Array

Dulu Disindir Ahok, Eks Wali Kota Jakut Kini Jadi Staf Sandiaga

Selasa, 07 November 2017 | 07:31 WIB
Dulu Disindir Ahok, Eks Wali Kota Jakut Kini Jadi Staf Sandiaga
Rustam Effendi menjelaskan alasan mundur dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara. (suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Rustam Effendi, mantan Wali Kota Jakarta Utara era Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, diangkat menjadi Staf Khusus Bidang Pengaduan Pemprov DKI Jakarta.

"Pertama-tama, saya ingin perkenalkan Pak Rustam (Rustam Effendi) yang mulai Senin ini akan aktif mendampingi saya sebagai staf khusus untuk membidangi banyak sekali pengaduan masyarakat," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/11/2017).

Menurut dia, pengaduan yang disampaikan oleh warga ke Balai Kota DKI Jakarta terkadang sampai tiga atau empat kali sesi.

"Jadi, memang penanganan ini makan waktu dan butuh kepamongan dalam mengolah ini. Pak Rustam sangat berpengalaman, sudah meniti kariernya dari awal di DKI, dan butuh percepatan untuk penanganan layanan masyarakat dan pengaduan seperti ini," kata Sandiaga.

Ia mengatakan, Rustam diharapkan mampu menindaklanjuti beragam persoalan, sehingga warga tidak berulang kali pengaduan.

Untuk diketahui, Rustam mundur dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara pada Senin (25/4/2016) sore.

Hingga kekinian, belum jelas apa alasan Rustam mundur pada waktu itu. Tetapi, sebelum mundur, dia mengeluhkan gaya kepemimpinan Ahok dan menuliskan isi hatinya di Facebook.

Rustam mengeluh karena Ahok menuduhnya bersekongkol dengan Yusril Ihza Mahendra (ketika itu bakal calon gubernur).

Baca Juga: Ibu Hamil dan Tiga Anaknya Tewas di Penembakan Gereja Texas

Ketika itu, Ahok menilai Rustam tidak bekerja cepat dengan menertibkan kawasan kumuh di sepanjang kolong jalan tol Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Ahok juga menilai Rustam tidak segera menangani kawasan yang sering banjir di Ancol.

Tak hanya itu, Ahok sempat menyindir Rustam sebagai anggota “geng golf”. Ahok kala itu menyebut anggota geng golf ini kerap bepergian ke luar negeri hanya untuk bermain golf. Sebagai anggota geng itu, Ahok juga menyebut PNS yang tergabung di dalamnya cenderung bisa cepat naik jabatan tanpa merujuk adanya prestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI