MUI Minta Myanmar Hentikan Kekerasan ke Rohingya

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 02 September 2017 | 22:01 WIB
MUI Minta Myanmar Hentikan Kekerasan ke Rohingya
Seorang perempuan etnis Rohingya menggendong bayinya setelah tiba di kota Yathae Taung, Rakhine, Myanmar, setelah kabur dari desanya yang diserbu militer, 26 Agustus 2017. [Wai Moe/AFP]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia mendukung langkah pemerintah terkait kunjungan tersebut dan meminta Menteri Retno dan pemerintah Indonesia untuk secara serius mendesak pemerintah Myanmar.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan tokoh demokrasi Myanmar sekaligus tokoh peraih Nobel Perdamaian karena perjuangan anti-kekerasan untuk demokrasi dan hak asasi manusia, Aung San Suu Kyi dan petinggi Militer Myanmar di Yangon, Myanmar, Senin (4/9/2017) mendatang.

"MUI meminta pemerintah Indonesia secara serius mendesak pemerintah Myanmar, pertama mengembalikan keamanan di daerah Rakhine State. Menghormati hak-hak masyarakat terutama penduduk yang beragama Islam," ujar Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/9/2017).

MUI kata Abbas juga meminta pemerintah Indonesia menghentikan segala bentuk tindak kekerasan yang dilakukan oleh pemerintah dan militer Myanmar terhadap penduduk dan umat Islam di Rakhine dan di daerah lainnya di Myanmar.

"Melindungi seluruh penduduk yang ada di Myanmar dan hak-haknya tidak hanya bagi mereka yang beragama Islam tapi juga yang lainnya," kata dia.

Tak hanya itu, MUI juga meminta pemerintah Indonesia memberi akses kepada lembaga kemanusiaan internasional dan Indonesia untuk memberikan bantuan masyarakat yang menjadi korban kekerasan.

"Memberi akses kepada lembaga kemanusiaan internasional dan dari Indonesia untuk masuk ke Rakhine State bagi memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat yang telah menjadi korban kekerasan dan yang hidup dan kehidupan mereka merasa terancam," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 400 orang tewas dalam pertempuran antara militer dan masyarakat Myanmar dengan etnis Rohingnya. Sekitar 38 ribu orang Rohingya telah menyeberang ke Bangladesh dari negara tetangga, Myanmar.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menag: Muslim Rohingya Harus Diberikan Perlindungan

Menag: Muslim Rohingya Harus Diberikan Perlindungan

News | Sabtu, 02 September 2017 | 21:07 WIB

YLBHI: Persekusi terhadap Rohingya Harus Dihentikan

YLBHI: Persekusi terhadap Rohingya Harus Dihentikan

News | Sabtu, 02 September 2017 | 20:46 WIB

Konflik Rohingya Semakin Memburuk Lantaran Foto dan Berita Hoaks

Konflik Rohingya Semakin Memburuk Lantaran Foto dan Berita Hoaks

News | Sabtu, 02 September 2017 | 20:22 WIB

Berburu Rohingya, Kebencian Agama atau Perampasan Lahan?

Berburu Rohingya, Kebencian Agama atau Perampasan Lahan?

News | Sabtu, 02 September 2017 | 19:46 WIB

Setara: Indonesia Harus Pelopori Invervensi Kemanusiaan Rohingya

Setara: Indonesia Harus Pelopori Invervensi Kemanusiaan Rohingya

News | Sabtu, 02 September 2017 | 18:31 WIB

Pengkhianatan Aung San Suu Kyi terhadap Nobel Perdamaian

Pengkhianatan Aung San Suu Kyi terhadap Nobel Perdamaian

News | Sabtu, 02 September 2017 | 17:16 WIB

PDIP Desak Pemerintah Segera Beri Bantuan Kemanusiaan Rohingya

PDIP Desak Pemerintah Segera Beri Bantuan Kemanusiaan Rohingya

News | Sabtu, 02 September 2017 | 16:52 WIB

DPR Desak Indonesia Putus Kerjasama dengan Myanmar

DPR Desak Indonesia Putus Kerjasama dengan Myanmar

News | Sabtu, 02 September 2017 | 15:57 WIB

Bocah dan Perempuan Rohingya yang Lelah Berlari...

Bocah dan Perempuan Rohingya yang Lelah Berlari...

News | Sabtu, 02 September 2017 | 15:43 WIB

Terkini

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×