Polisi Didesak Usut Kasus Penembakan Petani di Kalteng

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 25 Desember 2017 | 01:30 WIB
Polisi Didesak Usut Kasus Penembakan Petani di Kalteng
Ilustrasi petani sawit. [Dipenda.pekanbaru.go.id]

Suara.com - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mendesak Kepolisian Republik Indonesia mengusut tindak kekerasan dan penembakan terhadap dua petani yang terjadi di area perkebunan kelapa sawit PT Bumi Sawit Kencana, Kecamatan Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin (18/12/2017) lalu.

Penembakan petani bernama Agus dan Abu Saman ini dilakukan oleh aparat keamanan di lokasi konsesi anak perusahaan Wilmar Group itu.

Direktur Walhi Kalimantan Tengah, Dimas Hartono, melalui siaran persnya yang diterima Minggu (24/12), mengatakan bahwa tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap warga bukan pertama kali ini terjadi. Tindak kekerasan sebelumnya juga pernah dilakukan oleh aparat keamanan dan pengamanan PT BSK.

Menurut dia, berulangnya peristiwa bentrokan yang terjadi sebagai buntut dari perampasan tanah dan konflik agraria. "Bukannya menyelesaikan konflik agraria yang terjadi, aparat keamanan justru menggunakan pendekatan kekerasan dan keamanan untuk menyelesaikan konflik," kata Dimas.

Walhi pun mengutuk kekerasan itu, serta mendesak Polri mengusut dan memberikan sanksi hukum yang tegas kepada aparat yang melakukan penembakan tersebut.

Dimas mengatakan, masifnya tindak kekerasan, kriminalisasi dan konflik tenurial yang terus terjadi, yang dilakukan oleh aparat keamanan dalam upaya melindungi investasi di Kalimantan Tengah, menjelaskan bahwa investasi yang dijalankan di Kalimantan Tengah, khususnya perkebunan sawit, adalah keliru dalam proses pemberian izin.

"Sudah saatnya pemerintah melakukan evaluasi semua perizinan di Kalteng, menyelesaikan sengketa tenurial antara masyarakat dengan perusahaan, dan menindak tegas perusahaan-perusahaan yang melakukan praktik buruk dan berbagai pelanggaran hukum dan perundang-undangan, hingga pencabutan izinnya," kata Dimas. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penembakan Debt Collector, Polisi Temukan Satu Proyektil Peluru

Penembakan Debt Collector, Polisi Temukan Satu Proyektil Peluru

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 17:53 WIB

Petani Terdampak Banjir, Kementan Beri Ganti Rugi Lewat Asuransi

Petani Terdampak Banjir, Kementan Beri Ganti Rugi Lewat Asuransi

Bisnis | Kamis, 30 November 2017 | 14:06 WIB

Wilmar Group Klaim Tak Akan Pekerjakan Anak di Kebun Sawit

Wilmar Group Klaim Tak Akan Pekerjakan Anak di Kebun Sawit

Bisnis | Kamis, 23 November 2017 | 10:33 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB