Bareskrim Polri Tangkap 6 Orang Sindikat Penyalur TKI Abu Dhabi

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Kamis, 10 Agustus 2017 | 13:02 WIB
Bareskrim Polri Tangkap 6 Orang Sindikat Penyalur TKI Abu Dhabi
Menteri Luar Negeri Menlu Retno Marsudi didampingi Ketua BNP2TKI Nusron Wahid menghadiri pertemuan yang dihadiri sebanyak 1.000 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan Diaspora di Jakarta, Selasa (11/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri berhasil menangkap enam orang tersangka pada perkara TPPO terkait penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri yang tidak sesuai prosedur.

Keenam tersangka tersebut yaitu Fadel Assagaf (39), Muliati (37), Hera Sulfawati (47), Abdul Rahman Assagaf (59), Husni Ahmad Assagaf (47) dan Abdul Badar (35).

Selain itu, Satgas TPPO Bareskrim juga berhasil mengamankan sepuluh orang calon TKI yang rencananya akan dikirim oleh tersangka ke Abu Dhabi, masing-masing akan bekerja sebagai pekerja rumah tangga.

"Sepuluh korban ini berinisial AN, AR, MY, YI, NJ, JR, NF, SW, AN dan NN," kata Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto, di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Gedung Kementerin Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/ 2017).

Adapun kronologis pengungkapan bermula pada Senin (10/7/2017) sekitar pukul 18.00 Wib. Saat itu Satgas TPPO Bareskrim bersama tim dari Kemenaker melaksanakan pengecekan di penampungan TKI di PT Nurafi Ilman Jaya, Jalan Ikan Hias, Nomor 45 Batu Ampar, Condet Jakarta Timur.

"Di TKP ditemukan sepuluh calon TKI yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah dengan tujuan Abu Dhabi. Mereka akan dipekerjakan sebagai PRT," ujar Ari.

Dari hasil pengecekan di TKP, tim berhasil mengamankan pegawai PT NIJ Atas nama Hera Zulfawati. Dan dalam pengembangannya, tim juga mengamankan tersangka atas nama Muliati sebagai admin dan Fadel Assagaf sebagai penanggung jawab PT NIJ. Dalam pengembangan selanjutnya, tim menangkap tersangka Abdul Rahman Assagaf sebagai pengurus visa di kedutaan Abu Dhabi dan tersangka Husni Ahmad Assagaf sebagai Direktur PT NIJ.

"Kemudian tim juga melaksanakan penggeledahan di klinik Bakthir Medical Center di Jalan Cililitan, Jakarta Timur pada hari Selasa, 8 Agustus 2017 pukul 11.30 WIB," tutur Ari.

Satgas TPPO Bareskrim berhasil mengamankan barang bukti berupa 29 paspor, 10 visa ke Timur Tengah, transaksi keuangan atas nama Fadel Assagaf, Muliati, Abdul Rahman, Abdul Badar, dan atas nama Husni Ahmad Assagaf.

Selain itu, Satgas TPPO Bareskrim juga mengamankan barang bukti 46 formulir pendaftaran calon TKI ke Timur Tengah, HP 9 buah, dokumen PT Nurafi Ilman Jaya, 1 unit kendaraan R4 merk APV, 5 unit CPU pendaftaran korban di medical, 1 buku registrasi laboratorium nama korban, 1 buku registrasi radiologi korban, 1 hasil rontgen korban, 1 lembar hasil pemeriksaan lab korban, blangko kosong hasil medical, dan blangko kosong hasil medical logo kedutaan.

"Kita juga menyita buku tabungan dan ATM Bank Mandiri atas nama Abdul Rahman Assagaf nomor rekening 1234 (disamarkan) dan
buku tabungan dan ATM Bank BCA atas nama Husni Ahmad Assagaf nomor rekening 1234 (disamarkan)," kata Ari.

Atas tindakannya, keenam tersangka disangkakan melanggar Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 Tentang Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri dan atau Pasal 10 Undang-Undang nomor 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sindikat Pedagang Anak Indonesia ke Suriah Terbongkar

Sindikat Pedagang Anak Indonesia ke Suriah Terbongkar

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 11:04 WIB

Nasdem Minta TKI Dipastikan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Nasdem Minta TKI Dipastikan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 17:14 WIB

KJRI Hongkong Antisipasi TKI Kabur Lewat Jembatan HZMB

KJRI Hongkong Antisipasi TKI Kabur Lewat Jembatan HZMB

News | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 08:03 WIB

Erwiana: Dari Penyiksaan sampai Jadi Orang Berpengaruh di Dunia

Erwiana: Dari Penyiksaan sampai Jadi Orang Berpengaruh di Dunia

wawancara | Senin, 17 Juli 2017 | 07:00 WIB

TKI Ditemukan Tewas Tergantung di Jendela Rumah Majikannya

TKI Ditemukan Tewas Tergantung di Jendela Rumah Majikannya

News | Jum'at, 14 Juli 2017 | 07:36 WIB

Pemerintah Pandang Program Rehiring untuk TKI di Malaysia Gagal

Pemerintah Pandang Program Rehiring untuk TKI di Malaysia Gagal

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 16:45 WIB

Ratusan TKI Masuk ke Hutan-hutan Demi Hindari Imigrasi

Ratusan TKI Masuk ke Hutan-hutan Demi Hindari Imigrasi

News | Minggu, 09 Juli 2017 | 21:17 WIB

Dituduh Curi Tas Hermes, TKI Terancam Dipenjara di Singapura

Dituduh Curi Tas Hermes, TKI Terancam Dipenjara di Singapura

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 14:30 WIB

Cegah TPPO, Ditjen Imigrasi Tunda Tebitkan Paspor Ribuan WNI

Cegah TPPO, Ditjen Imigrasi Tunda Tebitkan Paspor Ribuan WNI

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 16:44 WIB

Terkini

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB