KPK Tunggu Penerima Suap e-KTP Kembalikan Duit

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 23 Agustus 2017 | 21:42 WIB
KPK Tunggu Penerima Suap e-KTP Kembalikan Duit
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi tidak hanya mengejar pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik. KPK juga akan fokus dalam mengembalikan uang negara yang telah dirugikan karena proyek bermasalah tersebut.

"Penyidik menyampaikan bahwa terkait dengan upaya pengembalian uang kerugian negara atau pemulihan uang negara yang diduga telah dirugikan dalam kasus KTP elektronik ini menjadi salah satu konsen bagi kita," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/2017).

Menurut Febri kerugian keuangan hingga Rp2,3 triliun menjadi alasan KPK fokus untuk melakukan hal tersebut. Karena itu, KPK akan melakukan identifikasi dengan cara lebih terinci kepada pihak-pihak yang diduga telah menikmati aliran dana terkait KTP elektronik tersebut.

"Dan juga kita mengindentifikasi lebih jauh aset-aset yang dimiliki baik oleh tersangka sebelumnya atau pun pihak-pihak lain yang kita pandang terkait dengan dengan proyek ini," kata Febri.

Mantan Aktivis Indonesia Corruption Watch tersebut mengatakan yang dilakukan KPK saat ini adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari saksi yang diperiksa di gedung KPK. Sebab, dari situ nanti KPK dapat menemukan informasi yang berguna.

"Kita juga terus melakukan upaya pencarian data dan informasi yang ada," kata Febri.

Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, dua orang yang dijerat KPK dan telah divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, sejumlah nama dan perusahaan disebut mendapatkan dana dari proyek tersebut.

Sejumlah nama berasal dari anggota Komisi II DPR saat proyek berlangaung seperti Arief Wibowo, Chaeruman Harahap, Ganjar Pranowo, Agun Gunandjar Sudarsa, Mustoko Weni, Ignatius Mulyono, Taufik Effendi, Teguh Juwarno. Selain itu ada juga anggota DPR lainnya seperti Anas Urbaningrum, Melcias Marcus Mekeng, Olly Dondokambey, Tamsil Linrung, dan Mirwan Amir.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temuan Pansus Angket KPK Mengarah kepada Revisi UU KPK

Temuan Pansus Angket KPK Mengarah kepada Revisi UU KPK

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 18:55 WIB

Respon Fahri, KPK: Kami Bisa Kerja Maksimal dengan UU yang Ada

Respon Fahri, KPK: Kami Bisa Kerja Maksimal dengan UU yang Ada

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 18:15 WIB

Masinton Kritik KPK Mendua Soal Undangan Rapat dengan DPR

Masinton Kritik KPK Mendua Soal Undangan Rapat dengan DPR

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:41 WIB

Pansus Angket KPK: Presiden Jokowi Bisa Saja Dipanggil

Pansus Angket KPK: Presiden Jokowi Bisa Saja Dipanggil

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:28 WIB

Ketua Pansus Sebut Ketua KPK Galau dan Ketakutan

Ketua Pansus Sebut Ketua KPK Galau dan Ketakutan

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 15:43 WIB

Periksa Sekda Kota Malang, KPK Ambil Sampel Suara

Periksa Sekda Kota Malang, KPK Ambil Sampel Suara

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 14:59 WIB

Fahri: Sebaiknya Presiden Siapkan Perppu KPK

Fahri: Sebaiknya Presiden Siapkan Perppu KPK

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 13:32 WIB

Fahri Hamzah Minta Pansus Angket KPK Panggil Presiden Jokowi

Fahri Hamzah Minta Pansus Angket KPK Panggil Presiden Jokowi

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 12:23 WIB

Kebut Telisik Peran Setnov di Kasus KTP-el, KPK Periksa 7 Saksi

Kebut Telisik Peran Setnov di Kasus KTP-el, KPK Periksa 7 Saksi

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 11:19 WIB

Terkini

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:27 WIB

Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah

Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 13:26 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Bukti, Putusan MK Soal UU Sadap Diabaikan 20 Tahun

Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Bukti, Putusan MK Soal UU Sadap Diabaikan 20 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:23 WIB

Respons Prabowo soal Dugaan Penyadapan: Prihatin, Tak Menyangka Orang Kepercayaannya Terseret Kasus

Respons Prabowo soal Dugaan Penyadapan: Prihatin, Tak Menyangka Orang Kepercayaannya Terseret Kasus

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:23 WIB

Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak

Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:20 WIB

Mahfud MD Tak Habis Pikir HP Prabowo Disadap Listyo: Kejahatan Terjahat Sepanjang Sejarah Polri

Mahfud MD Tak Habis Pikir HP Prabowo Disadap Listyo: Kejahatan Terjahat Sepanjang Sejarah Polri

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:16 WIB

Mari Jaga Hutan Papua, Swasembada Energi atau Kedok Ekspansi Korporasi?

Mari Jaga Hutan Papua, Swasembada Energi atau Kedok Ekspansi Korporasi?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:15 WIB

Nyaris Dua Tahun Sadap Prabowo, Berapa Lama Listyo Sigit Menjabat Kapolri?

Nyaris Dua Tahun Sadap Prabowo, Berapa Lama Listyo Sigit Menjabat Kapolri?

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:14 WIB

×