80 Peneliti dari 13 Negara Bahas Bahaya Radikalisme Agama

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 08 Agustus 2017 | 19:25 WIB
80 Peneliti dari 13 Negara Bahas Bahaya Radikalisme Agama
Sebanyak 44 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Barat mengadakan deklarasi antiradikalisme yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/7). (Antara)

Agustus ini, kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali dibanjiri puluhan peneliti dari berbagai negara. Bertempat di Gedung FISIP UIN, selama dua hari, dalam 23 panel terpisah, mereka membahas ancaman dan bahaya radikalisme keagamaan di Asia Tenggara. “Jangan sampai peristiwa tragis di Marawi (Filipina) terjadi di wilayah lain, apalagi Indonesia,” demikian salah satu pesan kuat para peneliti dalam konferensi internasional yang digelar PPIM UIN Jakarta pada Selasa hingga Kamis (8-10/8/2017).

Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE dalam pidato dan sambutannya kepada para pembicara dan peserta, mengatakan konferensi kali ini terasa spesial karena para pembicara yang hadir merupakan pakar terkemuka dalam isu-isu keagamaan kontemporer di Indonesia dan ASEAN, seperti Prof. Imtiyaz Yusuf (Mahidol University, Thailand), Dr. Sidney Jones (Institute for Policy Analysis of Conflict, IPAC) dan Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, MA (Independent Permanent Human Rights Commission/IPHRC). “Juga, tema konferensi yang membahas gerakan keagamaan radikal bukan hanya relevan, tapi sangat penting bagi masa depan agama dan kemanusiaan di ASEAN.” Prof. Azra merupakan perintis dan Editor-in-Chief jurnal Studia Islamika sejak 1994.

Perhatian dan keterlibatan para akademisi terhadap berbagai isu keagamaan yang terjadi di kawasan ini, khususnya yang terkait dengan radikalisme agama, menjadi sangat penting. Apalagi dalam perkembangan paling mutakhir, seperti kasus di Marawi Filipina Selatan, sel-sel gerakan radikalisme agama cenderung menguat di kawasan ini.



Menurut Prof. Dr. Oman Fathurahman, managing editor Jurnal Studia Islamika, sejak awal berdirinya pada 1994, jurnal ini konsisten menjadi corong yang menjelaskan dinamika serta perkembangan Islam Indonesia/Asia Tenggara melalui karya yang berbasis pada penelitian. Konferensi kali ini menghadirkan tema “Southeast Asian Islam: Religious Radicalism, Democracy, and Global Trends”, upaya Studia Islamika menghadirkan respon para akademisi dalam dan luar negeri terutama yang terkait dengan gerakan-gerakan radikal atas nama agama.

“Melalui presentasi para pemakalah dan peserta Konferensi ini, diharapkan bahwa pengetahuan tentang karakter Islam Indonesia/Asia Tenggara yang multikultural, moderat (wasathiyah), dan membawa rahmatan lil ‘alamin dapat lebih dieksplorasi,” demikian menurut Profesor ahli Filologi Islam ini.

Di tempat terpisah, Dr. Saiful Umam, Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta,menyampaikan pesan pentingnya isu radikalisme agama ini dicermati secara serius. Konferensi ini merupakan bukti nyata bahwa para sarjana dan akademisi dunia sangat menaruh perhatian terhadap dan ingin berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik di Indonesia dan ASEAN.

"Konferensi seperti ini menjadi ajang para sarjana untuk berbagi perspektifnya dalam melihat dinamika dan perkembangan Islam Indonesia/Asia Tenggara, serta berdiskusi bersama untuk menemukan akar masalah dan solusi altenatifnya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Perayaan ASEAN50

Jelang Perayaan ASEAN50

Foto | Selasa, 08 Agustus 2017 | 18:11 WIB

HUT Emas ASEAN, Kemendikbud Gelar Festival Budaya Panji

HUT Emas ASEAN, Kemendikbud Gelar Festival Budaya Panji

Lifestyle | Minggu, 06 Agustus 2017 | 21:01 WIB

Berpikir Kritis dan Kreatif di "ASEAN Literary Festival 2017"

Berpikir Kritis dan Kreatif di "ASEAN Literary Festival 2017"

Lifestyle | Minggu, 06 Agustus 2017 | 20:40 WIB

Perdamaian Dunia Terancam, ASEAN Desak Korut Patuhi DK PBB

Perdamaian Dunia Terancam, ASEAN Desak Korut Patuhi DK PBB

News | Minggu, 06 Agustus 2017 | 03:28 WIB

Erick Tohir Datangi KPK

Erick Tohir Datangi KPK

Foto | Senin, 24 Juli 2017 | 15:14 WIB

Imparsial: Perppu Ormas Ancaman Serius Demokrasi dan HAM

Imparsial: Perppu Ormas Ancaman Serius Demokrasi dan HAM

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 16:58 WIB

GP Ansor: Ormas Radikal Sudah Jadi Ancaman

GP Ansor: Ormas Radikal Sudah Jadi Ancaman

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 21:53 WIB

Jokowi Pastikan Pemblokiran Telegram Hasil Pengamatan Lama

Jokowi Pastikan Pemblokiran Telegram Hasil Pengamatan Lama

News | Minggu, 16 Juli 2017 | 13:41 WIB

Kapolri: Telegram Jadi Tempat Saluran Komunikasi Favorit Teroris

Kapolri: Telegram Jadi Tempat Saluran Komunikasi Favorit Teroris

News | Minggu, 16 Juli 2017 | 10:07 WIB

Jokowi: Islam Radikal Bukan Islam Bangsa Indonesia

Jokowi: Islam Radikal Bukan Islam Bangsa Indonesia

News | Sabtu, 15 Juli 2017 | 02:07 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB