Soal Sakit Novanto, Jaksa: Hari Itu Keluhannya Batuk, Bukan Diare

Arsito Hidayatullah, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 13 Desember 2017 | 13:46 WIB
Soal Sakit Novanto, Jaksa: Hari Itu Keluhannya Batuk, Bukan Diare
Suasana sidang perdana kasus dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum dari KPK, Irene Putri, meyakini kondisi terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto dalam keadaan sehat dan bisa mengikuti persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Bungur, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Irene pun menyebut Novanto berbohong ketika ditanya identitas oleh majelis hakim hanya menunduk dan diam.

"Kami yakin terdakwa sehat dan bisa ikut sidang, setelah disampaikan tadi pukul 08.50 terakhir dilakukan pemeriksaan. Bagi kami itu sebuah (sikap) kebohongan yang dilakukan terdakwa," ujar Irene dalam persidangan.

Mendengar hal tersebut, kuasa hukum Setya Novanto Maqdir Ismail mengaku keberatan atas pernyataan Irene. Makanya, Maqdir pun meminta kepada Majelis Hakim Yanto agar Novanto diperiksa oleh dokter lain.

"Kami mohon diberi kesempatan untuk diperiksa dokter lain," kata dia.

Novanto yang dari awal persidangan hanya membisu dan menunduk, akhirnya buka suara perihal kondisinya. Secara perlahan, Novanto mengaku dirinya sakit diare. Ia juga mengaku sudah meminta obat tapi tidak diberikan oleh dokter KPK.

"Saya empat sampai lima hari kemarin sempat kena diare. Saya sudah minta obat, tapi nggak dikasih," kata Novanto yang mengenakan baju putih duduk di kursi pesakitan.

Pernyataan Novanto itu pun langsung dibantah lagi oleh Jaksa Irene. Irene menegaskan jika Novanto tidak pernah mengeluhkan diare, melainkan justru batuk.

"Hari itu diperiksa dokter Shinta keluhannya batuk, bukan diare. Tapi tadi pagi dia (Novanto) bilang 20 kali ke toilet. Menurut laporan dia (Novanto) hanya dua kali ke toilet, yaitu jam 23.00 malam dan jam 02.30 pagi," kata Irene.

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum KPK juga menghadirkan dokter Johannes Hutabarat yang merupakan dokter rutan KPK yang memeriksa Novanto. JPU juga menghadirkan tiga dokter lainnya dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang juga anggota Ikatan Dokter Indonesia.

Keempat dokter tersebut juga menjelaskan Novanto dalam keadaan sehat. Salah satu dokter RSCM yang juga anggota IDI menjelaskan, kondisi Novanto dalam keadaan sehat setelah melalui pemeriksaan (pagi hari).

"Saya bagian penyakit dalam dan metabolik RSCM. Tadi pagi hatinya bagus. Kami sepakat beliau ini layak untuk hadir pada saat ini. Harus kompleks (jika memang tiba-tiba sakit), karena bisa saja kemampuan bicara di otak kiri, berarti nggak bisa jalan. Kedua, kondisi psikisnya. Kalau dia tidak berbicara, mestinya nggak bisa jalan," kata salah satu dokter RSCM di persidangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Praperadilan Novanto Diskors 1,5 Jam, Gugur atau Lanjut?

Sidang Praperadilan Novanto Diskors 1,5 Jam, Gugur atau Lanjut?

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 13:38 WIB

Novanto Tak Jawab Pertanyaan Hakim di Sidang, Fadli Zon: Oh Ya?

Novanto Tak Jawab Pertanyaan Hakim di Sidang, Fadli Zon: Oh Ya?

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 12:49 WIB

Setnov Tiba-tiba Budeg di Pengadilan Tipikor Hebohkan Warganet

Setnov Tiba-tiba Budeg di Pengadilan Tipikor Hebohkan Warganet

Tekno | Rabu, 13 Desember 2017 | 12:26 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×