Begini Pengakuan Bocah Korsel Diculik Pelaku ke Indonesia

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 02 November 2017 | 07:45 WIB
Begini Pengakuan Bocah Korsel Diculik Pelaku ke Indonesia
Petugas Polda Metro Jaya membawa kedua pelaku penculik anak untuk diperiksa, Kamis (2/11/2017). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Bocah asal Korea Selatan berinsial KH (10), awalnya tak merasa jika liburan ke Indonesia yang diajak para pelaku merupakan sebuah tindakan penculikan.

"Dia tidak merasa kalau diculik," kata Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan di Polda Metro Jaya, Kamis (2/11/2017) dini hari.

Namun, kata Hendy saat dilakukan pemeriksaan, KH mulai curiga ketika SSW, salah satu pelaku tak memperbolehkan korban memegang handphone pribadinya.

"Dia hanya menerangkan bahwa HP-nya sempat disita oleh Sae Songwoon dengan alasan agar tidak main HP," kata Hendy.

Kepada polisi, KH mengaku, sempat meminta para pelaku mengembalikan telepon genggam tersebut supaya bisa menghubungi orangtuanya yang berada di Korsel.

Namun, kata Hendy, alasan pelaku tak memberikan kepada korba karena telepon genggam tersebut rusak. Dari hal itu, KH lantas menyadari jika BJW dan SSW memiliki niatan jahat.

"Dia sadar ketika kenapa hapenya disimpan, kenapa hapenya diamankan," kata Hendy.

Modus penculikan yang dilakukan pelaku, yakni mengajak korban berlibur ke Bali. KH diculik dari Korsel dan dibawa tiba ke Indonesia pada 24 Oktober lalu.

Selama menculik KH, para pelaku memeras orangtua korban hingga mencapai 150 juta won atau kisaran Rp1,8 miliar.

baca juga

Polisi menangkap kedua pelaku di lokasi berbeda. JBW ditangkap polisi saat berada Fraser Resisdance Sudirman di Jalan Setiabudi Raya Nomor 9, Jakarta Selatan. Di hotel tersebut, polisi juga menemukan KH, dan satu anak laki-laki yang turut menjadi korban penculikan.

Sedangkan SSW diringkus saat berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Diduga WN Korsel itu hendak pulang ke negara asalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Modus Penculik Bocah Asal Korsel, Ajak Liburan ke Bali

Modus Penculik Bocah Asal Korsel, Ajak Liburan ke Bali

News | Kamis, 02 November 2017 | 06:10 WIB

Dua WN Korsel Peras Orang Tua Korban Penculikan hingga Rp1,8 M

Dua WN Korsel Peras Orang Tua Korban Penculikan hingga Rp1,8 M

News | Kamis, 02 November 2017 | 05:45 WIB

Polda Bekuk Penculik Anak, Pelakunya WN Korsel

Polda Bekuk Penculik Anak, Pelakunya WN Korsel

News | Kamis, 02 November 2017 | 05:05 WIB

KPAI Akan Dampingi Siswi SD yang Bohong Ngaku akan Diculik

KPAI Akan Dampingi Siswi SD yang Bohong Ngaku akan Diculik

News | Jum'at, 15 September 2017 | 12:28 WIB

Hikmah dari Kasus Siswi SD Bohong akan Diculik

Hikmah dari Kasus Siswi SD Bohong akan Diculik

News | Jum'at, 15 September 2017 | 11:43 WIB

KPAI Jaga Jangan Sampai Siswi yang Bohong Mau Diculik Tak Dibully

KPAI Jaga Jangan Sampai Siswi yang Bohong Mau Diculik Tak Dibully

News | Jum'at, 15 September 2017 | 11:26 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×