KPK Akan Temui Kapolri untuk Bahas Laporan Aris ke Novel

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 08 September 2017 | 13:25 WIB
KPK Akan Temui Kapolri untuk Bahas Laporan Aris ke Novel
Aris Budiman (kiri) dan Novel Baswedan (kanan). [Suara.com/kolase]

Suara.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi berencana menemui Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Hal itu untuk membahas permasalahan yang melibatkan dua pegawai KPK, Direktur Penyidikan Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman dengan penyidik Novel Baswedan.

"Ya nanti kita cari waktu yang tepat untuk koordinasi lebih lanjut antar-institusi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (8/9/2017).

Perseteruan keduanya muncul ke publik, ketika Aris hadir dalam rapat Panitia Khusus Hak Angket DPR terhadap KPK. Aris mengungkapkan adanya friksi di tubuh lembaga antirasuah itu. Dua mengaku kesulitan menjalankan tugasnya, karena ada kelompok-kelompok yang kerap menghalangi langkahnya mengambil kebijakan.

Selain itu, Aris menyampaikan ada sosok powerfull di dalam KPK, yang bisa mempengaruhi kebijakan pimpinan KPK. Sosok tersebut adalah Novel, yang telah diakui Aris dalam rapat Pansus Angket KPK.

Perseteruan semakin jelas, ketika Aris melaporkan Novel atas dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Aris mempermasalahkan surat elektronik berisi protes yang dikirim Novel, selaku Ketua Wadah Pegawai KPK terkait proses rekrutmen penyidik.

Febri mengatakan selain membahas hal tersebut, KPK juga ingin berkoordinasi tentang penanganan kasus penyerangan air keras terhadap Novel. Kasus yang ditangani Polda Metro itu, hingga kini belum ada titik terangnya.

"Kalau untuk penyerangan Novel tentu kita sejak awal berharap pelakunya segera ditemukan. Itu salah satu poin yang akan kita koordinasikan lebih lanjut," katanya.

Febri menegaskan hubungan kedua lembaga penegak hukum berjalan baik. Komunikasi antarpimpinan KPK-Polri bakal dilakukan dengan menggelar pertemuan.

"Hubungan KPK dengan Polri baik-baik saja, komunikasi tentu akan kita lakukan," kata Febri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laporan Aris Dituding untuk Singkirkan Novel, Ini Reaksi Polisi

Laporan Aris Dituding untuk Singkirkan Novel, Ini Reaksi Polisi

News | Kamis, 07 September 2017 | 20:27 WIB

Aris Vs Novel, Ada Kemungkinan Polisi Periksa Pimpinan KPK

Aris Vs Novel, Ada Kemungkinan Polisi Periksa Pimpinan KPK

News | Kamis, 07 September 2017 | 17:33 WIB

Istri Novel Tunggu Kesempatan Bisa Ucapkan Terimakasih ke Jokowi

Istri Novel Tunggu Kesempatan Bisa Ucapkan Terimakasih ke Jokowi

News | Kamis, 07 September 2017 | 15:35 WIB

Polisi Menduga Email Novel Dikirim ke Wadah Pegawai KPK

Polisi Menduga Email Novel Dikirim ke Wadah Pegawai KPK

News | Kamis, 07 September 2017 | 14:35 WIB

Aris Vs Novel, Polisi Kembali Periksa Pegawai KPK

Aris Vs Novel, Polisi Kembali Periksa Pegawai KPK

News | Kamis, 07 September 2017 | 11:39 WIB

Tak Lama Lagi, KPK Putuskan Sikap tentang Aris Budiman

Tak Lama Lagi, KPK Putuskan Sikap tentang Aris Budiman

News | Kamis, 07 September 2017 | 10:30 WIB

Dilaporkan Dua Pejabat Polri, Novel Belum Pulang ke Indonesia

Dilaporkan Dua Pejabat Polri, Novel Belum Pulang ke Indonesia

News | Kamis, 07 September 2017 | 10:19 WIB

Lagi, Pejabat Polisi Laporkan Novel Baswedan

Lagi, Pejabat Polisi Laporkan Novel Baswedan

News | Rabu, 06 September 2017 | 18:21 WIB

Ungkap Penyiram, Periksa Koruptor yang Pernah 'Digarap' Novel

Ungkap Penyiram, Periksa Koruptor yang Pernah 'Digarap' Novel

News | Rabu, 06 September 2017 | 17:35 WIB

Terkini

Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3

Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:20 WIB

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB

Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:10 WIB

Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan

Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:55 WIB

DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:54 WIB

Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional

Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:35 WIB

Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI

Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:33 WIB

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:15 WIB

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:10 WIB

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:02 WIB