Mobil Sengaja Tabrak Pejalan Kaki di Australia, 14 Orang Terluka

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 21 Desember 2017 | 15:45 WIB
Mobil Sengaja Tabrak Pejalan Kaki di Australia, 14 Orang Terluka
Dua orang ditangkap aparat kepolisian Australia, setelah menabrakkan mobil yang mereka tumpangi ke kerumunan pejalan kaki di dekat stasiun kereta Flinders Street, Melbourne, Kamis (21/12/2017). [Twitter]

Suara.com - Dua orang ditangkap aparat kepolisian Australia, setelah menabrakkan mobil yang mereka tumpangi ke kerumunan pejalan kaki di dekat stasiun kereta Flinders Street, Melbourne, Kamis (21/12/2017).

Aparat kepolisian, seperti dilansir ABC, melaporkan sedikitnya 14 orang terluka akibat insiden tersebut. Jumlah itu termasuk bocah berusia prasekolah.

Komandan Kepolisian Victoria, Russell Barrett, mengatakan belum mengetahui motif dua orang itu melakukan aksi brutal tersebut.

"Kami meyakini, berdasarkan fakta lapangan, bahwa ini adalah aksi yang disengaja. Tapi kami belum mengetahui motifnya," kata Barrett.

Ia mengatakan, satu pelaku langsung ditangkap sesaat setelah menabrakkan kerumuman orang. Sementara pelaku lainnya ditangkap tak lama kemudian.

Barrett menuturkan, terlalu dini untuk menyimpulkan aksi tersebut bagian dari rencana kelompok teroris.

John, seorang saksi mata, mengatakan mobil yang ditumpangi kedua pelaku melaju dalam kecepatan tinggi langsung mengarah ke kerumuman orang.

"Aku melihat mobil minibus melaju dalam kecepatan tinggi. Mereka langsung menabrak kerumuman orang, ada anak-anak di sana. Troli belanjaan warga juga terlempar," tutur John.

Korban luka-luka dalam kejadian itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Royal Children Victoria, termasuk seorang bocah. Anak usia prasekolah itu menderita luka serius di bagian kepala.

Seorang pemilik toko roti di lokasi kejadian bernama Jim mengatakan, insiden tersebut terjadi saat wilayah pedestrian Flinders Street dipenuhi pejalan kaki.

"Pengendara mobil itu tampak sudah merencanakan aksinya. Sebab, mereka melaju sangat kencang dan memang mengarah langsung ke pejalan kaki," terang Jim.

"Saking cepatnya laju mobil itu, aku tak lagi berteriak. Kejadiannya sangat cepat, begitu aku sadar, sudah terdengar bunyi bang, bang, bang, bang, mobil itu menabrak banyak orang," ungkapnya.

Jim menuturkan, polisi datang setelah dua atau tiga menit setelah insiden tersebut. "Mereka langsung menangkap pelakunya," tukasnya.

Sarah, gadis berusia 18 tahun yang baru keluar dari stasiun daerah tersebut menuturkan kaget karena melihat banyak orang bergelimpangan ditabrak mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Antisipasi Potensi Teror 'Lone Wolf' saat Perayaan Natal

Kapolri Antisipasi Potensi Teror 'Lone Wolf' saat Perayaan Natal

News | Kamis, 21 Desember 2017 | 14:04 WIB

Jelang Perayaan Natal, Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris

Jelang Perayaan Natal, Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris

News | Selasa, 19 Desember 2017 | 08:04 WIB

Pasangan Lesbian Ini Resmi Menikah di Australia

Pasangan Lesbian Ini Resmi Menikah di Australia

Lifestyle | Minggu, 17 Desember 2017 | 15:00 WIB

Negara Ini Berlakukan Pencekalan ke Luar Negeri Buat Pedofilia

Negara Ini Berlakukan Pencekalan ke Luar Negeri Buat Pedofilia

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 23:05 WIB

Serangan Teroris New York, Polisi Perketat Keamanan Jelang Natal

Serangan Teroris New York, Polisi Perketat Keamanan Jelang Natal

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 07:33 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB