Nasdem Resmi Dukung Jokowi Nyapres di Pemilu 2019

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 15 November 2017 | 21:51 WIB
Nasdem Resmi Dukung Jokowi Nyapres di Pemilu 2019
Pembukaan Rapat Kerja Nasional IV dan perayaan ulang tahun VI Nasdem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017). (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Partai Nasdem secara resmi mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden tahun 2019 mendatang. Kader Nasdem diminta menangkan Jokowi.

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dihadapan Presiden Joko Widodo, undangan, dan ribuan kader partai Nasdem dari seluruh pelosok Tanah Air dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional IV dan perayaan ulang tahun VI Nasdem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017).

"Dengan mengucap bismillah saya nyatakan Partai Nasdem dengan ini resmi mencalonkan kembali presiden Jokowi sebagai calon presiden partai Nasdem pada pemilu 2019," kata Surya Paloh yang disambut sorakan dan tepuk tangan dari kader Nasdem.

Surya Paloh mengatakan akan siap bertanggung jawab dan tidak akan mundur selangkah pun dalam mendukung Jokowi. Dia pun meminta kepada seluruh kader Nasdem agar bahu membahu dalam mendukung Jokowi pada Pilpres nanti.

"Untuk itu saya menyatakan Nasdem akan bertanggung jawab secara total maju dan mundur mendukung kepemimpinan Jokowi," kata Surya Paloh.

Surya Paloh mengatakan dideklarasikannya Jokowi sebagai Capres 2019 oleh Nasdem karena telah belajar dari para pahlawan Indonesia. Dia mengatakan Jokowi adalah sosok presiden yang menjalankan amanat para pendiri bangsa.

"Malam ini, saya memproklamirkan, bahwasanya Nasdem telah belajar dari para pahlawannya. Nasdem teguh dalam memegang prinsip perjuangan, tidak ada satupun kata, sesentipun yang berubah dari prinsip bahwa, Jokowi adalah kita, dan kita adalah Jokowi dan Kita adalah Jokowi," kata Surya Paloh.

Dalam Rekarenas IV Nasdem ini hadir 15 ribu kader Nasdem dari seluruh Indonesia. Selain Presiden Jokowi, hadir pula sejumlah menteri Kabinet Kerja dan Pimpinan Lembaga. Sejumlah menteri dari Kabinet Kerja, dan Pimpinan lembaga

Seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Jaksa Agung, HM Prasetyo, M Darmadi, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dan Mendes PDTT Eko Putro Sanjojo. Pada kesempatan ini Jokowi dipercayakan oleh Surya Paloh untuk secara resmi membuka Rakernas IV Nasdem Tahun 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Teken Kosensus Perlindungan Pekerja Migran di ASEAN

Jokowi Teken Kosensus Perlindungan Pekerja Migran di ASEAN

News | Rabu, 15 November 2017 | 03:58 WIB

Jokowi Buka Rakernas Nasdem Besok

Jokowi Buka Rakernas Nasdem Besok

News | Selasa, 14 November 2017 | 20:16 WIB

Jokowi Sebut ASEAN dan India Jadi Generator Ekonomi Dunia

Jokowi Sebut ASEAN dan India Jadi Generator Ekonomi Dunia

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 19:33 WIB

Jokowi: RCEP akan Jadi Pakta Perdagangan Bebas Terbesar di Dunia

Jokowi: RCEP akan Jadi Pakta Perdagangan Bebas Terbesar di Dunia

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 19:24 WIB

Jokowi Akui Gejala Proteksionisme Ekonomi Dunia Makin Meningkat

Jokowi Akui Gejala Proteksionisme Ekonomi Dunia Makin Meningkat

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 17:34 WIB

Jokowi Kecam Diskriminasi Kelapa Sawit Indonesia di Eropa

Jokowi Kecam Diskriminasi Kelapa Sawit Indonesia di Eropa

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 14:13 WIB

Jokowi Cemaskan Gejala Proteksionisme dari Negara Maju

Jokowi Cemaskan Gejala Proteksionisme dari Negara Maju

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 14:08 WIB

Jokowi Minta ASEAN-Korsel Saling Jaga Keterbukaan Ekonomi

Jokowi Minta ASEAN-Korsel Saling Jaga Keterbukaan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 14:02 WIB

Presiden Jokowi Desak Korea Utara Patuhi Resolusi PBB

Presiden Jokowi Desak Korea Utara Patuhi Resolusi PBB

News | Selasa, 14 November 2017 | 13:55 WIB

Terkini

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB