Abdul Manan: Jurnalis Harus Siap Hadapi Digitalisasi Media

Adhitya Himawan

Jum'at, 17 November 2017 | 14:46 WIB
Abdul Manan: Jurnalis Harus Siap Hadapi Digitalisasi Media
Jurnalis Tempo sekaligus calon Ketua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Jurnalis Tempo, Abdul Manan, mendeklarasikan diri akan maju dalam pemilihan Ketua Umum AJI Indonesia Periode 2017-2020. Pemilihan akan berlangsung dalam Kongres AJI Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat - Minggu (24-26/11/2017).

"Saya menjawab tantangan yang disodorkan kepada saya melalui pertanyaan sejumlah anggota AJI. Saya kira ini jawaban yang rasanya akan disampaikan oleh anggota AJI jika mendapat tantangan seperti itu," kata Manan saat dihubungi Suara.com melalui telegram, Kamis (16/11/2017).

Menurutnya, ia maju menjadi salah satu calon Ketum AJI Indonesia untuk membenahi persoalan mendasar yang masih dihadapi para jurnalis. Salah satu tantangan terberat jurnalis adalah bagaimana menghadapi dampak dari digitalisasi, yang itu mempengaruhi cara kerja jurnalis dan model bisnis media.

Sebagian media menghadapi digitalisasi ini dengan melakukan konvergensi, di mana jurnalis tak lagi bekerja dengan model sebelumnya yang hanya berpaku pada 1 platform tertentu. Ada kebutuhan jurnalis untuk tak lagi hanya menguasai satu platform, misalnya cetak, broadcast, radio. Konvergensi mensyaratkan jurnalis setidaknya menguasai lebih dari satu platform agar ia bisa berkonvergensi dg baik. Untuk itu dia perlu menambah skill.

Digitalisasi juga memberi peluang baru, antara lain makin banyaknya fitur atau aplikasi baru yang itu perlu dikuasai juga oleh jurnalis agar bisa mendapatkan benefit dari perkembangan teknologi baru tersebut.

Dampak yang paling terasa adalah pada perubahan model bisnis akibat digitalisasi, yang membuat media-media konvensional perlu melakukan inovasi agar tetap eksis. Media perlu berinovasi karena konsumen media banyak menggunakan platform digital. Perubahan pola konsumen itu juga menyebabkan perubahan periklanan, di mana digital menjadi platform yang lebih dilirik oleh mereka karena konsumennya banyak di sana. Otomatis, peralihan iklan ke digital jadi lebih besar. Ini sebab bisnis media digital menjadi banyak dilirik.

"Media yang tak bisa mengantisipasi trend ini otomatis akan mengalami penurunan, atau lebih parah akan tutup. Para pekerjanya tentu saja akan di-PHK. Karena itu media digital menjadi pilihan, meski harus juga disadari bahwa bergesernya kue iklan ke digital tak otomatis itu dinikmati media-media berita online. Sebab, faktanya iklan digital justru masih lebih banyak dinikmati mesin pencari seperti Google atau media sosial seperti Facebook. Itu media online perlu bekerja keras untuk merebut kue iklan itu, dan media konvensional berhati-hati dalam peralihan itu," jelasnya.

Untuk itu, apabila terpilih, Manan menjanjikan AJI Indonesia akan berupaya meningkatkan skill anggota AJI agar bisa mendapatkan manfaat dari perkembangan baru dan eksis di tengah iklim yang berubah. Selain skill dalam jurnalisme, juga keterampilan dalam bisnis. Sebab, ada juga anggota AJI yang merintis usaha media.

Selain itu, AJI akan menyusun program peningkatan kesejahteraan anggotaa sesuai tingkat kebutuhan. Yang utama memang pada peningkatan skill individual agar lebih kompetitif. Bagi jurnalis anggota AJI yang bekerja dg status karyawan, misalnya, ini diperlukan agar ia memiliki nilai lebih dari yang lain, yang harapannya itu akan meningkatkan kesejahteraannya. Untuk yang tidak berstatus karyawan, ketrampilan yang dimilikinhya akan menjadi nilai lebih sehingga dia memiliki peluang untuk mendapatkan kesejahteraan. Atau setidaknya dengan mudah mencari alternatif jika berada di media yang secara ekonomi tak memberinya kesejahteraan.

"Bagian dari upaya ini juga adalah mendorong anggota untuk berani menuntut perbaikan kesejahteraan melalui instrumen yang tersedia, yaitu serikat pekerja," jelasnya.

Soal kesejahteraan ini merupakan isu krusial karena menjadi basis dari soal lainnya, yaitu kepatuhan pada etika dan profesionalisme. Perbaikan kesejahteraan diharapkan memberi efek samping berupa meningkatnya ketaatan pada etika.

baca juga

Kalau program internal, yang utama adalah program sistematis untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan AJI kota, baik dalam pengelolaan organisasi, pendanaan maupun pelaksanaan program. Sebab, AJI kota ini kan ujung tombak organisasi, yg berhubungan langsung dg anggota. Jadi, AJI kota merupakan kunci bagi terlaksananya pencapaian vis misi AJI.

"Untuk itu perlu ada upaya lebih serius dan sistematis untuk memperkuat dan meningkatkan kemampuan AJI kota," tutup Manan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis

Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis

News | Senin, 27 April 2026 | 16:21 WIB

Dewan Pers Bongkar Strategi Bisnis Media Lokal yang Dijamin Sukses di Local Media Summit 2025

Dewan Pers Bongkar Strategi Bisnis Media Lokal yang Dijamin Sukses di Local Media Summit 2025

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:59 WIB

AJI Jakarta, LBH Pers hingga Dewan Pers Kecam Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis CNN oleh Istana

AJI Jakarta, LBH Pers hingga Dewan Pers Kecam Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis CNN oleh Istana

News | Minggu, 28 September 2025 | 18:08 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka; Ironi Kemerdekaan Jurnalis di Antara Intimidasi dan Teror

80 Tahun Indonesia Merdeka; Ironi Kemerdekaan Jurnalis di Antara Intimidasi dan Teror

Liks | Minggu, 17 Agustus 2025 | 15:38 WIB

AJI Solidaritas Pemutusan Hubungan Kerja Pekerja CNN Indonesia

AJI Solidaritas Pemutusan Hubungan Kerja Pekerja CNN Indonesia

News | Selasa, 03 September 2024 | 05:57 WIB

EF EFEKTA dan AJI Jakarta Berkolaborasi, Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Jurnalis

EF EFEKTA dan AJI Jakarta Berkolaborasi, Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Jurnalis

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 15:56 WIB

4 Poin-poin Kontroversial di Revisi UU Penyiaran, Ditolak Mentah-mentah Dewan Pers hingga AJI Indonesia

4 Poin-poin Kontroversial di Revisi UU Penyiaran, Ditolak Mentah-mentah Dewan Pers hingga AJI Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Mei 2024 | 13:26 WIB

Tak Hanya Batasi Netflix Cs, RUU Penyiaran Juga Akan Bungkam Kebebasan Pers

Tak Hanya Batasi Netflix Cs, RUU Penyiaran Juga Akan Bungkam Kebebasan Pers

Tekno | Senin, 13 Mei 2024 | 23:06 WIB

AJI Jakarta Dukung Aksi Boikot Serikat Pekerja Google dan Amazon, yang Protes Kerja Sama dengan Israel

AJI Jakarta Dukung Aksi Boikot Serikat Pekerja Google dan Amazon, yang Protes Kerja Sama dengan Israel

Tekno | Senin, 22 April 2024 | 17:55 WIB

ICW Temukan 53 Dugaan Kecurangan Pemilu: 22 Terkait Pemenangan Prabowo-Gibran

ICW Temukan 53 Dugaan Kecurangan Pemilu: 22 Terkait Pemenangan Prabowo-Gibran

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 18:37 WIB

Terkini

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB