Untuk Tambah Anggota, Serikat Pekerja Harus Perbaiki Citra

Fabiola Febrinastri

Kamis, 28 September 2017 | 14:19 WIB
Untuk Tambah Anggota, Serikat Pekerja Harus Perbaiki Citra
Acara resepsi Harlah ke-62 Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi), di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (27/9/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, mengingatkan kepada Serikat Pekerja (SP) untuk terus menggugah kesadaran buruh akan pentingnya berserikat. Dengan makin banyak anggota, maka serikat makin kuat.

Untuk menambah jumlah anggota, Hanif menyarankan agar serikat pekerja memperbaiki citra organisasi.

“Jangan sampai muncul stigma bahwa ikut serikat pekerja atau serikat buruh hanya disuruh demonstrasi dan diungut iuran saja," katanya, dalam  sambutan yang disampaikan oleh Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industri Kemnaker,  Aswansyah, pada Resepsi Harlah ke-62 Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi), di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (27/9/2017).

Akibat stigma tersebut, saat ini para buruh mengalami penurunan gairah berserikat. Menurut Hanif, data di Kemenaker menyebutkan, pada lima tahun terakhir terjadi penurunan jumlah serikat pekerja dan penurunan jumlah anggotanya. Bila semula ada 11.852 serikat pekerja, turun menjadi 7.294, dan jika sebelumnya ada 3.414.455 buruh yang berserikat, maka kemudian menjadi 2.717.961 orang saja.

“Terjadinya penurunan anggota seperti ini harus menjadi refleksi pengurus serikat. Apakah keberadaan serikat sudah memenuhi harapan anggotanya atau belum. Citra serikat pekerja harus terus diperbaiki,” lanjut Aswansyah.

Menaker juga menyarankan agar serikat pekerja bergeser dari isu konvensional yang hanya berkutat pada masalah upah minimum.  Pasalnya, upah minimum merupakan jaring pengaman yang tidak akan pernah dapat mensejahterakan pekerja, jika tak didukung oleh instrumen kesejahteraan yang lain. Misalnya, meningkatkan keterampilan pekerja dan keluarganya, sehingga menambah produktivitas mereka.

Pada saat yang sama, pemerintah juga terus mengupayakan kesejahteraan bagi pekerja melalui skema Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, subsidi perumahan, bantuan modal usaha, dan sebagainya. Menaker juga mengingatkan agar peran organisasi serikat pekerja tidak melemah, melainkan harus fokus pada kepentingan serikat pekerja dan tak terjebak pada hal-hal yang tak terkait langsung dengan isu di luar kebutuhan pekerja.  

Menaker berharap, memasuki usia 62 tahun, Sarbumusi mampu konsisten, solid, kreatif, inovatif, dan profesional dalam memperjuangkan, melindungi, dan membela dan meningkatkan kepentingan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah Sarbumusi, Muhid Efendi, menyatakan, siap menindaklanjuti arahan Menaker.

“Sarbumusi akan memberikan warna kehidupan dan bermanfaat bagi seluruh anggota dan keluarganya,” ujarnya.  

Sekretaris Jenderal Sarbumusi, Eko Darwantoro, menambahkan, saat ini, Sarbumusi mengalami kebangkitan kedua setelah kebangkitan pertama pada kelahirannya pada 1965, di Sidoarjo. Organisasi buruh di bawah Nahdlatul Ulama (NU) ini juga terbukti mampu hidup di tiga masa, orde lama, orde baru, dan reformasi.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kemnaker dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menaker Ajak Mahasiswa Menangkan Persaingan Era Digital

Menaker Ajak Mahasiswa Menangkan Persaingan Era Digital

News | Rabu, 27 September 2017 | 09:58 WIB

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

APINDO Bentuk Pusat Arbitrase dan Mediasi Indonesia

News | Selasa, 26 September 2017 | 09:32 WIB

Soal Pelaporan Ketenagakerjaan, Perusahaan Bisa Gunakan "Online"

Soal Pelaporan Ketenagakerjaan, Perusahaan Bisa Gunakan "Online"

News | Senin, 18 September 2017 | 14:14 WIB

Terkini

Masuki Tahun ke-10, Seluruh Anggota NCT 127 Resmi Memperpanjang Kontrak

Masuki Tahun ke-10, Seluruh Anggota NCT 127 Resmi Memperpanjang Kontrak

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:21 WIB

Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri

Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:17 WIB

Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing

Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:15 WIB

Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta

Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:14 WIB

Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan

Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:13 WIB

Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar

Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:11 WIB

Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya

Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB

Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?

Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB

5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai

5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:07 WIB

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

×