Gunung Agung Awas, Warga Enggan Mengungsi, Mengapa?

Chaerunnisa | Suara.com

Selasa, 26 September 2017 | 06:12 WIB
Gunung Agung Awas, Warga Enggan Mengungsi, Mengapa?
Gunung Agung. (Antara)

Banjar Temukus, Desa Besakih, yang terdiri atas 200 kepala keluarga itu sebagian besar merupakan petani pemelihara sapi dan perkebunan bunga gumitir untuk memenuhi kebutuhan ritual yang digelar umat Hindu.

Wayan Pasek mengaku ikhlas tidak mempermasalahkan sapi peliharaannya dijual murah daripada nanti ketika terjadi bencana semuanya akan hilang. Hal itu juga dilakukan beberapa tetangganya.

Desa Besakih, termasuk pura terbesar umat Hindu di Bali itu berada dalam radius 6 km dari Gunung Agung yang kini sudah seluruhnya mengungsi ke 126 titik di delapan kabupaten dan satu kota di Bali.

Sementara itu, Oka Mantara, warga dari Desa Jehem, Kabupaten Bangli, sekitar 12 km barat Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem mengusulkan ternak piaraan masyarakat di daerah rawan bencana ikut dievakuasi.

Pihaknya memiliki lahan yang cukup luas yangdapat dimanfaatkan secara cuma-cuma untuk menampung ternak milik para pengungsi daerah rawan bencana.

Dengan demikian, ternak piaraan masyarakat tidak perlu dijual murah dan tidak harus bertahan di daerah rawan bencana yang mempunyai risiko tinggi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho yang berada di Bali sejak awal September 2017, pada saat aktivitas Gunung Agung mulai meningkat, menilai rasa solidaritas sesama masyarakat Bali sangat tinggi yang ditunjukkan dengan banyak warga yang menawarkan rumah dan bangunannya sebagai tempat pengungsian.

Seorang warga Pejeng timur, Kabupaten Gianyar, misalnya, bisa menampung pengungsi 50 orang. Dia menyiapkan fasilitas air bersih, tempat tidur, dan makanan sehari-hari.

Demikian pula, I Nyoman Suardika di Kabupaten Klungkung menyediakan tempat penampungan ternak di Besang Kawan untuk para pengungsi secara gratis.

Selain itu, dia juga menyediakan tempat pengungsian di dekat kediamannya untuk kapasitas 30 orang sehingga pengungsi yang membawa ternak sapi bisa mencari pakan ternak di sekitarnya. Dengan demikian, pengungsi tidak perlu menjual ternaknya secara murah.

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri mengatakan bahwa pemkab setempat mengupayakan membeli ribuan hewan ternak milik para pengungsi untuk mencegah agar tidak dijual dengan harga murah.

Masyarakat yang tinggal di daerah pengungsian panik dan khawatir terhdap ternak piaraannya.

Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan evakuasi ternak sapi secara bertahap sejak Sabtu (23/9). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kawasan Rawan Bencana Gunung Agung

Kawasan Rawan Bencana Gunung Agung

Foto | Senin, 25 September 2017 | 19:30 WIB

BNPB Beri Keterangan Status Gunung Agung

BNPB Beri Keterangan Status Gunung Agung

Foto | Senin, 25 September 2017 | 17:20 WIB

Gunung Agung Awas, Bandara Ngurah Rai Antisipasi Kondisi Terburuk

Gunung Agung Awas, Bandara Ngurah Rai Antisipasi Kondisi Terburuk

News | Senin, 25 September 2017 | 10:45 WIB

Indra Lesmana Bantu Pengungsi Gunung Agung

Indra Lesmana Bantu Pengungsi Gunung Agung

Entertainment | Senin, 25 September 2017 | 09:29 WIB

Ratusan Anak Pengungsi Gunung Agung Mulai Bersekolah

Ratusan Anak Pengungsi Gunung Agung Mulai Bersekolah

News | Senin, 25 September 2017 | 08:26 WIB

Kawah Gunung Agung Keluarkan Uap Air

Kawah Gunung Agung Keluarkan Uap Air

News | Senin, 25 September 2017 | 07:24 WIB

Antisipasi Gunung Agung, Karang Taruna Se-Bali Bantu Pengungsi

Antisipasi Gunung Agung, Karang Taruna Se-Bali Bantu Pengungsi

News | Senin, 25 September 2017 | 06:42 WIB

Terkini

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB