Untuk Ritual Pemujaan Setan, Ibu Hamil Dibakar Hingga Jadi Abu

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 20 Agustus 2017 | 06:15 WIB
Untuk Ritual Pemujaan Setan, Ibu Hamil Dibakar Hingga Jadi Abu
Ilustrasi tengkorak kepala. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan hamil di Argentina diduga menjadi korban ritual pemujaan setan. Abu perempuan tersebut ditemukan di sebuah tempat tanah kosong.

Dilansir dari Metro, Fernanda Pereyra (26) disinyalir ditikam hingga tewas lalu di bakar. Saking panasnya api, jenazah perempuan malang itu tidak tersisa. Yang tertinggal hanya kalung sang perempuan.

Abu Pereyra, yang sedang hamil enam bulan saat dibunuh, ditemukan di sebuah kilometer enam Rute 6 di kota Rincon de los Sauces, Argentina. Penyidik menduga, tiga angka enam yang ada di seputar kematian Pereyra mewakili 666, angka yang kerap dikait-kaitkan dengan lambang iblis.

Penyidik juga mengatakan, pelaku menggunakan banyak sekali bensin. Tujuannya, untuk membuat jenazah perempuan itu habis.

Korban diduga dibawa menggunakan sebuah kendaraan jenis Renault Kangoo. Saat ditemukan penyidik, kendaraan tersebut sudah dibersihkan. Namun, penyidik masih dapat menemukan jejak darah dan rambut korban, demikian disampaikan jaksa penuntut umum Agustin Garcia dan Fabian Flores.

Polisi telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan Pereyra. Mereka antara lain, mantan kekasih Pereyra, Luciano Hernandez, dan dua rekannya, Osvaldo Castillo dan Diego Marillan.

Para tersangka juga diduga terlibat dengan perdagangan obat terlarang. Mereka juga disinyalir mempraktikkan pemujaan terhadap setan dan menganut sebuah agama misterius dari Afrika.

Penyidik kepolisian menyebut, ritual yang diduga dilakukan para tersangka mengikutsertakan nama "San La Muerte", sosok santo pelindung para pengedar obat terlarang, serta "Destranca Rua", mahluk halus yang memiliki kaitan dengan "Kimbanda", sebuah kepercayaan asal Angola, Afrika.

Petugas yang menggeledah rumah seorang tersangka mengaku menemukan musik setan dan gambar-gambar trisula dan perempuan terbakar. Seekor domba yang ada di halaman rumah juga diyakini digunakan para tersangka dalam ritual mereka.

Sang korban, Pereyra, dilaporkan mengalami kekerasan lain sebelum dibunuh. Mantan kekasihnya, Ademar Maraguel, yang juga ayah dari satu dari tiga anaknya, pernah memukuli Pereyra secara brutal saat Pereyra mengambil uang dari ATM.

Dua tahun kemudian, Pereyra menjadi saksi pembunuhan remaja bernama Franco Orellano oleh seorang pengedar obat terlarang. Setelah insiden tersebut, Pereyra menerima beberapa ancaman pembunuhan. Namun polisi yakin hal itu tidak terkait dengan pembunuhan Pereyra. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB