Tegang, Korsel Tembaki 44 Kapal Nelayan Tiongkok

Reza Gunadha

Kamis, 21 Desember 2017 | 09:36 WIB
Tegang, Korsel Tembaki 44 Kapal Nelayan Tiongkok
ILUSTRASI

Suara.com - Korea Selatan menembaki 44 kapal nelayan asal Tiongkok, yang diklaim melanggar zona ekonomi eksklusif (ZEE)  mereka.
Kantor berita Korsel, Yonhap, memberitakan penembakan itu dilakukan setelah memberikan peringatan awal, Selasa (19/12/2017).

Namun, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (21/12/2017), kapal-kapal nelayan ini balas menembaki kapal patroli Korsel, sehingga kapal patroli mereka melepaskan 200 tembakan.

Pejabat otoritas mengatakan kapal-kapal nelayan Tiongkok tersebut pergi lima jam kemudian setelah tembakan peringatan yang pertama.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau kerugian pada kapal-kapal nelayan Tiongkok, namun telah dipastikan tidak ada kerusakan pada pihak patroli Korea Selatan.

Pada konferensi pers di Beijing, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan kejadian tersebut.

Chunying mengimbau kepada Korea Selatan untuk tidak menggunakan cara-cara berbahaya. Dia meminta pemerintah Seoul untuk bertindak sesuai dengan hukum dan melindungi hak-hak nelayan.

Sering terjadi ketegangan antara kedua negara akibat pelanggaran yang dilakukan oleh para nelayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lumir Inc dan KOTRA Terangi Kalimantan Barat dengan "Lumir K"

Lumir Inc dan KOTRA Terangi Kalimantan Barat dengan "Lumir K"

Lifestyle | Senin, 18 Desember 2017 | 09:24 WIB

Sandiaga Uno: Saya Berharap Banyak Investor Tiongkok ke Jakarta

Sandiaga Uno: Saya Berharap Banyak Investor Tiongkok ke Jakarta

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 19:05 WIB

3 Festival Musim Dingin Korea Selatan yang Seru dan Mengasyikkan

3 Festival Musim Dingin Korea Selatan yang Seru dan Mengasyikkan

Lifestyle | Senin, 04 Desember 2017 | 19:30 WIB

Tuntut Kemerdekaan, Satu Biksu Tibet Bakar Diri

Tuntut Kemerdekaan, Satu Biksu Tibet Bakar Diri

News | Kamis, 30 November 2017 | 13:31 WIB

Luna Maya Dapat Dukungan Kekasih Soal Bisnis

Luna Maya Dapat Dukungan Kekasih Soal Bisnis

Entertainment | Senin, 27 November 2017 | 17:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×