Setnov Jadi Tersangka Lagi, Ruhut: Ngantuk Saja Kerjaannya

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Jum'at, 10 November 2017 | 18:54 WIB
Setnov Jadi Tersangka Lagi, Ruhut: Ngantuk Saja Kerjaannya
Ketua DPR RI di resepsi pernikahan putri Presiden Jokowi di Graha Saba Buana Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017) pagi. [Twitter/zarryhendrik]

Suara.com - Mantan Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul meminta KPK lebih tegas terhadap Ketua DPR Setya Novanto, setelah yang bersangkutan kembali ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik.

"Tegas saja KPK itu. Laksanakan aturan sesuai dasar hukum KPK yang sangat kuat. Merujuk pada UU terkait, juga hukum acaranya," kata Ruhut kepada Suara.com, Jumat (10/11/2017).

Mantan politikus Partai Demokrat itu juga membantah persepsi publik yang mengatakan Novanto sebagai “politikus licin”, karena berkali-kali lolos dari jeratan hukum.

"Siapa bilang dia licin? Nggak ada lagi air mukanya. Nggak ketawa-tawa lagi. Ngantuk saja terus kerjaannya. Nggak licin dong," ujar Ruhut.

Ruhut mengklaim bahwa dirinyalah yang pantas disebut “licin”. Alasannya karena dia bersih dari kasus-kasus korupsi.

”Yang licin itu Ruhut. Senyum terus, ketawa di mana-mana. Karena orang bersih. Orang yang licin itu orang bersih. Kalau nggak bersih, nggak bisa ’licin’," kata Ruhut.

Untuk diketahui, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengumumkan penetapan tersangka terhadap Ketua DPR Sentya Novanto untuk kali kedua di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

"KPK menerbitkan sprindik pada 31 Oktober 2017 atas nama tersangka SN, anggota DPR RI. SN selaku anggota DPR RI bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto, diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi," kata Saut.

SN disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novanto TSK, Eva: Ini Naga-naganya Episode Cicak Vs Buaya Baru

Novanto TSK, Eva: Ini Naga-naganya Episode Cicak Vs Buaya Baru

News | Jum'at, 10 November 2017 | 18:39 WIB

Jadi Tersangka Lagi, KPK Disarankan Langsung Tahan Setya Novanto

Jadi Tersangka Lagi, KPK Disarankan Langsung Tahan Setya Novanto

News | Jum'at, 10 November 2017 | 18:23 WIB

KPK Tetapkan Novanto Jadi Tersangka Lagi

KPK Tetapkan Novanto Jadi Tersangka Lagi

Foto | Jum'at, 10 November 2017 | 18:17 WIB

Novanto Jadi TSK Lagi, Eva Sedih, Minta KPK Jangan Main-main

Novanto Jadi TSK Lagi, Eva Sedih, Minta KPK Jangan Main-main

News | Jum'at, 10 November 2017 | 18:12 WIB

Kronologi Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi di 'Jumat Keramat'

Kronologi Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi di 'Jumat Keramat'

News | Jum'at, 10 November 2017 | 18:00 WIB

Pelemahan KPK Sudah Sampai Tahap Serius dan Masif

Pelemahan KPK Sudah Sampai Tahap Serius dan Masif

News | Jum'at, 10 November 2017 | 17:43 WIB

Sejak Jokowi Presiden, KPK Diserang Terus

Sejak Jokowi Presiden, KPK Diserang Terus

News | Jum'at, 10 November 2017 | 17:35 WIB

Akhirnya, KPK Jadikan Novanto Tersangka Lagi

Akhirnya, KPK Jadikan Novanto Tersangka Lagi

News | Jum'at, 10 November 2017 | 17:12 WIB

Kasus Novanto Naik Penyidikan, KPK: Kalau SPDP Apa Tuh?

Kasus Novanto Naik Penyidikan, KPK: Kalau SPDP Apa Tuh?

News | Jum'at, 10 November 2017 | 17:10 WIB

HNW: Apakah Itu Palsu atau Tidak? KPK Perlu Membuktikan

HNW: Apakah Itu Palsu atau Tidak? KPK Perlu Membuktikan

News | Jum'at, 10 November 2017 | 15:38 WIB

Terkini

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×