Mirip Soeharto, Mugabe Akhirnya Tumbang Setelah 37 Tahun Berkuasa

Tomi Tresnady

Minggu, 19 November 2017 | 04:12 WIB
Mirip Soeharto, Mugabe Akhirnya Tumbang Setelah 37 Tahun Berkuasa
Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di upacara pembukaan Gerakan Non Blok di Porlamar, Venezuela, 17 September 2016:

Suara.com - Penguasa Orde Baru, Presiden RI kedua Suharto dipaksa turun dari tampuk kekuasaan akibat desakan para mahasiswa yang saat itu telah menguasai gedung MPR/DPR dan elite politik setelah gagal mengantisipasi krisis moneter.

Soeharto sempat menjabat presiden selama 32 tahun. Dia mengundurkan diri dari jabatan presiden di usia 76 tahun pada bulan Mei 1998.

Nasib Presiden Zimbabwe Robert Mugabe mirip dengan Soeharto. Mugabe dipaksa turun dari tampuk presiden oleh militer negara tersebut setelah berkuasa selama 37 tahun. Usia Mugabe saat ini mencapai 93 tahun.

Ribuan orang dilaporkan menari-nari di jalanan saat merayakan berakhirnya era Mugabe. Reli yang penuh sukacita itu tumpah di ibukota Zimbabwe, Harare.

Orang-orang dengan emosi gembira mengekspresikan kesempatan langka dengan bebas.

Mereka menari dengan suckacita, berlari-lari di jalanan, mengangkat tangan penuh kemenangan. Lelaki muda dan perempuan berteriak, tertawa dan berpelukan. Lainnya menari-nari di atas bus yang tengah berjalan.

Mugabe saat ini berada dalam tahanan rumah. Para demostran membawa poster bertuliskan "Pergi pergilah jenderal!!!"

Demonstran juga menyerahkan bendera kepada tentara, sambil melambaikan tangan.

"Ini seperti Natal," kata pengikut aksi, Fred Mubay, lalu bilang bahwa warga Zimbabwe telah lama menderita.

Negara ini ingin tanpa Mugabe. Namun, ada kekhawatiran siapa yang akan mengambil alih kekuasaan dan kebebasan apa yang mungkin ada. Orang-orang menikmati kesempatan langka untuk berbicara.

Para pendukung setia juga bergabung dengan para aktivis oposisi yang sudah lama terbiasa dengan tindakan keras polisi saat meminta diktator itu melepaskan kekuasaannya.

Para veteran perang yang melawan peraturan minoritas kulit putih, yang dikenal sebagai sekutu Mugabe, juga ikut demonstrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ambilalih Ibu Kota, Militer Zimbabwe Bantah Kudeta Mugabe

Ambilalih Ibu Kota, Militer Zimbabwe Bantah Kudeta Mugabe

News | Rabu, 15 November 2017 | 13:01 WIB

Uji Iman, Tiga Perempuan Ini Perkosa Pemuka Agama

Uji Iman, Tiga Perempuan Ini Perkosa Pemuka Agama

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 11:12 WIB

Lebih dari 4.500 Anak di Zimbabwe Putus Sekolah untuk Menikah

Lebih dari 4.500 Anak di Zimbabwe Putus Sekolah untuk Menikah

News | Rabu, 23 November 2016 | 07:51 WIB

Zimbabwe Disorot Sebagai Negara yang di Ambang Kehancuran

Zimbabwe Disorot Sebagai Negara yang di Ambang Kehancuran

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 03:09 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×