PPATK Duga Aliran Dana Nikahsirri.com Tak Sampai Miliaran

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 27 September 2017 | 15:18 WIB
PPATK Duga Aliran Dana Nikahsirri.com Tak Sampai Miliaran
Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menelusuri aliran dana ‎yang didapat lama nikahsirri.com. Laporan hasil analisis keuangan yang diduga ada perputaran uang dari hasil aktivitas lama tersebut telah diserahkan PPATK kepada Polda Metro Jaya.

"Sudah disampaikan ke penyidik, ada orang yang menerima dana dan mengeluarkan dana. Itu kan harus diverifikasi dulu‎," kata Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin ditemui usai acara peluncuran buku putih tentang pencegahan pendanaan kegiatan terorisme di hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Menurut Kiagus, nilai transaksi keuangan terkait kegiatan lama nikahsirri.com itu tak terlalu besar. Paling banyak transaksinya cuma puluhan juta.

"Tidak terlalu besar (transaksi keuangan) lah, nggak sampai miliaran, ada ratusan (ribu) juga‎. Masuknya (pengiriman uang) juga kecil-kecil, ya ada satu atau dua sekitar Rp70 juta," ujar dia.

Namun dia tidak menjelaskan siapa saja nama-nama atau profesi orang yang mengirim uang untuk aktivitas di Nikahsirri.com tersebut.

‎Sebelumnya Polisi meminta PPATK ‎untuk menelusuri aliran uang yang didapat laman nikahsirri.com. Sebab, polisi menduga ada perputaran uang yang dihasilkan melalui aktivitas laman tersebut.

"Data sementara yang kami dapat, laman itu memunyai 2.700 orang klien. Tapi pemilik laman itu mengakui cuma mendapat Rp5 juta. Karenanya, kami bekerja sama dengan PPATK untuk mendalami aliran transaksinya sejak laman itu beroperasi pada 19 September,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan, Minggu akhir pekan lalu.

Laman tersebut itu menawarkan jasa pernikahan siri dan lelang keperawanan. Setiap klien yang menjadi anggota diwajibkan membayar uang Rp100 ribu. Setelah itu, klien baru bisa ‘berselancar’ mencari pasangan nikah siri.

"Setelah uangnya ditransfer, administrator laman itu akan memberikan nama alias (username) dan password untuk menggunakan fasilitas laman tersebut," ujarnya.

baca juga

Selain itu, kata dia, pengelola laman Nikahsirri.com juga mengklaim mempunyai 300 perempuan, laki-laki, penghulu, dan saksi pernikahan, untuk nikah siri. Ratusan orang itu disebut mereka sebagai mitra.

Setiap perempuan dilabeli “koin” atau harga alias mahar bagi siapa pun yang ingin menikahinya. Satu koin seharga Rp100 ribu dan pelanggan harus menyediakan uang sebesar jumlah koin yang dilabelkan pada perempuan tersebut.

"Ada perempuan yang menilai dirinya setara 200 koin, ada 300 koin,” kata dia.

Setelah cocok, klien bisa menjadwalkan pernikahan siri dengan mitra yang dipilihnya. Sejak diumumkan ke publik pada 19 September lalu, belum ada nikah siri yang terjadi dari transaksi di laman itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Telisik Transaksi Uang Lelang Keperawanan Nikahsirri.com

Polisi Telisik Transaksi Uang Lelang Keperawanan Nikahsirri.com

News | Minggu, 24 September 2017 | 22:30 WIB

Cek Aliran Dana, Polisi Telusuri Rekening Saracen

Cek Aliran Dana, Polisi Telusuri Rekening Saracen

News | Minggu, 10 September 2017 | 01:58 WIB

Pertemuan PPATK dengan Sejumlah Menteri

Pertemuan PPATK dengan Sejumlah Menteri

Foto | Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:05 WIB

PPATK Tutup 51 Rekening dan Tujuh Asuransi Milik First Travel

PPATK Tutup 51 Rekening dan Tujuh Asuransi Milik First Travel

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:02 WIB

PPATK Tunggu Polri Minta Selidiki Aliran Dana Saracen

PPATK Tunggu Polri Minta Selidiki Aliran Dana Saracen

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:21 WIB

Terungkap! Begini Aliran Duit Bos First Travel

Terungkap! Begini Aliran Duit Bos First Travel

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 15:28 WIB

Ada Rp7 Miliar Sisa Dana First Travel dari Penutupan Rekening

Ada Rp7 Miliar Sisa Dana First Travel dari Penutupan Rekening

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 13:45 WIB

Wiranto Pimpin Rapat di PPATK

Wiranto Pimpin Rapat di PPATK

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:11 WIB

Komisi III DPR Rapat Tertutup dengan PPATK, Bahas e-KTP

Komisi III DPR Rapat Tertutup dengan PPATK, Bahas e-KTP

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 22:26 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×