Tega! Bocah 2 Tahun Disekap Orangtuanya, Dibekali Nasi dan Kecap

Yazir Farouk | Rinaldi Aban | Suara.com

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 06:15 WIB
Tega! Bocah 2 Tahun Disekap Orangtuanya, Dibekali Nasi dan Kecap
Ilustrasi kekerasan pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah jadi kewajiban bagi para orangtua untuk memberikan perlindungan untuk anak-anak mereka. Namun, hal tersebut sepertinya tak didapat oleh tiga orang kakak beradik asal Malaysia ini. Kisah mereka ditelantarkan oleh orangtua sendiri sedang viral di media sosial.

Dilansir dari laman worldofbuzz, anak-anak malang itu ditemukan terkunci atau disekap di dalam sebuah kamar sewa di Larkin Perdana, Johor Baru, Malaysia. Mereka yang baru berusia dua sampai enam tahun itu hanya dibekali nasi dan kecap. Mereka juga tak mandi selama beberapa hari.

Worldofbuzz menulis mereka ditinggal bekerja oleh kedua orangtuanya. Penderitaan ketiga anak malang itu berakhir setelah tetangga mendengar suara mereka.

Departemen Kesejahteraan dan petugas kepolisian setempat sampai turun tangan. Mereka bertindak berdasarkan undang-undang yang berlaku di Malaysia.

"Anak-anak dibiarkan dengan sedikit makanan dan sedikit pakaian," kata Normawarni Mahat, seorang petugas Departemen Kesejahteraan usai menemui anak-anak di kamar sewa tersebut.

Sementara itu, New Straits Times melaporkan ayah dan ibu mereka membantah telah melakukan penelantaran . Mereka berdalih sudah menitip anak-anak kepada tetangga sebelum pergi bekerja.

Si ayah bilang, pada saat kejadian, dia memang tak ada di rumah karena harus menghadiri kursus selama dua hari di sebuah pabrik bersama istrinya.

"Ketika kami kembali jam 8 malam (3 Agustus), saya menemukan ketiga anak kami hilang dan diberitahu oleh tetangga bahwa mereka sudah dibawa," kata si ayah.

"Anak bungsu saya, yang berusia 8 bulan, ditinggalkan dengan pengasuh bayi di Kampung Melayu Majidee. Kami meninggalkan tiga anak, berusia antara 2 dan 6, karena tetangga, yang kami anggap sebagai 'saudara perempuan', secara sukarela merawat mereka," ujar si ayah melanjutkan.

Dia juga mengklaim bahwa tetangganya sudah tahu mengenai kepergian mereka.

"Sebelum berangkat jam 7 pagi, istri saya menyiapkan makanan untuk anak-anak, tapi tidak memandikannya karena masih terlalu dini dan mereka masih tidur saat itu," kata si ayah.

Anak-anak saat ini masih berada di tangan Departemen Kesejahteraan sambil menunggu proses penyelidikan.

Menurut Kepala Polisi Johor Comm Datuk Seri Ahmad Najmuddin orangtua anak-anak itu bisa dijerat berdasarkan Bagian 3 Undang Undang Anak tahun 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terima Menlu Malaysia, Jokowi Minta Turunkan Biaya Pemutihan TKI

Terima Menlu Malaysia, Jokowi Minta Turunkan Biaya Pemutihan TKI

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 17:56 WIB

Lahir di Mobil, Bayi Lucu Ini Seumur Hidup Gratis Naik Grab Taksi

Lahir di Mobil, Bayi Lucu Ini Seumur Hidup Gratis Naik Grab Taksi

Otomotif | Selasa, 08 Agustus 2017 | 13:44 WIB

Dianggap Meresahkan, Malaysia Investigasi Kelompok Republik Ateis

Dianggap Meresahkan, Malaysia Investigasi Kelompok Republik Ateis

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 12:46 WIB

Melawan saat Digerebek, BNN Tembak Mati Warga Malaysia

Melawan saat Digerebek, BNN Tembak Mati Warga Malaysia

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 08:48 WIB

Selundupkan Sabu, BNN Tembak Mati Warga Malaysia

Selundupkan Sabu, BNN Tembak Mati Warga Malaysia

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 08:40 WIB

Merasa Dibuntuti, Penyelundup 1 Ton Sabu Sempat ke Malaysia

Merasa Dibuntuti, Penyelundup 1 Ton Sabu Sempat ke Malaysia

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 16:58 WIB

'Inpres SBY soal Perlindungan Anak Kurang Menggelegar'

'Inpres SBY soal Perlindungan Anak Kurang Menggelegar'

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 16:38 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB