Diambang Perang, Saudi Cs Minta Warganya Tinggalkan Lebanon

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 10 November 2017 | 16:42 WIB
Diambang Perang, Saudi Cs Minta Warganya Tinggalkan Lebanon
Potret pemimpin Hizbullah, Hasan Nasrallah di Beirut, Libanon. [AFP/Mahmoud Zayyat]

Suara.com - Arab Saudi, Uni Emirate Arab, dan Kuwait, memerintahkan warganya yang berada di Lebanon untuk segera pulang secepat yang mereka bisa.

Perintah itu, seperti dilansir Aljazeera, Kamis (9/11/2017), dikeluarkan ketiga negara setelah timbul ketegangan politik antara Lebanon dengan Arab Saudi. Ketegangan itu dimungkinkan berubah menjadi konfrontasi militer.

"Merujuk situasi di Republik Lebanon, kami meminta seluruh warga Saudi yang mengunjungi atau berdomisili di sana untuk segera pulang," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi.

Kerajaan Saudi juga mengeluarkan imbauan agar warganya tak mengunjungi seluruh daerah Lebanon selama batas waktu yang belum ditentukan.

Selang satu jam setelah pernyataan Saudi, Kuwait dan UAE mengeluarkan perintah yang sama.

Sementara Bahrain, yang juga sekutu Saudi, sudah lebih dulu mengeluarkan pemanggilan pulang warganya tersebut, yakni pada 5 November 2017.

Ketegangan antara Lebanon dengan Saudi beserta sekutunya itu dimulai sejak SAbtu (4/11) akhir pekan lalu.

Hari itu, Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri berpidato menyatakan mengundurkan diri. Pidatonya itu ia ucapkan saat berada di Saudi.

Hariri sudah lama dikenal sebagai sekutu dekat Saudi, sehingga memunyai pandangan berbeda dengan mayoritas elite dan warga Lebanon. Ia, yang juga dikenal sebagai pengusaha yang memiliki bisnis konstruksi di Arab.

Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud mengklaim, Hariri juga menginformasikan kepadanya bahwa Partai Hizbullah yang berbasis di Lebanon merencanakan penyerangan ke Riyadh.

Hizbullah merupakan parpol di Lebanon yang juga diperkenankan memunyai militer sendiri. Hizbullah selama ini dikenal sebagai pihak yang gigih berperang melawan Israel. Hizbullah juga sekutu Iran.

Ketegangan berlanjut pada Senin (6/11) awal pekan ini. Arab Saudi, hari itu, resmi menuding Lebanon menyatakan perang terhadap kerajaan tersebut karena melindungi Hizbullah.

"Pemerintah Libanon kami lihat sebagai pemerintah yang menyatakan perang terhadap Arab Saudi dan semua warga Libanon harus menyadari situasi bahaya ini, dan karenanya harus berupaya menyelesaikan masalah ini sebelum mencapai point of no return," wanti-wanti Menteri Urusan Teluk Arab Saudi, Thamer al-Sabhan.

Sabhan juga menyalahkan pemerintahan Hariri yang dinilainya gagal meredam pengaruh Hizbullah di Lebanon.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uang Hasil Korupsi Bangsawan dan Pejabat Saudi Mencapai Rp1.350 T

Uang Hasil Korupsi Bangsawan dan Pejabat Saudi Mencapai Rp1.350 T

News | Jum'at, 10 November 2017 | 15:36 WIB

Fatwa Ulama Saudi: Muslim Boleh Salat di Sinagog dan Gereja

Fatwa Ulama Saudi: Muslim Boleh Salat di Sinagog dan Gereja

News | Jum'at, 10 November 2017 | 14:45 WIB

Libanon Yakin Perdana Menterinya Ditahan Arab Saudi

Libanon Yakin Perdana Menterinya Ditahan Arab Saudi

News | Jum'at, 10 November 2017 | 06:19 WIB

Presiden Iran: Arab Saudi adalah Pencipta ISIS

Presiden Iran: Arab Saudi adalah Pencipta ISIS

News | Kamis, 09 November 2017 | 14:15 WIB

Saudi Anggap Libanon Sudah Menyatakan Perang

Saudi Anggap Libanon Sudah Menyatakan Perang

News | Rabu, 08 November 2017 | 04:04 WIB

Begini Reaksi Keras Trump soal Penangkapan 11 Pangeran Arab Saudi

Begini Reaksi Keras Trump soal Penangkapan 11 Pangeran Arab Saudi

News | Selasa, 07 November 2017 | 17:10 WIB

'Ini Revolusi!',  Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota

'Ini Revolusi!', Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota

News | Selasa, 07 November 2017 | 15:09 WIB

Tindak Keras Pangeran  Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Tindak Keras Pangeran Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 07 November 2017 | 06:22 WIB

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

News | Selasa, 07 November 2017 | 06:06 WIB

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

News | Senin, 06 November 2017 | 16:51 WIB

Terkini

Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi

Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:55 WIB

Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia

Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:50 WIB

Iran Bikin Zionis Israel Boncos! Tembak Jatuh 5 Drone Rp169 Miliar

Iran Bikin Zionis Israel Boncos! Tembak Jatuh 5 Drone Rp169 Miliar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:47 WIB

Usai Libur Lebaran, Jatinegara Macet Parah hingga Arah Tebet-Kuningan

Usai Libur Lebaran, Jatinegara Macet Parah hingga Arah Tebet-Kuningan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:40 WIB

Sebut Kemenlu Tak Punya Taji, Pengamat UGM Kritik Lemahnya Posisi Tawar RI di Selat Hormuz

Sebut Kemenlu Tak Punya Taji, Pengamat UGM Kritik Lemahnya Posisi Tawar RI di Selat Hormuz

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:40 WIB

1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka

1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:34 WIB

Iran Serang Zona Industri Israel, Ciptakan 'Kiamat' Kimia di Beersheba

Iran Serang Zona Industri Israel, Ciptakan 'Kiamat' Kimia di Beersheba

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:31 WIB

Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer

Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:27 WIB

Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS

Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:24 WIB

Iran Bongkar Rencana Licik AS, Jadi Alasan Ogah Negosiasi

Iran Bongkar Rencana Licik AS, Jadi Alasan Ogah Negosiasi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:18 WIB