Hari Pertama Anies-Sandi, Balai Kota Sepi Pengaduan Warga

Yazir Farouk | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 17 Oktober 2017 | 09:28 WIB
Hari Pertama Anies-Sandi, Balai Kota Sepi Pengaduan Warga
Petugas berjaga di meja pengaduan di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/10/2017) [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memulai hari pertamanya sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta pada Selasa (17/10/2017). Sejauh ini belum terlihat ada warga yang datang ke sana untuk mengadukan berbagai persoalan.

Anies mengatakan tetap akan menerima pengaduan warga di Balai Kota Jakarta seperti era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Bedanya, pengaduan warga akan diperluas di tingkat kecamatan dan kelurahan.

"Tentu. Kita tetap terima pengaduan warga dan juga akan aktifkan seluruh aparatur kami, kantor-kantornya bisa proses pengaduan warga," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.

Menurut Anies, pengaduan di tingkat kelurahan, kecamatan, dan wali kota akan lebih efektif. Sebab, warga tidak perlu datang pagi ke Balai Kota.

"Sehingga warga nggak selalu harus repot-repot di kantor gubernur. Tapi gubernur dan wagub tetap membuka diri," kata Anies.

Ia juga memastikan seluruh program unggulan Ahok-Djarot yang sudah dirasakan bermanfaat untuk warga akan dilanjutkan. Salah satunya menerima aduan warga.

"Kami akan jadwalkan, seperi biasanya. Yang sebelumnya tradisi baik tentu kami akan lakukan. Kapan bisa ketemu rakyat ya ketemu," kata dia.

Berdasarkan pengamatan Suara.com, petugas yang berjaga di meja pengaduan terlihat asik berbincang dengan rekannya karena sepinya aduan warga. Padahal, pemerintah Jakarta sudah menyediakan petugas dan delapan meja pengaduan.

Diantaranya pengaduan bidang ketenagakerjaan, pengaduan umum, pengaduan rusun/rumah, pengaduan kesehatan, pengaduan pendidikan, pengaduan bidang pajak daerah, dan pengaduan PTSP/perizinan.

Pegawai Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Barat Beni Iskandar mengatakan hingga pukul 9.00 WIB belum ada warga yang mengadu berbagai persoalan.

"Belum ada (pengaduan warga). Biasanya ada, setiap hari ada pengaduan. Ini buka dari jam 7.30 WIB sampai jam 9.00 WIB," kata Beni kepada Suara.com.

Beni tidak tahu apakah sistem pengaduan warga era Anies-Sandiaga akan berbeda polanya dengan era kepemimpinan Ahok atau Djarot. Meski begitu, ia siap melayani warga jika ada perintah dari atasan.

"Umumnya seluruh pengaduan DKI bisa di sini. Kalau kita tugas siap dimana saja. Belum ada omongan soal pengaduan seperti apa kedepannya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Pertama Kerja, Anies-Sandi Lakukan Ini di Balai Kota

Hari Pertama Kerja, Anies-Sandi Lakukan Ini di Balai Kota

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 08:51 WIB

Penggunaan Kata Pribumi Sudah Dilarang di Era Presiden Habibie

Penggunaan Kata Pribumi Sudah Dilarang di Era Presiden Habibie

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 06:14 WIB

Pidato Perdana Anies Baswedan soal Pribumi Dinilai Rasis

Pidato Perdana Anies Baswedan soal Pribumi Dinilai Rasis

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 06:12 WIB

Pidato Anies: Singgung Pribumi sampai Berterimakasih ke Ahok

Pidato Anies: Singgung Pribumi sampai Berterimakasih ke Ahok

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 03:05 WIB

Sertijab Gubernur DKI Tanpa Djarot

Sertijab Gubernur DKI Tanpa Djarot

Foto | Senin, 16 Oktober 2017 | 23:47 WIB

Pidato Perdana Anies: Penjajahan di Depan Mata di Jakarta!

Pidato Perdana Anies: Penjajahan di Depan Mata di Jakarta!

Video | Senin, 16 Oktober 2017 | 23:44 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB