Libanon Yakin Perdana Menterinya Ditahan Arab Saudi

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 10 November 2017 | 06:19 WIB
Libanon Yakin Perdana Menterinya Ditahan Arab Saudi
Perdana Menteri Libanon, Saad Hariri. [AFP/Anwar Amro]

Suara.com - Saad Hariri, Perdana Menteri Libanon yang mengundurkan diri dari jabatannya pada akhir pekan kemarin, telah ditahan oleh Pemerintah Arab Saudi, demikian diklaim sejumlah petinggi di lingkungan pemerintahan Libanon kepada Reuters.

Para elit pemerintahan Libanon, termasuk yang berasal dari Partai Pergerakan Masa Depan, partai pimpinan Hariri, mengatakan bahwa Arab Saudi telah memaksa politikus berusia 47 tahun itu untuk mundur dan menjadikannya tahanan rumah.

Hariri, yang mengumumkan pengunduran dirinya dari Riyadh, Arab Saudi pada Sabtu (4/11/2017), memang dikenal sebagai sekutu dekat Saudi. Ia, yang juga dikenal sebagai pengusaha yang memiliki bisnis konstruksi di Arab Saudi, terbang ke Riyadh pada Jumat (3/11/2017).

"Ketika ia pergi (ke Arab Saudi), dia diminta untuk tinggal di sana dan diperintahkan untuk mengundurkan diri. Mereka memerintahkannya membaca pernyataan pengunduran diri dan kemudian dijadikan tahanan rumah," kata seorang politikus senior Libanon yang dekat dengan Hariri.

Dua orang sumber dari pemerintahan Amerika Serikat mengatakan bahwa Hariri diperintahkan untuk mundur oleh sejumlah petinggi Saudi yang dipimpin oleh putera mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman.

"Pergerakannya di bawah kendali Saudi," kata seorang sumber lain dari pemerintahan Libanon.

Setelah mengumumkan pengunduran dirinya, Hariri diketahui melawat ke Uni Emirat Arab pada Selasa (7/11/2017) tetapi kembali lagi ke Saudi. Uni Emirat Arab adalah sekutu kental Saudi.

Kantor Hariri dalam pernyataannya mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan Duta Besar Prancis untuk Arab Saudi pada Kamis (9/11/2017). Ia juga telah bertemu diplomat Uni Eropa di Saudi pada Rabu dan Duta Besar Inggris untuk Saudi pada Selasa, serta sejumlah diplomat AS.

Serangan Terhadap Kedaulatan Libanon

Pemerintah Arab Saudi sendiri telah membantah menahan Hariri.

Hariri, yang pidato pengunduran dirinya yang disiarkan oleh stasiun televisi Saudi, mengatakan Libanon telah berada di bawah pengaruh Iran dan Hizbullah. Ia mengaku tak mampu membendung Hizbullah dan khawatir akan dibunuh oleh kelompok tersebut, seperti ayahnya, Rafiq Hariri yang tewas dibom pada 2005 silam.

Tetapi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi Libanon, Partai Pergerakan Masa Depan mengatakan bahwa kepulangan Hariri ke Libanon sangat penting untuk menjaga sistem pemerintahan.

Mereka juga masih mengakui Hariri sebagai perdana menteri dan pemimpin nasional, karena penguduran dirinya belum diterima oleh Presiden Michel Aoun.

Para pembantu Hariri, yang sebelumnya terus membantah bahwa sang perdana menteri telah ditahan, mengeluarkan pernyataan berbeda setelah Partai Pergerakan Masa Depan menggelar pertemuan di kediaman Hariri pada Kamis.

Eks Perdana Menteri Libanon, Fouad Siniora, mengatakan bahwa kepulangan Hariri sangat penting untuk "mengembalikan keseimbangan internal maupun eksternal Libanon." Bahia, bibi Hariri, duduk di samping Siniora ketika pernyataan itu dibacakan.

"Menahan Hariri dan membatasi kebebasannya di Riyadh adalah serangan terhadap kedaulatan Libanon," kata salah seorang sumber yang menolak indentitasnya diumbar karena pemerintahan Libanon belum mengumumkan posisi mereka terhadap masalah ini.

"Martabat kami adalah martabatnya. Kami akan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk mengembalikannya ke Beirut," tegas dia.

Arena Baru Saudi vs Iran

Saudi sendiri mengatakan bahwa Hariri mundur karena Hizbullah, partai politik yang pasukan milisinya memiliki kekuatan tempur bahkan lebih besar militer Libanon, tetapi masuk dalam pemerintah koalisi pimpinan Hariri.

Hariri menjabat sebagai Perdana Menteri Libanon pada Desember 2016 lalu, setelah kesepakatan politik tercapai dengan Aoun, sekutu dekat Hizbullah dari kelompok Kristen Maronit. Dalam pemerintahan koalisi itu turut duduk para menteri dari Hizbullah.

Ketika itu pemerintah Arab Saudi mendukung pemerintahan Hariri. Tetapi sejak ia mengundurkan diri, Saudi mengkritik keras pemerintahan Libanon yang dinilai gagal meredam pengaruh Hizbullah, kelompok yang dekat dengan pemerintahan Iran.

Bahkan pada pekan ini Riyadh mengatakan bahwa Libanon dan Hizbullah sudah menyatakan perang terhadap Arab Saudi dan mengancam akan mendapatkan balasan setimpal.

Pernyataan itu diutarakan setelah sebuah rudal yang diyakini Saudi ditembakan dari Yaman berhasil dicegat sebelum menghantam bandara internasional di Riyadh. Saudi menuding rudal itu diluncurkan oleh kelompok milisi Houthi yang didukung oleh Iran dan Hizbullah.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa rudal tersebut dibawa dari Iran dalam bentuk komponen-komponen terpisah, diselundupkan ke Yaman, kemudian dirakit kembali oleh agen-agen Garda Revolusi Iran dan Hizbullah sebelum ditembakan ke Riyadh.

Aksi-aksi Saudi ini oleh sejumlah analis diduga sebagai manuver terbaru Saudi untuk menjadikan Libanon arena pertarungan baru dengan rival utamanya di Teluk, Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:19 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz

Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:53 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:44 WIB

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Terkini

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB