Sebut Kantor Kapolsek Lebih Bagus, Anggota DPR Minta Gedung Baru

Reza Gunadha, Bagus Santosa

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 14:47 WIB
Sebut Kantor Kapolsek Lebih Bagus, Anggota DPR Minta Gedung Baru
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP, Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (6/9/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - DPR RI ‘terbelah’ dalam merespons wacana  pembangunan apartemen khusus wakil rakyat, yang digulirkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri menilai, DPR harus membangun apartemen sebagai tempat tinggal anggotanya. Apartemen ini bisa dibangun di kompleks parlemen dengan tujuan meng‎hemat anggaran anggota dan memangkas jarak tempuh dari kediaman ke kantor.

Wacana ini muncul karena adanya informasi kenaikan anggaran DPR untuk tahun anggaran 2018 yang mencapai Rp7,2 triliun.

Sementara anggota Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan, wacana ini lebih baik ditu‎nda karena bukan prioritas utama.

Sekretaris Jenderal PPP ini menuturkan, ketimbang membangun apartemen, DPR lebih baik membangun gedung baru untuk kantor legislator.

"‎Bagi PPP yang perlu diadakan adalah gedung kantor DPR. Yang paling prioritas perlu dilakukan adalah gedung kantor. Dibangun sesuai dengan standar pemerintah saja. Kalau tidak bisa, ya direnovasi," kata Arsul di DPR, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Ia mengklaim, kantor DPR kekinian sudah tidak layak. Selain ruangannya yang tidak mumpuni, Arsul juga mengeluhkan lift tak lagi bisa dioperasionalkan secara baik.

"Jadi perlu gedung lagi. Supaya beban gedung ini tidak berlebihan. Lihat, ruangan anggota DPR dibanding ruang kapolsek bagus mana? Ruang anggota komisi III sama kantor Kapolsek tanah abang atau Kapolsek Kebayoran bagus mana? Itu saja," tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Terjebak Macet, Fahri Usul Apartemen Khusus Anggota DPR

Sering Terjebak Macet, Fahri Usul Apartemen Khusus Anggota DPR

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 11:47 WIB

Bawa Perempuan Lain saat Dilantik, Anggota DPR RI Digugat Istri

Bawa Perempuan Lain saat Dilantik, Anggota DPR RI Digugat Istri

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 11:57 WIB

Fahri Hamzah Harap Novanto Tak 'Ngotot' Pimpin Sidang Tahunan DPR

Fahri Hamzah Harap Novanto Tak 'Ngotot' Pimpin Sidang Tahunan DPR

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 21:36 WIB

Fahri Samakan Kasus Viktor dengan 'Papa Minta Saham' Novanto

Fahri Samakan Kasus Viktor dengan 'Papa Minta Saham' Novanto

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:08 WIB

Diprotes, Akankah Setnov Jadi Pembaca Teks Proklamasi?

Diprotes, Akankah Setnov Jadi Pembaca Teks Proklamasi?

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 12:50 WIB

KPK OTT di Pamekasan, Fahri: Dikasih Meriam Cuma Tembak Perkutut

KPK OTT di Pamekasan, Fahri: Dikasih Meriam Cuma Tembak Perkutut

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 08:05 WIB

Komentari Dana Haji, Fahri Hamzah Dirisak Warganet

Komentari Dana Haji, Fahri Hamzah Dirisak Warganet

News | Senin, 31 Juli 2017 | 13:33 WIB

Fahri Hamzah: Dana Haji untuk Infrastruktur, Dilaknat Allah

Fahri Hamzah: Dana Haji untuk Infrastruktur, Dilaknat Allah

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2017 | 18:41 WIB

Keluar dari Pansus Angket, Fahri Anggap Gerindra Walk Out

Keluar dari Pansus Angket, Fahri Anggap Gerindra Walk Out

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 14:39 WIB

Fahri Hamzah Kembali Sindir KPK: 'Malaikat' kok Makan Uang

Fahri Hamzah Kembali Sindir KPK: 'Malaikat' kok Makan Uang

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:41 WIB

Terkini

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

×