AS Bohongi Inggris Agar Ikut Perang Invansi ke Irak

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 06 November 2017 | 14:41 WIB
AS Bohongi Inggris Agar Ikut Perang Invansi ke Irak
Warga Irak tengah berjalan di dekat potongan patung Saddam Hussein yang dihiasi mahkota ban bekas dan dikalungi pakaian kotor, Baghdad, 14 April 2003. [RAMZI HAIDAR/AFP]

Suara.com - Inggris disebut menjadi korban penipuan Amerika Serikat untuk mendukung invansi negeri 'Pakde Sam' itu ke Irak dan meruntuhkan rezim Sadam Hussein pada 14 tahun silam.

Hal tersebut diungkapkan Gordon Brown, Menteri Keuangan Inggris di era Tony Blair, dalam buku barunya berjudul "My Life, Our Times".

Dalam buku itu, seperti dilansir Telegraph, Minggu (5/11/2017), Gordon menyebut mantan bosnya--Tony Blair—ditipu oleh Presiden AS kala itu, George Walker Bush.

"Bush mengatakan kepada Tony bahwa AS memunyai dokumen yang memastikan Saddam Hussein memunyai akses ke senjata pemusnah massal. Tapi, hingga keduanya tak lagi jadi kepala negara, Bush tak pernah bisa membuktikan adanya dokumen itu," tulis Gordon.

Tak hanya itu, Gordon mengatakan, Bush kala itu mengatakan kepada Tony bahwa mereka mendapat laporan rahasia bahwa Saddam akan meluncurkan rudal berisi zat biologis untuk memusnahkan penduduk Inggris dalam waktu 45 menit.

Tony dan Inggris, kata Gordon, sebenarnya tak mau ikut menyerang dan menjajah Irak pada sejak perang itu dideklarasikan pada 20 Maret 2003.

Bahkan, aktivis Partai Buruh—basis politik Tony—sudah menyatakan tak mau pemerintah mendukung AS guna melancarkan perang terhadap Saddam Hussein.

"Partai Buruh tak suka Inggris pergi berperang di bawah kendali AS. Selain perang itu akhirnya merenggut nyawa 33 orang kami, aktivis Buruh juga tak menyukai kedekatan Tony dengan Bush," ungkapnya.

Beberapa bulan sebelum perang invasi dilakukan, Gordon mengatakan rezim PM Tony Blair sebenarnya sudah meragukan seluruh dokumen yang disodorkan AS mengenai Saddam Hussein.

"Intelijen kami yang terlatih pun menyatakan ragu terhadap akurasi dokumen yang katanya dimiliki AS itu. Lagi pula, siapa di antara kabinet Tony yang pernah melihat dokumen AS itu? tak ada," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setidaknya 20 Tewas dalam Penembakan di Gereja Texas

Setidaknya 20 Tewas dalam Penembakan di Gereja Texas

News | Senin, 06 November 2017 | 06:34 WIB

Tandukkan Morata Tak Terbendung, MU Gigit Jari di Stamford Bridge

Tandukkan Morata Tak Terbendung, MU Gigit Jari di Stamford Bridge

Bola | Senin, 06 November 2017 | 02:13 WIB

Pecundangi Arsenal, City Semakin Kokoh di Puncak Klasemen

Pecundangi Arsenal, City Semakin Kokoh di Puncak Klasemen

Bola | Senin, 06 November 2017 | 00:37 WIB

Gempar, Twitter Tak Sengaja Nonaktifkan Akun Donald Trump

Gempar, Twitter Tak Sengaja Nonaktifkan Akun Donald Trump

Tekno | Jum'at, 03 November 2017 | 16:00 WIB

Pengusaha AS: Indonesia Punya Banyak Kebijakan Menghambat

Pengusaha AS: Indonesia Punya Banyak Kebijakan Menghambat

Bisnis | Kamis, 02 November 2017 | 13:31 WIB

AS Kembali Dilanda Teror, 3  Warga Ditembak di Walmart

AS Kembali Dilanda Teror, 3 Warga Ditembak di Walmart

News | Kamis, 02 November 2017 | 13:02 WIB

Wisatawan Inggris Penyumbang Devisa Tinggi Indonesia

Wisatawan Inggris Penyumbang Devisa Tinggi Indonesia

Lifestyle | Kamis, 02 November 2017 | 06:55 WIB

Lagi, AS Ogah Cabut Embargo Atas Kuba

Lagi, AS Ogah Cabut Embargo Atas Kuba

News | Kamis, 02 November 2017 | 06:53 WIB

Menhan Inggris Mundur Gara-gara Sentuh Lutut Penyiar Radio

Menhan Inggris Mundur Gara-gara Sentuh Lutut Penyiar Radio

News | Kamis, 02 November 2017 | 05:45 WIB

Teror Berdarah di New York,  ISIS: Happy Halloween Amerika

Teror Berdarah di New York, ISIS: Happy Halloween Amerika

News | Rabu, 01 November 2017 | 13:31 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB