Dewan Pembina Golkar Setuju Setnov Digantikan Sementara

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 24 November 2017 | 19:19 WIB
Dewan Pembina Golkar Setuju Setnov Digantikan Sementara
Dewan Pembina Partai Golkar jumpa pers di Bakrie Tower, Kuningan. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie menghargai keputusan yang diambil dalam rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar pada Selasa (21/11/2017), pasca penahanan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi proyek KTP elektronik.

Hal tersebut dikatakan Aburizal usai menggelar rapat Dewan Pembina dengan DPP Partai Golkar yang dihadiri Plt Ketua Umum Idrus Marham

"Sesuai dengan AD ART itu, maka setelah mendapat kejelasan dari DPP, maka Dewan Pembina berpendapat menghargai suatu proses yang terjadi di dalam pleno DPP tersebut. Satu proses yang sangat demokratis proses yang sangat kritis proses yang sangat terbuka," ujar Aburizal dalam jumpa pers di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta, Jumat (24/11/2017)

"Dan akhirnya setelah mendengarkan 35 pembicara-pembicara dan tiga kali skorsing maka dapat mengambil suatu keputusan yang dapat diterima oleh seluruh peserta sidang pleno," sambungnya.

Aburizal pun menyebut keputusan Dewan Pembina merupakan salah satu keputusan yang tertinggi di internal Partai Golkar setelah Rapat Pimpinan Nasional dan Musyawarah Nasional Partai Golkar.

Dewan Pembina Partai Golkar memberi pengarahan, petunjuk dan pertimbangan kepada DPP Partai Golkar. Pertama meminta politisi partainya menghormati keputusan DPP.

"Kader Partai Golkar dimanapun berada, kita meminta untuk menjaga persatuan dan kesatuan Partai Golkar ke depan untuk kemenangan Partai Golkar," ucap dia.

Kemudian kedua, Aburizal menyarankan untuk menggelar rapat bersama dengan DPD Tingkat 1 Partai Golkar untuk menjelaskan hasil keputusan pleno DPP Partai Golkar pada Selasa lalu.

"Yang paling penting DPP bersama DPD tingkat 1 mengambil suatu kebijakan langkah-langkah yang terbaik bagi Partai Golkar ke depan. Langkah-langkah terbaik yang sesuai dengan hasil sidang pleno. Dengan suatu kebijakan yang diambil DPP dengan DPD tingkat 1. Kalau perlu satu Rapimnas, Munaslub dengan syarat keputusan rapat pleno," kata Aburizal.

Ketiga kata Aburizal, Dewan Pembina juga meminta DPP dalam membuat keputusan harus memerhatikan dan mempertimbangkan kepentingan rakyat tentang jabatan Ketua DPR. Keempat, mencegah praktik politik uang di Musyawarah Nasional Luar Biasa.

"Bila sampai munaslub, biaya ditanggung rente anggota partai Golkar. Supaya dicegah adanya politik uang dalam satu pemilihan ke depan. Saya kira itu merupakan satu keputusan. Saya mempersilakan Plt Ketua Umum memberi penjelasan lebih lanjut," tandasnya.

Sebelumnya, dalam rapat pleno DPP Partai Golkar pada Selasa (21/11/2017) menghasilkan lima poin. Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan poin pertama Sekretaris Jenderal Idrus Marham menjadi pelaksana tugas untuk menjalankan sementara fungsi Ketua Umum Setya Novanto, yang sejak Senin (20/11/2017) berada dalam Rumah Tahanan KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi PAN Nilai Kasus Setnov Ganggu Kerja Anggota DPR

Politisi PAN Nilai Kasus Setnov Ganggu Kerja Anggota DPR

News | Jum'at, 24 November 2017 | 18:48 WIB

Pascapleno Partai Golkar, Idrus Marham Temui Jusuf Kalla

Pascapleno Partai Golkar, Idrus Marham Temui Jusuf Kalla

News | Jum'at, 24 November 2017 | 17:24 WIB

Golkar Sebut Setya Novanto Membuat Sejarah

Golkar Sebut Setya Novanto Membuat Sejarah

News | Jum'at, 24 November 2017 | 17:19 WIB

Dewan Pembina Golkar Rapat Tentukan Nasib Setya Novanto

Dewan Pembina Golkar Rapat Tentukan Nasib Setya Novanto

News | Jum'at, 24 November 2017 | 17:13 WIB

Belajar dari Kekalahan, KPK Kini Lebih Siap Hadapi Novanto di PN

Belajar dari Kekalahan, KPK Kini Lebih Siap Hadapi Novanto di PN

News | Jum'at, 24 November 2017 | 16:55 WIB

Jaksa Agung Ogah Lindungi Setya Novanto

Jaksa Agung Ogah Lindungi Setya Novanto

News | Jum'at, 24 November 2017 | 16:29 WIB

Gantikan Novanto, Idrus Langsung Konsolidasi

Gantikan Novanto, Idrus Langsung Konsolidasi

News | Jum'at, 24 November 2017 | 16:25 WIB

Polisi Sebut CCTV Tak Rekam Setya Novanto Tabrak Tiang Listrik

Polisi Sebut CCTV Tak Rekam Setya Novanto Tabrak Tiang Listrik

News | Jum'at, 24 November 2017 | 16:22 WIB

Sopir Setnov, Hilman Mattauch Wajib Lapor 2 Kali Sepekan

Sopir Setnov, Hilman Mattauch Wajib Lapor 2 Kali Sepekan

News | Jum'at, 24 November 2017 | 15:40 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB