Parah! Jakarta Peringkat Keempat Kota Paling Bahaya di Dunia

Dythia Novianty

Kamis, 19 Oktober 2017 | 07:14 WIB
Parah! Jakarta Peringkat Keempat Kota Paling Bahaya di Dunia
Karachi, Pakistan. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah riset dilakukan dan mengeluarkan daftar baru yang merinci kota-kota di dunia dengan keamanan paling rendah. Laporan dari Economist Intelligence Unit, yang berjudul Safe Cities Index 2017, mencetak kota-kota dengan keamanan digital, keamanan kesehatan, keamanan infrastruktur dan keamanan pribadi mereka, yang dikombinasikan untuk menciptakan peringkat keseluruhan masing-masing.

Kota yang paling berbahaya semuanya terletak di Asia Selatan dan Tenggara, Timur Tengah atau Afrika, dengan Karachi di Pakistan dianggap paling berbahaya dengan menggunakan kriteria indeks. Hal ini diikuti oleh Yangon di Myanmar, Dhaka di Bangladesh, Jakarta di Indonesia dan Ho Chi Minh City di Vietnam.

Sementara itu, di sisi lain ada 10 besar kota dengan kategori paling aman, didominasi oleh Asia Timur, Australia dan Eropa. Tokyo, Jepang, menempati posisi teratas untuk kedua kalinya, peringkat kedua Singapura, dan Osaka, Toronto dan Melbourne masing-masing ketiga, keempat dan kelima.

London baru saja mencapai sepertiga teratas kota, meluncur ke posisi 20 dengan skor gabungan 82,10.

"Hasil Indeks Kota Aman 2017 menunjukkan perbedaan tajam dalam tingkat keamanan keseluruhan antara negara berkembang yang berkembang pesat dan dunia yang stagnan," tulis studi tersebut.

Berkaitan dengan kriteria tersebut, keamanan digital berkaitan dengan teknologi kota cerdas dan seberapa terlindungi dari itu. Laporan tersebut menggunakan contoh San Francisco, pada bulan November tahun lalu, peretas menyerang komputer sistem transportasi kota dan mengenkripsi semua data, menuntut uang tebusan untuk pengembaliannya.

"Insiden jenis ini pasti lebih sering terjadi. Sebagai 'kota cerdas' menghubungkan infrastruktur mereka dengan broadband Internet, sensor yang memungkinkan secara nirkabel, data dan analisis yang besar, mereka menjadi lebih rentan terhadap serangan cyber jika tindakan pengamanan tidak diterapkan secara luas," kata laporan tersebut.

Jaminan kesehatan mencakup akses yang memadai terhadap perawatan kesehatan dan apakah lingkungan perkotaan itu sendiri sehat, keamanan infrastruktur adalah tentang menilai keamanan bangunan, jalan, jembatan dan infrastruktur fisik lainnya dan keamanan pribadi melihat kejahatan perkotaan, pembunuhan dan serangan teroris.

10 kota teraman

baca juga

1. Tokyo: 89.80
2. Singapura: 89.64
3. Osaka: 88.87
4. Toronto: 87.36
5. Melbourne: 87.30
6. Amsterdam: 87.26
7. Sydney: 86.74
8. Stockholm: 86.72
9. Hong Kong: 86.22
10. Zurich: 85.20

10 kota paling berbahaya

51. Kairo: 58.33
52. Teheran: 56.49
53. Quito: 56.39
54. Caracas: 55.22
55. Manila: 54.86
56. Ho Chi Minh City: 54.33
57. Jakarta: 53.39
58. Dhaka: 47.37
59. Yangon: 46.47
60. Karachi: 38.77 [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eksotis, Festival Raksha Bandhan

Eksotis, Festival Raksha Bandhan

Video | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 14:59 WIB

Geger, Beredar Foto Wakil Rakyat Pakai Celana Dalam di Kepala

Geger, Beredar Foto Wakil Rakyat Pakai Celana Dalam di Kepala

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:15 WIB

Sasar Turis Muslim, Ini Strategi Pemerintah Kota Tokyo

Sasar Turis Muslim, Ini Strategi Pemerintah Kota Tokyo

Lifestyle | Sabtu, 31 Januari 2015 | 06:33 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×