Hutan dan Lahan DAS Cimanuk Garut Direhabilitasi

Siswanto

Minggu, 26 November 2017 | 11:31 WIB
Hutan dan Lahan DAS Cimanuk Garut Direhabilitasi
Rehabilitasi hutan dan lahan di Daerah Aliran Sungai Cimanuk hulurehabilitasi hutan dan lahan di Daerah Aliran Sungai Cimanuk hulu [dok. Pemprov Jabar]

Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Bupati Garut Rudy Gunawan melaunching rehabilitasi hutan dan lahan di Daerah Aliran Sungai Cimanuk hulu, di kawasan lahan desa Padaawas Kecamatan Pasirwangi Garut, Rabu (22/11/2017).

Rehabilitasi Hutan dan Lahan untuk memulihkan pemulihan DAS Cimanuk pasca bencana banjir bandang tahun lalu tersebut dilakukan dengan tiga tahap yaitu penanaman pohon secara konvensional, penaburan benih melalui udara dan hutan rakyat agroforesty.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkapkan, pihaknya terus konsisten melakukan upaya-upaya untuk RHL khususnya di kawasan hulu DAS Cimanuk.

"Hari ini dengan proses yang intensif dan melalui proses panjang akhirnya kita bisa konsisten melaksanakan upaya-upaya untuk melakukan rehabilitasi hutan dan lahan sesuai perintah Presiden Jokowi," katanya.

Menurutnya RHL di kawasan tersebut bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam penanganan hulu sungai yang rusak.

"RHL ini bisa menjadi contoh yang baik, saya apresiasi untuk Jabar. Saat itu kita semua tahu bahwa Bapak Presiden juga bolak-balik ke Garut dan yang paling penting jajaran Pemprov Jabar dan Pemkab Garut gigih ke Jakarta untuk rapat-rapat tentang ini, jadi perjuangan kita luar biasa," ujar Menteri.

Dalam kegiatan RHL ini dilakukan penanaman pohon secara konvensional seluas 1064 hektar di kawasan Perhutani dan 100 hektar di kawasan konservasi yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam. Penanaman tersebut menggunakan pola penanaman pengkayaan sebanyak 625 batang per hektar dan 1100 batang per hektar dengan jenis tanaman kayu-kayuan. Sedangkan untuk jenis buah-buahan antara lain tanaman alpulat, kayu manis, mangga dan pucung.

Kegiatan kedua yaitu RHL di area seeding atau penaburan 20 ribu butir benih dan 100 ball seeding dengan menggunakan helikopter di area milik Perhutani seluas 5400 hektar. Benih yang ditabur antara lain pinus, suren, lantorogung dan kaliandra merah.

Selain itu dilaksanakan pembangunan konservasi tanah dan air yang terdiri dari Dam penahan pengendali sedimen sebanyak 159 unit serta pembuatan Gully Plug sebanyak 275 unit. Diadakan pula kegiatan non fisik antara lain melaksanakan pendampingan, sosialisasi, bimbingan teknsi dan pengendalian. Perhutani juga menyediakan bibit produktif sebanyak 300 ribu batang jenis kayu-kayuan dan buah-buahan serta bibit permanen sebanyak 1 juta batang untuk wilayah garut.

Secara keseluruhan RHL ini melibatkan dan menyerap tenaga kerja sebanyak 3300 orang yang tersebar di 8 kecamatan dan 27 desa di Garut.

"Pesan saya yang penting adalah sinergi pusat dan daerah, yang kedua RHL ini kita lakukan untuk menahan erosi dan run off. Jangan lupa nanti diurus pohonnya. Saya juga berterima kasih bahwa Jabar sudah dan selalu dalam suasana ingin memelihara lingkungan, Jabar sudah terdepan di dalam penanganan lingkungan, ini mohon diteruskan," ucap Menteri.

Wagub Demiz menuturkan DAS Cimanuk mengalir dari Garut ke Sumedang, Majalengka dan bermuara di Indramayu. Bahkan sungai ini menjadi sumber pemasok air waduk Jatigede.
Demiz meminta agar semua pihak untuk menjaga sungai Cimanuk agar kejadian banjir bandang tidak terulang lagi.

"Kita harus menjaga sungai ini jangan sampai terulang kembali seperti kejadian banjir bandang di Garut tahun 2016 lalu yang sangat mengejutkan," tuturnya.

Pihaknya pun sudah sering mensosialisasikan kepada masyatakat gerakan 5T, yaitu tidak menebang pohon di hulu sungai, tidak membuang limbah industri ke sungai, tidak membuang sampah ke sungai, tidak membuang limbah rumah tangga ke sungai dan tidak membuang kotoran hewan ke sungai.

"Sehingga betul-betul sungai kita terjaga karena air adalah sumber kehidupan tapi dia juga bisa jadi bencana kalau kita tidak pelihara dari hulu sungai ini dengan cara menaman pohon," jelasnya.
Menurut Demiz RHL di hulu sungai Cimanuk merupakan salah satu langkah yang luar biasa dari Kementerian LHK dan perhatian yang sangat besar terhadap lingkungan di Jabar.

"Jadi ini harus kita kawal bukan hanya oleh Pemda saja tapi juga oleh seluruh masyarakat di sepanjang DAS Cimanuk jangan sampai terjadi lagi bencana seperti tahun lalu," kata Demiz.

Ia juga mengharapkan kepada para ulama khususnya di Garut agar dalam setiap ceramah atau khutbah nya mengangkat tema tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dari kacamata agama islam.

"Selain secara fisik kita melakukan kegiatan tapi juga secara spiritual ada sebuah pencerahan bagi masyarakat khususnya umat islam yang sangat besar di Jabar ini," ujarnya.

Sementara Bupati Garut Rudy Gunawan berharap, kegiatan RHL ini tidak semata-mata dilakukan karena ada bencana tetapi harus dilakukan secara terus-menerus.

"Ini jangan hanya karena ada bencana Cimanuk tapi lingkungan ini memang harus kita pelihara dari hari ke hari, ujarnya.

Rudy mengatakan Garut telah mendapatkan peringatan dari BMKG bahwa ada 16 kecamatan yang berpotensi banjir bandang.

"Kemungkinan ada 16 Kecamatan yang berpotensi banjir bandang yang diakibatkan oleh lingkungan yang tidak bisa menyerap air sehingga air dengan deras akan turun ke perkotaan yang ada di bawahnya," kata Rudy. [Adv]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bangunan Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Dibongkar

Bangunan Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Dibongkar

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 16:26 WIB

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:55 WIB

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Foto | Senin, 28 September 2026 | 17:43 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg

Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:24 WIB

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12 WIB

×