian, Danny mengatakan, tidak semua anjing Pitbull seperti banyak pandangan orang-orang. Semua tergantung dari cara pemilik merawat hewan peliharaannya itu.

Danny yang sejak kecil sudah menyukai anjing jenis Pitbull mengaku tidak pernah mengalami kejadian seperti gigitan. Sebab, dia memelihara tiga Pitbull peliharaannya layaknya merawat anak sendiri.

baca juga

"Aku sebelum punya Pitbull pernah memelihara anjing kampung, Shih Tzu, Mini Pinscher, Husky, macem-macem deh pokoknya. Tapi, aku liatnya Pitbull nggak ada bedanya sama anjing lain. Karena merawat anjing itu kaya kita punya anak aja, gimana cara kita merawatnya, ngedidiknya, dan kasih sayang ke dia. Jadi kalau dari awal didikannya baik, pasti akhirnya juga akan baik," ujarnya.

Danny pun mengakui, Pitbull merupakan anjing sangar yang memiliki kekuatan cukup besar. Pitbull bisa dididik menjadi anjing petarung atau rumahan, tergantung merawatnya.

"Kalau dibilang Pitbull itu anjing sangar, ya gimana kita ngedidiknya. Pitbull itu bisa jadi anjing petarung dan aku akuin dia sadis banget kalau gigit karena dia punya rahang yang kuat diantara anjing jenis lainnya. Tapi kalau ngedidiknya buat jadi anjing rumahan dia bakal nurut, kok. Bahkan di luar negeri banyak yang ngebiarin Pitbull main sama anaknya, malah sama bayi," jelasnya.

Menurut informasi yang diterima Suara.com dari kepolisian setempat, ihwal kejadian nahas Ramiza digigit Pitbull saat sedang asyik bermain boneka di lantai dua rumahnya. Dia bermain didampingi nenek.

Saat bermain, tiba-tiba bonekanya jatuh ke kandang pitbull berusia empat tahun. Boneka mengenai kepala anjing yang sedang tidur.

Melihat mainannya jatuh, Ramiza pun turun untuk mengambilnya dari kandang piaraan orang tuanya.

Alangkah kaget, anjing yang lehernya masih terikat tersebut langsung menyerang Ramiza dan menggigit bagian leher serta mencakar muka hingga meninggal dunia.

Mengetahui kejadian ini, nenek korban langsung teriak-teriak, sekalian minta tolong tetangga sekitar.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke kantor polisi. Sekitar pukul 16.20 WIB, anggota Polsekta Lowokwaru dan Unit Inafis Polres Malang Kota mendatangi tempat kejadian perkara.

Sementara, jenazah korban dilarikan ke kamar mayat RSSA guna visum.

Anjing pitbull tersebut biasanya bermain dengan korban. Tapi karena waktu itu sama-sama terkejut, menyebabkan anjing menyerang Ramiza.

Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas Unit K 9 mengevakuasi anjing Pitbull untuk diamankan ke Mako Mapolresta Malang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertanda Baik atau Buruk? Ini Arti Mimpi Digigit Anjing di Tangan Kiri

Pertanda Baik atau Buruk? Ini Arti Mimpi Digigit Anjing di Tangan Kiri

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:00 WIB

A Dog's Perfect Christmas: Kisah Anjing Bantu Keluarga Pulih dari Duka

A Dog's Perfect Christmas: Kisah Anjing Bantu Keluarga Pulih dari Duka

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Sudin KPKP Jaksel Ancam Ambil Anjing yang Dilepasliarkan Pemilik

Sudin KPKP Jaksel Ancam Ambil Anjing yang Dilepasliarkan Pemilik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Viral Anjing Berkeliaran dan Diduga Serang Kucing di Jagakarsa, Sudin KPKP Beri Peringatan

Viral Anjing Berkeliaran dan Diduga Serang Kucing di Jagakarsa, Sudin KPKP Beri Peringatan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin Tren Baru Akhir Pekan Bareng Anjing Kesayangan

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin Tren Baru Akhir Pekan Bareng Anjing Kesayangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Vaksinasi Anjing dan Kucing Gratis, Menuju Indonesia Zero Rabies 2030

Vaksinasi Anjing dan Kucing Gratis, Menuju Indonesia Zero Rabies 2030

Video | Selasa, 29 September 2026 | 21:05 WIB

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Wombat Waiting: Kisah Anjing yang Tak Pernah Berhenti Menunggu

Wombat Waiting: Kisah Anjing yang Tak Pernah Berhenti Menunggu

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 18:00 WIB

Ulasan Film Gohan, Kisah Seekor Anjing yang Mengajarkan Arti Rumah

Ulasan Film Gohan, Kisah Seekor Anjing yang Mengajarkan Arti Rumah

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×